fbpx
Connect with us

Pemerintahan

Tunggu Validasi Calon Pedagang Rampung, Taman Kuliner Pasar Argosari Difungsikan Tahun Ini

Published

on

Wonosari,(pidjar.com)–Komplek lantai dua Pasar Argosari Wonosari yang diperuntukan bagi pasar kuliner direncanakan akan mulai dioperasikan pada tahun ini. Pemerintah Kabupaten Gunungkidul saat ini sedang sibuk melakukan validasi data para calon pedagang yang akan menempati lokasi anyar tersebut. Selain itu, pemerintah juga akan menganggarkan dana puluhan juta rupiah guna pemasangan fasilitas internet di pasar terbesar di Wonosari ini.

Sebagaimana diketahui, banyak kios di lantai dua Pasar Argosari yang tak digunakan sejak pembangunan awal pada tahun 2000an silam. Untuk itu, pada tahun ini pemerintah melakukan revitalisasi pasar dengan anggaran dana Rp 3,8 miliar. Harapannya dengan pembangunan tersebut sejumlah kios yang mangkrak itu dapat berfungsi secara maksimal.

“Untuk tahun ini, juga kita akan anggarkan Rp 40 juta dalam APBD P 2019 untuk pemasangan internet di Pasar Argosari dan beberapa pasar harian lainnya di Gunungkidul,” ujar Sekretaris Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag), Virgilio Soriano, Senin (17/06/2019).

Ia mengatakan, langkah itu diambil untuk lebih memaksimalkan fungsi lantai dua pasar yang selama ini mati dari aktifitas jual beli. Nantinya, selain sebagai pusat kuliner di lantai dua tersebut juga akan digunakan untuk pusat pemasaran Industri Kecil Menengah (IKM).

“Agar lebih memberdayakan dan menfungsikan lantai lantai dua pasar Argosari Wonosari untuk perubahan APBD 2019 akan disiapkan jaringan internet atau Wifi dan mengkosolidasi pedagang, termasuk sebagai pusat pemasaran hasil IKM binaan,” ucap mantan Sekretaris Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil itu.

Disinggung mengenai operasional taman kuliner pasar tersebut, ia mengaku akan dilakukan sesegera mungkin. Sebab saat ini pihaknya masih melakukan pendataan kepada para calon penghuni kios utamanya para pedagang baru.

“Saat ini sedang kita komunikasi dengan pedagang pemakai kios lantai dua dan validasi data pedagang baru ditata. Kita upayakan secepatnya pada tahun ini,” katanya.

Sementara itu, Kepala Disperindag, Johan Eko Sudarto menambahkan, pasar yang akan dipasangi dengan internet gratis dengan berbagai fasilitas selain Pasar Argosari ada sejumlah pasar lain. Yakni Pasar Semin, Pasar Semanu, Pasar Playen, Pasar Trowono, Pasar Baran, Pasar Nglipar, dan Pasar Karangijo Ponjong. Pasar-pasar tradisional tersebut akan menjadi proyek percontohan yang dilengkapi fasilitas teknologi.

“Ada banyak pertimbangan konsep ini kami terapkan. Selain itu juga akan ditambah pula CCTV agar segala gerak gerik dapat terpantau. Bukan maksud apa-apa, sekedar antisipasi tindak kriminalitas saja,” beber Johan.

Lebih lanjut ia memaparkan, di pasar tersebut juga akan dilengkapi dengan fasilitas layaknya seperti food court, maupun ruang lain guna memberikan rasa nyaman bagi pengunjung. Pemkab Gunungkidul sendiri juga berusaha memberikan pelayanan sarana prasaranan mendekati pasar berstandar nasional.

“Perkembangan daerah dan gaya hidup lah yang jadi alasan kuat. Konsep pasar tradisional yang sehat ini perlu digencarkan agar masyarakat tetap memiliki minat berkunjung ke pasar tradisional,” imbuhnya.

Advertisement
Advertisement

Facebook Pages

Advertisement

Pariwisata

Berita Terpopuler