fbpx
Connect with us

Peristiwa

Tiga Laka Laut di Hari Pertama Libur Lebaran, Bocah Tenggelam di Pantai Baron

Published

on

Tanjungsari,(pidjar.com)–Peningkatan pengunjung pada H+1 tahun 2018 ini diwarnai dengan meningkatnya peristiwa kecelakaan laut di kawasan pantai selatan. Tercatat 3 orang wisatawan dilarikan ke pos kesehatan setelah mengalami insiden pada Sabtu (16/06/2018) siang tadi. Bahkan satu orang diantaranya harus dirujuk ke rumah sakit lantaran kondisinya tak kunjung stabil.

Sekretaris Tim SAR Wilayah II Pantai Baron, Surisdiyanto memaparkan, 2 peristiwa kecelakaan laut terjadi di Pantai Baron, sementara 1 lainnya terjadi di Pantai Sundak. Ia menjelaskan, peristiwa pertama di Pantai Baron terjadi ketika serombongan wisatawan bermain air di kawasan pantai. Berselang beberapa saat kemudian, sekitar pukul 13.30 WIB, seorang pengunjung atas nama Arie Pradikno (32) warga Karangdowo, Klaten, Jawa Tengah tiba-tiba ambruk. Keluarga yang melihat hal tersebut sempat panik dan meminta pertolongan.

Sejumlah petugas SAR yang melihat kejadian tersebut kemudian datang dan memberikan pertolongan. Korban lalu dibawa ke Pos Kesehatan guna dilakukan perawatan medis.

“Namun lantaran kondisinya tak kunjung stabil, korban kemudian kita larikan ke rumah sakit yang memiliki peralatan lebih memadai,” tutur Surisdiyanto, Sabtu sore.

Hampi bersamaan dengan insiden di Pantai Baron, di Pantai Sundak, seorang wisatawan juga harus dilarikan ke pos kesehatan. Korban mengalami luka di bagian jarinya setelah tergigit hewan jenis belut laut atau remang saat bermain di kawasan pantai.

“Korban atas nama Muhammad Rizki berusia 12 tahun warga Wiyoko, Desa Playen, Kecamatan Playen. Ia hanya mengalami luka sobek di bagian tangan dan sudah ditangani oleh petugas di pos kesehatan,” lanjut dia.

Sementara yang cukup menyita perhatian adalah peristiwa yang terjadi menjelang sore tadi. Sekitar pukul 15.20 WIB, ratusan wisatawan yang menyemut di Pantai Baron dikejutkan dengan adanya teriakan panik dari serombongan wisatawan. Korban atas nama Muhammad Rizski Ramadhan (13) warga Desa Gempol, Kecamatan Prambanan, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah.

Diceritakan Suris, naas yang nyaris menimpa Rizski bermula ketika ia dan keluarganya bermain air kawasan pantai. Tanpa diduga, datang ombak besar dari arah selatan yang tanpa ampun menghantam korban. Lantaran tak siap dengan datangnya ombak serta kemampuan berenang yang memang kurang memadai, korban lalu terseret arus dan tenggelam di perairan.

Beruntung sejumlah petugas yang melihat insiden itu dengan cepat mengambil tindakan. Tak membutuhkan waktu lama, Rizski lantas berhasil diselamatkan dan dievakuasi menuju daratan.

“Korban kita selamatkan dalam kondisi pingsan karena terlalu banyak meminum air laut. Namun kondisinya membaik setelah kita berikan perawatan di Pos Kesehatan,” urainya.

Surisdiyanto menambahkan, saat ini, kondisi pantai memang cukup padat pada hari pertama setelah hari raya ini. Kunjungan akan terus mengalami peningkatan pada beberapa hari ke depan. Surisdiyanto menghimbau agar para wisatawan pada liburan di pantai kali ini bisa lebih meningkatkan kewaspadaan. Hal ini lantaran di kawasan pantai, saat ini terjadi kenaikan gelombang yang cukup tinggi. Selain itu, juga terdapat sejumlah binatang laut seperti ubur-ubur maupun belut laut.

Mengantisipasi terjadinya kecelakaan laut, pihak SAR sendiri menerjunkan seluruh anggotanya untuk menjaga sejumlah titik di kawasan pantai. Anggota diinstruksikan untuk stand by dan membaur dengan wisatawan sehingga bilamana terjadi insiden, bisa dengan cepat langsung mengambil tindakan.

“Tetap hiraukan himbauan petugas demi keselamatan bersama,” tutupnya.

Advertisement
Advertisement

Facebook Pages

Advertisement

Pariwisata

Berita Terpopuler