fbpx
Connect with us

Peristiwa

Truk Hantam Warung Angkringan di Tanjakan Tengkorak, 1 Orang Meninggal Dunia

Published

on

Ngawen,(pidjar.com)–Jalur tengkorak Tanjakan Bundelan, Kalurahan Tancep, Kapanewon Ngawen kembali memakan korban. Satu orang meninggal dunia sementara 3 lainnya harus dilarikan ke rumah sakit dalam kecelakaan tragis pada Sabtu (17/10/2020) malam tadi. Sebuah truk yang diduga mengalami rem blong menghantam sebuah warung angkringan. Hingga saat ini, petugas kepolisian masih melakukan pendalaman data serta mencari penyebab pasti dalam kecelakaan maut ini.

Tanjakan Bundelan yang berada di jalur Ngawen-Klaten sendiri memang selama ini menjadi jalur tengkorak bagi kendaraan yang melintas. Pasalnya, kondisi jalur yang sangat curam menjadi pemicu utama kecelakaan. Selama ini, banyak kecelakaan lalu lintas maupun laka tunggal yang terjadi di jalur tersebut. Tak jarang, dari sejumlah insiden yang terjadi di kawasan sampai meminta korban jiwa.

Informasi yang berhasil dihimpun, peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 19.30 WIB tadi. Truk bewarna putih yang dikemudikan oleh Suherman tengah melaju dari arah Ngawen (atas) menuju ke wilayah Klaten. Naas, sesampainya di lokasi kejadian, kendaraan mengalami oleng dan lantas melaju tak terkendali. Diduga, truk mengalami rem blong.

Berita Lainnya  Rumah Warga Rusak Tertimpa Tanah Longsor, Salah Satunya Milik Kepala Desa Hargomulyo

Pengemudi sempat berusaha mengendalikan laju kendaraan. Namun lantaran kondisi jalan yang sangat mengakibatkan truk naas ini justru terus melaju tanpa bisa dikendalikan. Petaka datang manakala truk lantas menghantam warung angkringan yang berada di pinggir jalan tepat di lokasi tersebut.

“Untuk dugaan penyebab kecelakaan masih kami lakukan pendalaman. Data-data mengenai korban dan lainnya juga masih kami kumpulkan berikut dengan keterangan saksi,” jelas Briptu Rilo, anggota Unit Laka Lantas Polres Gunungkidul yang berada di lokasi kejadian.

Sebanyak 4 orang menjadi korban dari kecelakaan tragis ini. Tiga orang yang tengah berada di angkringan, mengalami luka lantaran tak sempat menghindar. Kejadian yang begitu cepat memang tak sempat disangka oleh Suprayitno yang merupakan penjual angkringan, serta dua orang pengunjung yang tengah makan yaitu Supardi dan Muh Serkan, seorang anak berusia 5 tahun merupakan anak penjual angkringan.

Berita Lainnya  Badai Kalmegi Pengaruhi Cuaca Panas di Kabupaten Gunungkidul

Adapun ketiga korban merupakan warga setempat. Luka cukup serius juga dialami oleh pemumpang truk yang diketahui atas nama Rico. Sementata pengemudi truk hanya mengalami luka ringan. Keempat korban lantas dilarikan ke rumah sakit guna mendapatkan perawatan medis.

“Korban atas nama Supardi mengalami luka parah. Yang bersangkutan kemudian dinyatakan meninggal dunia saat dirawat di rumah sakit,” tambahnya.

Pihak kepolisian sendiri selain melakukan juga sedang melakukan penanganan kendaraan yang rusak parah tersebut.

“Perkembangan kondisi korban masih terus dipantau,” paparnya.

Hingga berita diturunkan, wartawan Pidjar.com masih berusaha melakukan pengumpulan data mendalam berkaitan dengan peristiwa ini. Sejumlah warga sendiri juga ikut terlibat dalam proses penanganan kendaraan di lapangan.

“Anggota masih di TKP. Satu dinyatakan meninggal di rumah sakit, korban atas nama Supardi, ” sambung Kanit Laka Polres Gunungkidul, Iptu Soni.

Advertisement
Advertisement

Facebook Pages

Advertisement

Pariwisata

Berita Terpopuler