Pemerintahan
Belum Semua Perusahaan di Gunungkidul Miliki Analisis Dampak Lalu Lintas
Wonosari,(pidjar.com)– Dinas Perhubungan Kabupaten Gunungkidul mencatat masih banyak perusahaan-perusahaan di Gunungkidul yang belum memiliki dokumen Analisis Dampak Lalu Lintas (Andalalin). Setidaknya ada 38 perusahaan di wilayah perkotaan yang sampai dengan saat ini belum memiliki dokumen tersebut
Kepala Dinas Perhubungan Gunungkidul, Irawan Jatmiko mengayakan Andalalin ini sangat penting bagi sebuah perusahaan sebagai komitmen untuk tertib peraturan serta memberikan pelayanan yang maksimal bagi para pengunjung usaha tersebut. Utamanya dalam hal parkir serta berkaitan dengan lalu lintas.
Berdasarkan pendataan yang dilakukan oleh pemerintah, saat ini baru perusahaan lama yang telah memiliki Andalalin. Sedangkan usaha-usaha baru yang belum lama dibangun masih belum memiliki dokumen tersebut.
“Ada sekitar 38 usaha di kawasan perkotaan yang masuk ke wilayah ranah kabupaten yang belum memiliki Andalalin,” kata Irawan Jatmiko.
Dokumen ini sendiri mencakup mobilisasi kendaraan, jenis dan jumlah angkutan, hingga aktivitas pegawai dan tamu yang terlibat. Hal tersebut sangatlah penting untuk segera dipenuhi.
Atas hal ini, Dinas Perhubungan menghimbau kepada perusahaan-perusahaan itu untuk segera mengurus dokumen Andalalin sesuai dengan Peraturan Menteri Nomor 17 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Andalalin.
“Pengawasan terus kami lakukan, pertemuan ini dimaksudkan untuk mendorong para pelaku usaha untuk segera mengurus dokumen yang masih bersifat standar teknis dan tidak memerlukan proses konsultasi yang rumit,” jelasnya.
Pemerintah sendiri berkomitmen untuk memberikan pelayanan yang maksimal dan memberikan kemudahan kepada pelaku usaha dalam mengurus dokumen perizinan dan dokumen-dokumen lain yang dibutuhkan untuk menunjang usaha mereka berdiri sesuai dengan peraturan yang berlaku.
“Harapannya semua tertib dengan aturan yang ada dan sesegera mungkin memenuhi kewajibannya dalam hal pengurusan dokumen analisis dampak lalu lintas ini,” pungkas dia.
-
Uncategorized2 hari yang laluDerita Suami Pasien Bersalin RSUD Wonosari, Bayi Meninggal, Luka Bekas Operasi Istri Bernanah Berbulan-bulan
-
Uncategorized7 hari yang laluAbsen Dalam Puncak HUT Gunungkidul Buat Rumor Bupati dan Wakil Bupati Jothakan Makin Santer, Ini Klarifikasi Joko Parwoto
-
Budaya2 hari yang laluTradisi Bukaan Kyai Cupu Panjolo, Berikut Simbol-simbol yang Muncul
-
Uncategorized2 hari yang laluTak Ada Sengketa Pilur, Lurah Terpilih Bakal Dilantik 26 November
-
Sosial4 hari yang lalu9.500 Hektare Lahan Jagung di Gunungkidul Disiapkan untuk Pengembangan Energi Berbasis Hayati
-
Uncategorized3 minggu yang laluPerkuat Layanan Kedaruratan, Klinik Utama Wizula Medica Resmi Kerjasama dengan Jasa Raharja Tangani Korban Kecelakaan
-
Uncategorized2 hari yang laluDukung Program Strategis Pemerintah, KSPSI Dorong Penguatan Pengawasan Hingga Level Bawah
-
Uncategorized2 hari yang laluGadaikan Motor Rekannya, Seorang Pemuda Diringkus Polisi
-
event4 minggu yang laluZAP Fest 2026: The Glowverse Dimulai dari Yogyakarta, Raisa hingga Nassar Siap Meriahkan Perayaan Anniversary ZAP
-
Uncategorized4 minggu yang laluIkuti Google Maps, Minibus Wisatawan Terperosok di Tanjakan Bundelan, 1 Penumpang Meninggal
-
Sosial3 minggu yang laluProfil AKBP Rosana, Kapolres Gunungkidul yang Pernah Ungkap Kasus 1 Ton Sabu
-
Pemerintahan3 minggu yang laluBrandu Masih Ditemukan, Pemkab Gunungkidul Perkuat Edukasi Cegah Penularan Antraks
