Connect with us

Pemerintahan

Himpun Puluhan Miliar, Baru 2 Kapanewon Lunasi PBB

Diterbitkan

pada

Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Hingga batas akhir pembayaran Pajak Bumi Bangunan Pedesaan dan Pekotaan (PBB-P2) pada 30 September 2021 kemarin, Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Gunungkidul mampu menghimpun 95% dari target murni. Adapun nilai pajak yang masih menunggak sendiri ada pada kisaran Rp. 590 juta.

Kepala Bidang Bina Penagihan, Pelayanan dan Pengendalian BKAD Gunungkidul, Supriyatin mengatakan, total pajak yang berhasil dihimpun dari masyarakat yakni senilai lebih dari Rp 21 Milyar. Jumlah ini jauh melampaui target triwulan BKAD yang sebelumnya hanya menargetkan Rp. 17 Milyar.

“Namun target murni kami sesuai dengan yang tertuang pada APBDP yakni senilai Rp. 22,590 Milyar,” ujar Supriyatin, Jumat (01/10/2021).

Kendati masyarakat yang membayar PBB P2 melebihi waktu jatuh tempo dikenai denda 2% per bulan, namun pihaknya optimis target sesuai dengan APBDP dapat terealisasi hingga akhir tahun ini. Sejauh ini, lanjut Supriyatin, baru ada dua kapanewon yang sudah lunas dalam membayar PBB P2 yakni Kapanewon Purwosari dan Gedangsari.

Berita Lainnya  Diusulkan 5 Titik, Pembangunan Pos Pembantu Unit Pemadam Kebakaran Hingga Kini Masih Gelap

“Untuk Kapanewon Patuk tinggal satu kalurahan saja di Kalurahan Semoyo yang belum lunas. Harapan kami seluruh masyarakat segera membayar PBB P2 karena ini nantinya digunakan untuk pembiayaan pengembangan infrastruktur,” tandas dia.

Terpisah, Wakil Ketua DPRD Gunungkidul, Suharno mengatakan, Pemerintah Kabuoaten Gunungkidul, khususnya Bupati harus segera memerintahkan OPD yang memangku tugas penanganan retribusi dan pajak agar melaksanakan tugas secara maksimal dan gerak cepat. Upaya ini untuk mengejar target retribusi agar keuangan daerah tidak kolaps karena pandemi covid19. Sebagaimana diketahui, sejak pandemi melanda, keuangan daerah sendiri memang mengalami pertumbuhan yang cukup negatif. Sehingga perlu dilaksanakan akselerasi maupun antisipasi untuk langkah penyelamatan anggaran.

Berita Lainnya  Mulai Beralih, Hutan Jati di Ngestirejo Diproyeksikan jadi Wisata Petik Buah

“Bupati harus minta data riil pada OPD, jangan dapat laporan target pendapatan, ini belum terlambat harus gerak cepat,” papar Suharno.

Iklan
Iklan

Facebook Pages

Iklan

Pariwisata

Pariwisata3 minggu yang lalu

Pony Park Dibanjiri Wisatawan, Hadirkan Puluhan Satwa Lucu nan Unik

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Jogja,(pidjar.com) – Destinasi wisata edukasi satwa terbaru, Pony Park, resmi dibuka di Kabupaten Klaten. Kehadiran Pony Park mendapat sambutan...

Pariwisata4 minggu yang lalu

Hampir Capai Target Tahunan, Baru Juni Pendapatan Retribusi Wisata Telah Capai 35,8 Miliar

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari,(pidjar.com)- Pendapatan Asli Daerah (PAD) sektor pariwisata Kabupaten Gunungkidul hampir mencapai target tahunan meski baru di pertengahan tahun 2026...

Pariwisata4 minggu yang lalu

Gunungkidul Geopark Night Specta 8.0 Masuk KEN 2026, Siap Promosikan Geopark Gunung Sewu ke Dunia

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari(pidjar.com)– Dinas Pariwisata, Ekonomi Kreatif, Pemuda dan Olahraga (Disparekrafpora) kembali menggelar Gunungkidul Geopark Night Specta (GNS) Vol. 8.0 di...

Pariwisata1 bulan yang lalu

Listrik Kerap Padam, Sistem Pungutan Retribusi Non Tunai di Pantai Gunungkidul Terganggu

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari, (pidjar.com)–Penerapan sistem pembayaran retribusi wisata secara non-tunai di sejumlah Tempat Pemungutan Retribusi (TPR) kawasan wisata pantai selatan Gunungkidul...

bisnis1 bulan yang lalu

Pony Park Klaten Usung Konsep Wisata Ramah Hewan, Edukasi Interaktif Jadi Daya Tarik Utama

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Klaten,(pidjar.com)– Kehadiran Pony Park Klaten (POPA) yang dijadwalkan resmi dibuka pada 28 Juni 2026 tidak hanya menawarkan destinasi wisata...

Berita Terpopuler