Connect with us

Peristiwa

Operasi Pasar Sasar Bahan Makanan Kebutuhan Hari Raya Oleh Petugas Gabungan, Bagaimana Hasilnya?

Diterbitkan

pada

Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Petugas gabungan yang terdiri dari pihak Kepolisian, Dinas Kesehatan, dan Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan (BBPOM) DIY kembali melakukan sidak bahan makanan dan camilan yang sering kali digunakan sebagai suguhan saat lebaran. Dua pasar besar yakni Pasar Argosari dan Pasar Playen serta supermarket yang berada di kawasan tersebut dilakukan pengecekan oleh petugas. Bedasarkan pengecekan dan pengujian yang dilakukan di tempat, hasilnya memang cukup menggembirakan lantaran bahan makanan yang beredar di Gunungkidul nihil temuan bahan makanan berbahaya.

Kasat Resnarkoba Polres Gunungkidul, AKP Tri Wibowo mengatakan, operasi dilakukan pada Jumat (31/05/2019) siang kemarin. Bersama dengan jajaran tim gabungan, pihaknya menyisir lokasi-lokasi yang menjadi sasaran pengecekan yaitu pusat-pusat perbelanjaan guna mengantisipasi peredaran makanan kedaluarsa, makanan mengandung zat berbahaya. Selain itu, sejumlah daging sapi dan ayam yang dijual oleh para pedagang juga mendapatkan pengecekan. Sampel sendiri diambil dari Pasar Wonosari, Pasar Playen dan sejumlah pertokoan lainnya.

Berita Lainnya  Imbas Corona, Terhentinya Proyek-proyek Pemerintah dan Perusahaan Jasa Konstruksi Yang Terancam Gulung Tikar

“Kemarin ada daging, kemudian makanan kemasan dan beberapa bahan makanan lain yang kami lakukan pengecekan dan pengujian,” terang AKP Tri Wibowo, Sabtu (01/06/2019).

Menurut Tri, dari hasil pengecekan yang dilakukan, didapatkan kesimpulan bahwa bahan makanan yang beredar di Gunungkidul aman. Kualitas tahu, ayam, ikan yang dijual di pasaran telah diklaim baik, tidak ada yang dicampur, tiren ataupun menggunakan formalin sebagai pengawet. Pun demikian dengan indikasi adanya daging oplosan juga tidak ada.

Tak hanya daging segar yang dilakukan pengecekan mulai dari makanan yang warnanya terlihat mencolok pun tak luput dari sasaran petugas. Seperti misalnya bolu emprit, kolang kaling, agar-agar merah, cendol merah, rambak kulit, teri nasi dan beberapa lainnya juga telah dipastikan negatif rhodamin B, formalin dan zat-zat berbahaya lainnya. Pengujian sendiri dilakukan oleh petugas dari BBPOM dan hasilnya makanan dan bahan makanan yang dijual dalam kondisi aman.

“Untuk makanan kedaluarsa juga nihil temuan,” imbuh dia.

Kendati demikian, mantan Kapolsek Panggang tersebut menghimbau pada masyarakat untuk tetap berhati-hati dan teliti dalam membeli makanan dan bahan makanan. Jangan sampai tertipu dan dirugikan khususnya perihal kandungan berbahaya yang bisa merusak kesehatan. Guna mengantisipasi, masyarakat bisa mulai dari mengecek kondisi bahan makanan, kesegarannya dan untuk makanan kaleng dicek pula tanggal kedaluarsa sebelum kemudian dibeli.

Berita Lainnya  , Demi Efisiensi, Pemerintah Wacanakan Terapkan Sistem Zonasi Untuk Para Guru

Di waktu yang hampir bersamaan, anggota Satreskrim Polres Gunungkidul juga melakukan pemantauan di titik-titik yang sekiranya berpotensi terjadinya gangguan kamtibmas atau bahkan pencurian. Hal ini dilakukan agar pust-pusat perbelanjaan aman dan memastikan masyarakat terlindungi dan nyaman saat berbelanja di pasar atau pusat perbelanjaan lainnya.

“Pantauan keamanan dan ketertiban saja kok. Sembari memberikan himbauan dan pengertian pada juru parkir agar lebih berhati-hati dan tanggung jawab dalam menjaga kendaraan,” ucap AKP Riko Sanjaya, Kasat Reskrim Polres Gunungkidul.

Tak hanya itu, kegiatan yang dilakukan oleh anggota Satreskrim ini juga untuk mengatisipasi terjadinya pencurian kendaraan, premanisme dan beberapa hal lainnya. Masyarakat diminta untuk melaporkan jika sekiranya terdapat pengemis atau pengamen yang mengancam atau merugikan. Entah di mana saja, jika ada acaman dan membuat kurang nyaman dapat dilaporkan ke anggota polisi.

Berita Lainnya  Masih Beroperasi Meski Izin Sudah Kadaluarsa, Tambang Milik Sugih Alam Digerebek Aparat Polda DIY

“Untuk sementara ini kondisi aman, tapi masyarakat tetap kami himbau untuk waspada. Waktu seperti sekarang ini modus kejahatan mulai muncul seperti gendam, pecah kaca, copet dan pencurian kendaraan. Untuk yang bertransaksi di pertokoan dan bank harus waspada,” tutupnya.

Iklan

Facebook Pages

Iklan

Pariwisata

Pariwisata7 hari yang lalu

Hampir Capai Target Tahunan, Baru Juni Pendapatan Retribusi Wisata Telah Capai 35,8 Miliar

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari,(pidjar.com)- Pendapatan Asli Daerah (PAD) sektor pariwisata Kabupaten Gunungkidul hampir mencapai target tahunan meski baru di pertengahan tahun 2026...

Pariwisata1 minggu yang lalu

Gunungkidul Geopark Night Specta 8.0 Masuk KEN 2026, Siap Promosikan Geopark Gunung Sewu ke Dunia

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari(pidjar.com)– Dinas Pariwisata, Ekonomi Kreatif, Pemuda dan Olahraga (Disparekrafpora) kembali menggelar Gunungkidul Geopark Night Specta (GNS) Vol. 8.0 di...

Pariwisata2 minggu yang lalu

Listrik Kerap Padam, Sistem Pungutan Retribusi Non Tunai di Pantai Gunungkidul Terganggu

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari, (pidjar.com)–Penerapan sistem pembayaran retribusi wisata secara non-tunai di sejumlah Tempat Pemungutan Retribusi (TPR) kawasan wisata pantai selatan Gunungkidul...

bisnis3 minggu yang lalu

Pony Park Klaten Usung Konsep Wisata Ramah Hewan, Edukasi Interaktif Jadi Daya Tarik Utama

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Klaten,(pidjar.com)– Kehadiran Pony Park Klaten (POPA) yang dijadwalkan resmi dibuka pada 28 Juni 2026 tidak hanya menawarkan destinasi wisata...

Pariwisata3 minggu yang lalu

Libur Sekolah, Obyek-obyek Wisata Mulai Dibanjiri Siswa Study Tour

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari, (pidjar.com)-Libur sekolah tahun 2026 mulai menggerakkan sektor pariwisata di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) termasuk juga di Gunungkidul. Saat...

Berita Terpopuler