fbpx
Connect with us

Peristiwa

Terkena Serangan Jantung Saat Berkendara, Pemotor Ditemukan Meninggal di Pinggir Jalan

Published

on

Girisubo,(pidjar.com)–Sutrisno (40) warga Klepu, Sumberagung, Pracimantoro ditemukan meninggal dunia dengan posisi tersungkur di jalan Songbanyu Bulak Crito, Sabtu (09/10/2021). Sontak peristiwa yang pertama kali diketahui oleh warga setempat sekitar pukul 07.30 WIB pagi tadi menggegerkan warga sekitar. Diduga, pria malang ini terkena serangan jantung saat tengah berkendara.

Kapolsek Girisubo AKP Wasdiyanta mengatakan, peristiwa ini bermula saat Sutrisno pagi tadi pergi ke ladang di sebelah utara Pelabuhan Sadeng bersama orang tua dan para pekerja. Saat bekerja tersebut, Sutrisno sempat mengeluhkan tak enak badan. Setelah beberapa waktu, lantaran kondisi badannya terus melemah, ia pamit mepada keluarga untuk mengambil obat di rumah.

“Korban mengendarai sepeda motor Honda Supra Fit dengan nomor polisi AD 2247 EI berwarna hitam,” kata Wasdiyanta, Sabtu (09/10/2021).

Wasdiyanta menambahkan, tepat di jalan Songbanyu, diduga kondisi badan korban sendiri semakin memburuk. Lantaran tak kuat lagi menahan sakit, Sutrisno lantas memberhentikan motornya dan kemudian memarkirkannya di tepi jalan. Baru selesai menyetandarkan motor, korban lalu jatuh tersungkur. Diduga kuat, korban saat itu sempat berusaha meminta pertolongan. Namun lantaran kondisi jalan yang sepi, tak ada yang mengetahui apa yang dialami oleh korban.

“Warga sekitar yang diketahui bernama Surat saat itu sedang melintas, melihat korban yang tergeletak di jalanan,” terangnya.

Saksi lantas berusaha menolong korban. Namun ketika dicek, sudah tak ada lagi tanda-tanda kehidupan pada tubuh Sutrisno. Korban sudah dalam kondisi kaku.

“Oleh saksi, temuan ini lantas dilaporkan ke Polsek Girisubo,” lanjut Wasdiyanta.

Pihak kepolisian bersama petugas kesehatan kemudian datang ke lokasi. Dari sekujur tubuh korban tidak ada sedikit pun tanda-tanda penganiayaan. Hanya saja wajah korban terlihat sangat pucat terutama di area bibir yang berwarna hitam.

“Setelah dilakukan visum, korban kemudian kami kembalikan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan,” tandas dia.

Advertisement
Advertisement

Facebook Pages

Advertisement

Pariwisata

Berita Terpopuler