Pemerintahan
Tiru Konsep Malioboro, Jalur Kota Wonosari Akan Dibangun Dengan Perkiraan Anggaran 50 Miliar
Wonosari, (pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Pemerintah Kabupaten Gunungkidul berencana melakukan penataan wajah Kota Wonosari yang akan dimulai pada tahun 2022 ini. Penataan tersebut direncanakan akan dimulai dari Gapura Selamat Datang Kota Wonosari hingga perempatan Wukirsari, Baleharjo. Anggaran miliaran rupiah telah disiapkan untuk membuat kawasan jalanan Kota Wonosari ini makin cantik.
Kepala Seksi Perencanaan dan Pengawasan, Bidang Bina Marga, Dinas Pekerjaan Umum Perumahan dan Kawasan Permukiman, Rosihan Anwar, menyampaikan, rencana penataan wajah kota saat ini sedang dalam tahap mencari konsultan guna penyusunan Detail Enginering Design (DED). Dalam tahap awal penataan, tahun 2021 ini, pemerintah menyediakan anggaran sebesar Rp 9 miliar.
“Kalau dananya tahun ini kira-kira sebesar Rp. 9 miliar, kita masih berproses nanti nunggu di perencanaan awal dulu. Perencanaan juga baru review, kita nanti mau mencari konsultannya dulu,” ungkap Rosihan, Senin (10/01/2022).
Lebih lanjut ia menambahkan, penataan dilakukan di trotoar sepanjang jalan. Penataan diadopsi dari konsep seperti Jalan Malioboro yang dapat digunakan duduk dan bersantai masyarakat. Dalam penataan, nantinya trotoar juga akan dilengkapi dengan tempat duduk serta tumbuhan dan penerangan jalan yang memadai.
“Konsepnya seperti di Malioboro itu, dilengkapi dengan tempat duduk, vegetasi, penerangan jalan, dan lainnya. Supaya nyaman,” sambungnya.

Ia mengungkapkan jika terdapat perubahan lokasi dimulainya penataan wajah kota Wonosari, pada rencana awal penataan dimulai dari bandara Gading, namun dalam berjalannya waktu, terdapat pergeseran titik mulai penataan yang diputuskan mulai dari Gapura Selamat Datang Kota Wonosari. Pengerjaannya sendiri ditargetkan rampung pada tahun 2024 dengan estimasi anggaran pada rencana awal mencapai Rp 50 miliar.
“Nanti Rp. 9 miliar kita maksimalkan penataan kiri dan kanan jalan nanti dapatnya seberapa kemudian dilanjutkan lagi,” ucap dia.
Lantaran berada di Jalan Nasional, pihaknya juga sudah berkoordinasi dengan Balai Besar yang menangani pelaksanaan jalan Nasional terkait ijin pemanfaatan bagian-bagian jalan. Pihaknya pun telah mempresentasikan rencana penataan jalan yang ke depannya akan disusulkan izin dan DED penataan jalan.
“Kalau prinsipnya mereka juga mendukung, rencananya lebar trotoar 1,5 meter tapi nanti dilihat juga di setiap ruasnya. Kalau rencananya memang sampai perempatan Wukirsari itu, tapi nanti juga lihat perkembangan dana yang dimiliki Pemerintah Kabupaten,” pungkas Rosihan.
-
Info Ringan1 minggu yang laluResep Lamian Kuah Daging Sapi
-
Peristiwa3 hari yang laluTragis, Pelajar SMP di Semanu Ditemukan Meninggal G4ntung D1r1 di Pohon Jambu Mete
-
Info Ringan4 hari yang laluResep Soto Tangkar
-
Uncategorized2 minggu yang laluLomba Rebahan Pertama di Indonesia Digelar di JCM, Siapkan Hadiah Rp5 Juta
-
Budaya4 minggu yang laluWujudkan Kedaulatan Budaya, Kampung Gambiran Yogyakarta Semai Biji Pohon Gambir
-
Uncategorized4 minggu yang laluMotor Pelajar Raib Saat Jam Sekolah, Polisi Bekuk Pelaku di Alun-Alun Wonosari
-
Uncategorized4 minggu yang laluPerkuat Transformasi Birokrasi di Era Pemerintahan Digital, Diskominfo Luncurkan Inovasi Sadulur
-
Peristiwa4 minggu yang laluLansia di Rongkop Ditemukan Tewas Gantung Diri di Dalam Rumah
-
Uncategorized4 minggu yang laluMuncul Titik-titik Amblasan Baru, BPBD Gunungkidul Gandeng Universitas Diponegoro Teliti Struktur Tanah di Tileng
-
Uncategorized4 hari yang laluKecelakaan Beruntun di Baleharjo Gunungkidul, Pengendara Vixion Meninggal Dunia
-
Pemerintahan3 minggu yang laluAntisipasi Kasus Kekerasan Layaknya di Kota Yogyakarta, Pemkab Gunungkidul Perketat Pengawasan di Daycare
-
Uncategorized3 minggu yang laluSewindu Mengabdi untuk Pendidikan, SMA Muhammadiyah Al Mujahidin Catatkan 1.000 Prestasi
