Politik
Terpilih Jadi Kepala Desa, Ketua DPC Perindo Gunungkidul Mundur Dari Jabatannya
Ponjong,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Ketua DPC Partai Perindo Gunungkidul, Agung Nugraha resmi mundur dari jabatannya. Keputusan ini diambil pasca ia dinyatakan dalam Pilkades Genjahan beberapa waktu silam. Sesuai aturan, pejabat Kepala Desa memang tidak diperbolehkan untuk menjadi pengurus partai politik. Lantaran hal ini, Agung kemudian memilih untuk menduduki jabatan Kepala Desa Genjahan.
Kepada pidjar-com-525357.hostingersite.com, pria yang akrab disapa Agung Jagal ini sudah mantap menyatakan akan mundur dari jabatan sebagai Ketua DPC Perindo Gunungkidul. Ia memilih tak meneruskan jabatan politiknya tersebut dan akan fokus memimpin Desa Genjahan hingga 6 tahun mendatang.
Diteruskannya, jabatan untuk menahkodai partai pimpinan bos media Hary Tanoesudibyo ini sudah ia sandang sejak 2015 silam. Masa 4 tahun dengan segala intrik politik yang ada menurutnya sudah cukup dan sudah waktunya bagi dia untuk membangun tanah kelahirannya.
“Kebetulan juga SK saya sebagai Ketua DPC Perindo Gunungkidul akan selesai 2019 ini,” beber Agung, Senin (02/12/2019) siang.
Perihal kekosongan jabatan pasca lengsernya dia, Agung menyerahkan hal tersebut sepenuhnya kepada para pengurus DPC Perindo Gunungkidul. Ia telah memutuskan untuk tidak lagi berkecimpung dalam politik praktis yang sudah hampir 2 dekade digelutinya.

“Saya akan fokus memimpin Genjahan,” tandasnya.
Karir politik Agung sendiri sebelum akhirnya menjabat sebagai Kepala Desa Genjahan memang cukup panjang. Ia mengawali karirnya di Partai Golkar pada tahun 1993. Selama hampir 2 dekade, ia berjuang membesarkan partai berlambang pohon beringin ini sebelum akhirnya memutuskan hengkang ke Partai Gerindra. Agung sendiri sempat terpilih menjadi anggota DPRD Gunungkidul dari Partai Gerindra periode 2009-2014. Namun pada tahun 2013, ia mundur dari jabatannya tersebut untuk kembali bergabung ke Partai Golkar. Pada 2015, ia memilih hengkang ke Partai Perindo.
Dengan jabatannya sebagai Kepala Desa Genjahan ini, Agung membeberkan bahwa hal tersebut memang membutuhkan konsentrasi penuh. Ada banyak tugas berat yang harus dilakukan dalam rangka membangun Desa Genjahan. Apalagi saat ini, pemerintah telah menggelontorkan dana desa dengan jumlah yang tentu saja tidak sedikit.
“Ini sebenarnya tugas berat agar bagaimana caranya nantinya, dana desa ini bisa bermanfaat bagi masyarakat saya,” tegas Agung.
Sebetulnya, menurut dia, tanggung jawab sebagai kepala desa tentu bukanlah hal yang mudah. Bahkan ia sendiri merasa tertantang untuk mewujudkan visi-misinya.
“Nurani saya terketuk, makanya saya memilih meninggalkan parta politik,” ungkapnya.
Ia hendak memajukan Desa Genjahan Kecamatan Ponjong dengan menjunjung tinggi kejujuran, adil, sejahtera dan berbudaya. Menurutnya poin tersebut jika ditonjolkan akan mampu memajukan sebuah desa.
“Alhamdulillah amanat ini jatuh ke tangan saya akan saya upayakan maksimal agar tidak mengecewakan warga yang memilih,” tekad Agung.
-
Uncategorized4 minggu yang laluTak Ikut Aksi di Istana, PPPK Gunungkidul Tetap Serukan Desakan Kepastian Status Kontrak
-
Uncategorized3 minggu yang laluAdu Banteng Dua Motor di Wonosari, Dua Pengendara M3nIngg4l di TKP
-
Uncategorized4 minggu yang laluTolak Tawaran Uang Damai, Korban Penganiayaan Brutal Oknum Pesilat Bersikukuh Tak Cabut Laporan
-
Uncategorized4 minggu yang laluSiaga Darurat Gunungkidul Diperpanjang 3 Bulan, Kemarau Diprediksi hingga November
-
Uncategorized4 minggu yang laluProses Pembebasan Lahan Berproses, Sekolah Internasional Bakal Segera Dibangun di Patuk
-
Uncategorized2 minggu yang laluMerintis Watusigar Gemilang, Feri Sulistyono Usung Digitalisasi dan Transparansi Pemerintahan
-
Uncategorized4 minggu yang lalu7 Hektare Lahan Jati di Bodoyo Terbakar
-
Uncategorized4 minggu yang laluTabrakan di Jalan Lingkar Utara Piyaman, Pelajar 17 Tahun Tewas di Lokasi
-
Uncategorized4 minggu yang laluPilur Serentak Gunungkidul, 2 Kalurahan Ajukan Seleksi Tambahan
-
Uncategorized3 minggu yang laluCek Dapur MBG di Gunungkidul, Wakil Ketua Komisi VII Apresiasi SOP Pelaksanaan MBG
-
Uncategorized4 minggu yang laluKecelakaan Maut di Ponjong, Pengendara Vega Meninggal Usai Tabrakan dengan Karimun
-
Uncategorized2 minggu yang laluWarga Kelor Pertanyakan Pembangunan Tower 72 Meter, Mengaku Tak Pernah Dilibatkan
