Connect with us

Kriminal

Tertangkap Saat Ngutil Makanan dan Kaos Kaki, Pasangan Bermobil Digelandang ke Kantor Polisi

Diterbitkan

pada

Semanu,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Sepasang kekasih asal Kecamatan Pracimantoro, Kabupaten Wonogiri harus mendekam di jeruji besi. Pasangan ini harus mempertanggung jawabkan perbuatan pencurian yang dilakukan di sebuah swalayan di Desa Ngeposari, Kecamatan Semanu pada Jumat (28/09/2018) malam kemarin. FN (34) dan Wi (36) tertangkap basah ketika mengutil makanan serta sejumlah barang di pasar swalayan tersebut. Meski kerugian tidak terlalu besar, namun lantaran dari hasil penelusuran polisi keduanya sudah berulangkali melancarkan aksinya, maka kemudian kasus pencurian ini diproses secara hukum.

Pada Jumat malam kemarin sekitar pukul 20.00 WIB, sepasang kekasih ini masuk ke dalam Swalayan Mulya Jaya yang terletak di Padukuhan Kangkung A, Desa Ngeposari, Kecamatan Semanu. Guna melancarkan aksinya, kedua pasangan ini berlagak seperti pengunjung yang hendak berbelanja. Saat situasi dirasa aman, mereka lantas memasukan sejumlah bahan makanan dan barang lainnya ke dalam tas yang dibawanya. Setelah tas penuh, keduanya kemudian keluar dari swalayan.

Berita Lainnya  Siapkan Anggaran Ratusan Juta, 5 Titik Sumber Air Ini Akan Dibangun Pemerintah

Baik Fn dan Wi tak menyangka bahwa aksinya tersebut telah diendus oleh karyawan swalayan. Tak mau buruannya kabur, para karyawan lalu membekuk FN dan Wi ketika hendak masuk ke dalam mobil. Oleh pemilik swalayan, kedua pelaku lalu dimintai keterangan. Meski sempat kompak berkelit, namun setelah dilakukan penggeledahan, FN dan Wi tak bisa lagi berdalih.

Adanya kejadian ini sendiri sempat menyedot perhatian sejumlah pembeli dan warga sekitar. Situasi sempat memanas lantaran sejumlah warga dan pengunjung yang geram, bermaksud menghakimi kedua pelaku. Beruntung tak berapa lama kemudian, datang petugas dari Polsek Semanu. Untuk menghindari amuk massa, FN dan Wi lalu dibawa ke Mapolsek Semanu.

Berita Lainnya  Dua Orang Meninggal Dunia Akibat Demam Berdarah

Saat dikonfirmasi, Kapolsek Semanu, AKP Ahmad Fauzi membenarkan adanya kejadian pencurian di wilayah hukumnya. Menurut Ahmad, pasca dievakuasi dari swalayan, kedua pelaku lalu diperiksa oleh Unit Reskrim Polsek Semanu. Kepada polisi, pasangan itu akhirnya mengakui telah melakukan pencurian.

“Langsung dilakukan pemeriksaan oleh anggota,” kata Kapolsek, Sabtu (29/09/2018) malam.

Adapun sejumlah barang bukti yang berhasil diamankan oleh petugas adalah kaos kaki, sandal plastik, sebungkus keripik belut, dua bando rambut. Selain itu, didapati pula 5 bungkus mie instan, 2 bungkus kue lapis, setengah kilogram gula pasir dan garam halus.

“Kita sita pula mobil Karimun milik pelaku yang digunakan sebagai sarana melakukan kejahatan,” imbuh Ahmad.

Sementara itu, Kanit Reskrim Polsek Semanu, Ipda Sujino memaparkan, bedasarkan pengakuan kepada penyidik, kedua pelaku nekat melakukan pencurian itu untuk memenuhi kebutuhan makan setiap harinya. Pengakuan mengejutkan juga didapat polisi setelah keduanya juga mengaku telah melakukan aksi semacam ini di sejumlah wilayah. Tak hanya di Gunungkidul saja, sejumlah tempat diantaranya Solo, Klaten, Jogja telah disasar oleh FN dan Wi. DI Gunungkidul sendiri, kedua alap-alap supermarket ini telah beraksi di kawasan Wonosari dan Semanu.

Berita Lainnya  Lelaki Rejosari Dibekuk Polisi, Gadaikan Motor Milik Kakak Ipar Untuk Bayar Hutang

“Kalau kerugian swalayan Mulya Jaya memang hanya ratusan ribu. Tapi karena sudah berulangkali dilakukan di beberapa wilayah itu yang memberatkan sehingga kami memutuskan untuk memprosesnya. Keduanya kita jerat dengan pasal 363 KUHP,” tutup Sujino.

Iklan

Facebook Pages

Iklan

Pariwisata

Pariwisata3 hari yang lalu

Listrik Kerap Padam, Sistem Pungutan Retribusi Non Tunai di Pantai Gunungkidul Terganggu

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari, (pidjar.com)–Penerapan sistem pembayaran retribusi wisata secara non-tunai di sejumlah Tempat Pemungutan Retribusi (TPR) kawasan wisata pantai selatan Gunungkidul...

bisnis7 hari yang lalu

Pony Park Klaten Usung Konsep Wisata Ramah Hewan, Edukasi Interaktif Jadi Daya Tarik Utama

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Klaten,(pidjar.com)– Kehadiran Pony Park Klaten (POPA) yang dijadwalkan resmi dibuka pada 28 Juni 2026 tidak hanya menawarkan destinasi wisata...

Pariwisata1 minggu yang lalu

Libur Sekolah, Obyek-obyek Wisata Mulai Dibanjiri Siswa Study Tour

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari, (pidjar.com)-Libur sekolah tahun 2026 mulai menggerakkan sektor pariwisata di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) termasuk juga di Gunungkidul. Saat...

Pariwisata4 minggu yang lalu

Camping Syahdu di Pantai Watukodok

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari,(pidjar.com)– Gunungkidul memamg menjadi gudangnya wisata alam di DIY. Bagaimana tidak, gugusan pantai selatan Kabupaten Gunungkidul menyuguhkan panorama pesisir...

Pariwisata2 bulan yang lalu

Mulai Pertengahan Mei Mendatang, TPR Baron Direncanakan Hanya Layani Pembayaran Retribusi Non-Tunai

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari,(pidjar.com)– Pemerintah Kabulaten Gunungkidul terus berbenah dalam memperkuat tata kelola retribusi yang lebih transparan, efisien, dan adaptif terhadap perkembangan...

Berita Terpopuler