Kriminal
Transaksi Obat Terlarang di Depan Halte Sekolah, Polisi Amankan 3 Orang Pemuda
Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Februari kemarin Jajaran Satresnarkoba Polres Gunungkidul berhasil mengungkap kasus peredaran obat terlarang dan penyalahgunaan obat-obatan di wilayah Gunungkidul dan luar daerah. Terdapat 9 orang yang berhasil ditangkap oleh petugas kepolisian dan 3 orang masih menjadi buronan polisi lantaran terlibat dalam kasus peredaran obat itu. Mirisnya lagi, transaksi yang dilakukan oleh para pelaku ada yang dilakukan di sekitar lingkungan sekolah dan satu diantaranya merupakan pelajar aktif.
Kasat Resnarkoba Polres Gunungkidul, AKP Dwi Astuti Handayani mengatakan ungkap kasus ini dilakukan berdasarkan laporan masyarakat yang merasa resah dengan adanya perilaku sejumlah pemuda yang diduga dalam pengaruh obat terlarang. Tepatnya pada tanggal 21 Februari 2021 lalu, petugas berhasil mengamankan ES (20) warga Kapanewon Paliyan yang tengah bertransaksi dengan 2 pemuda di sebuah halte depan SMP Negeri 1 Paliyan.
Petugas yang mengetahui transaksi itu kemudian melakukan penyergapan dan penggeledahan. Dari tangan ES didapati 290 pil bewarna putih dengan logo Y dan dan 2 butir alprazolam yang disimpan di dalam tas selempang.
“Pelaku sudah menjual 10 butir pil MA dan SP saat kita lakukan penggrebekan itu,” kata dia.
Berdasarkan keterangan yang diperoleh dari ES, petugas mendapat informasi bahwa pelaku tersebut mendapatkan barang haram dari seroang pemuda di wilayah Patuk. Pada hari itu juga, Satres Narkoba langsung melakukan penelusuran dan berhasil mengamankan AG (18) warga Kapanewon Patuk.

“Dari tangan AG kita berhasil mengamankan barang bukti berupa uang 50 ribu hasil penjualan obat, 1 kartu kunjungan di salah satu klinik,” kata dia.
AG sendiri masih berstatus pelajar aktif, dari sini petugas berhasil lagi mengamankan FC (21) warga Kapanewon Patuk dan barang bukti berupa 4 Alprazolam, 18 setengah butir pil berlogo Y.
“Kita kembangkan lagi JK (27) di Kalasan dan TT (23) warga Purwomartani. Dua orang ini kita amankan di luar wilayah Gunungkidul,” kata Kasat Resnarkoba.
Buntut Kecelakaan Lalu Lintaa, Petugas Juga Ungkap Peredaran Narkoba
Selain itu, tanggal 5 Februari lalu petugas juga berhasil mengamankan 2 pelaku pengedar pil sapi dan alprazolam. Mereka adalah RZL (21) warga Kapanewon Saptosari yang membawa 854 pil sapi beserta kwitansi pembayaran dari RSPAU Hardjolukito dan VMN (19) warga Banguntapan, Bantul yang membawa pil alprazolam 17 butir dan 20 pil berlogo Y.
“Keduanya memiliki resep dokter tapi disalahgunakan, setelah nebus obat justru dibarter ke orang lain,” imbuh dia.
“RZL dan VMN ini kita amankan setelah terjadi kecelakaan di Sodong. Mereka konsumsi obat-obat itu, saat dijalan mengalami kecelakaan, dari situ baru diketahui ternyata pengedar,” papar AKP Dwi Astuti Handayani.
Satu lagi TKP lainnya adalah di Kapanewon Playen, petugas juga berhasil mengamankan YAC (23) warga Kalurahan Logandeng dengan barangbukti 1 butir Riklona dan 2 butir Alprazolam, sedangkan pengedar lainnya yaitu AW (21) warga Kapanewon Semanu dengan barang bukti 3 butir riklona dan 4 butir Calmet Alprazolam.
“Satu orang ada yang residivis. Ini masih kita kembangkan lagi 3 diantaranya masih menjadi buronan,” tutupnya.
-
Uncategorized2 minggu yang laluTak Ikut Aksi di Istana, PPPK Gunungkidul Tetap Serukan Desakan Kepastian Status Kontrak
-
Uncategorized1 minggu yang laluAdu Banteng Dua Motor di Wonosari, Dua Pengendara M3nIngg4l di TKP
-
Uncategorized4 minggu yang laluSakit Hati Sering Diejek Ketika Memulung Sampah, 2 Remaja Putri Nekat Bakar Sekolah
-
Uncategorized4 minggu yang laluSempat Diancam Akan Dilindas Lehernya, Dua Remaja Babak Belur Dihajar Kelompok Pemuda Silat
-
Uncategorized4 minggu yang lalu9.000 Penerima Bansos Gunungkidul Disetop karena Terindikasi Judi Online
-
Uncategorized3 minggu yang laluKelok 23 Tuntas 100 Persen, Akses Gunungkidul-Bantul dengan View Laut Selatan Segera Dibuka
-
Uncategorized3 minggu yang laluSaling Bajak Kader Antara PSI dan NasDem Gunungkidul Makin Seru, Ini Tanggapan Sang Ketua
-
Uncategorized3 minggu yang laluPenerima PKH di Gunungkidul Turun 2.000 Orang, Ini Penyebabnya
-
Uncategorized3 minggu yang laluBupati Turun Tangan, Polemik Seleksi Ulu-Ulu Siraman Mulai Ditelusuri
-
Uncategorized2 minggu yang laluTolak Tawaran Uang Damai, Korban Penganiayaan Brutal Oknum Pesilat Bersikukuh Tak Cabut Laporan
-
Uncategorized3 minggu yang laluGunungkidul Jajaki Kerjasama dengan Korea Selatan, Buka Peluang Jadi Pekerja Musiman
-
Uncategorized2 minggu yang laluSiaga Darurat Gunungkidul Diperpanjang 3 Bulan, Kemarau Diprediksi hingga November
