fbpx
Connect with us

Sosial

Cerita Warga Ikuti Misa Perayaan Natal Melalui Streaming Youtube

Published

on

Wonosari,(pidjar.com)–Perayaan natal tahun 2020 di tengah pandemi covid-19 ini agak berbeda dibandingkan dengan natal tahun-tahun sebelumnya. Ibadah yang biasanya diikuti di gereja bertemu dengan saudara-saudara ataupun perkumpulan di gereja, tak sedikit yang memilih untuk mengikuti ibadah dari rumah melalui live streaming di chanel youtube.

Seperti yang dilakukan oleh Sutinem warga Kalurahan Ngawu, Kapanewon Playen. Kamis malam sejak jam 19.00 WIB ia bersama dengan anak perempuannya sudah bersiap-siap mengenakan pakaian rapi dan menutup rapat pintu rumahnya.

Kemudian ia mempersiapkan kayu salib dan sebatang lilin yang diletakkan di atas kursi kecil. Kemudian di sampingnya ia letakkan sebuah handphone, keduanya mengikuti misa malam natal yang dipimpin Romo Gregorius Awaan Widyaka, PR melalui live streaming YouTube Gereja Santo Yusup Playen menggunakan gawai.

“Hanya sebagian kecil saja yang bisa ibadah di gereja, sedangkan yang lain bisa mengikuti misa melalui siaran youtube,” kata Sutinem.

Ia masih ingat betul perayaan natal tahun lalu, suka cita natal benar-benar ia rasakan. Di malam kudus ia duduk ditengah ratusan bahkan ribuan jemaat yang mengikuti misa di Gereja Yusup Playen. Untuk saat ini ia hanya mengikuti melalui layar handphonenya.

Meski hanya berdua namun tidak mengurangi kekhusyukan dalam beribadah. Yang terpenting suka cita natal tetap dapat dirasakan. Keluarganya yang lain juga mengikuti kegiatan malam natal hanya melalui live streaming di laptop mereka.

“Tentu ada perbedaan yang dirasakan, ini kita hanya ibadah di rumah. Tapi tidak apa-apa ini semua demi kesehatan masyarakat. Yang terpenting suka cita dan kedamaian natal dapat dirasakan,” ucap dia.

Dalam homilinya Romo Gregorius Awaan Widyaka PR, mengatakan perayaan Natal istimewa karena masa pandemi Covid. Selain itu juga mengenai kelahiran Yesus Kristus. Tema Natal tahun ini “NamaNya Akan Disebut Immanuel” yang artinya Tuhan beserta kita.

“Dalam keadaan pandemi Allah Beserta kita, itulah Immanuel,” Kata Romo Awaan.

Pantauan perayaan natal disejumlah gereja, penerapan protokol kesehatan di gereja cukup ketat. Penggunaan masker, jaga jarak, dan cuci tangan tetap dilakukan oleh jemaat sebelum mebgikuti ibadah. Kapasitas gereja besar yang biasanya mencapai ratusan kali ini hanya diikuti oleh ratusan orang saja.

Sistem dalam mengikuti ibadah juga dijadwalkan dan melalui pendaftaran terlebih dahulu. Beberapa gereja juga menyiarkan secara langsung melalui chanel youtube mereka masing-masing.

Advertisement
Advertisement

Facebook Pages

Advertisement

Pariwisata

Berita Terpopuler