Sosial
Update Covid19 Gunungkidul, Tambahan 162 Kasus dan Bupati Gelar Doa Bersama
Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Kasus terkonfirmasi positif terus melonjak sejak sebulan terakhir. Hari ini Dinas Kesehatan Gunungkidul mencatat adanya tambahan 162 kasus covid19 baru di Gunungkidul. Tingginya angka kasus baru ini masih belum menujukkan penurunan dalam 2 minggu terakhir. Selain sejumlah upaya antisipasi maupun penanganan, Pemerintah Kabupaten Gunungkidul bersama dengan Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Gunungkidul menggelar kegiatan doa bersama agar pandemi covid-19 di Gunungkidul segera selesai. Kegiatan ini di lakukan di RSUD Wonosari pada Senin (28/06/2021) siang diikuti oleh Bupati, Wakil Bupati, Kepala Dinas Kesehatan, Direktur RSUD Wonosari, serta beberapa pegawai dan perwakilan dari FKUB.
Data yang ada per hari ini, kasus terkonfirmasi total ada 5.908 orang. Dari jumlah tersebut 1.893 orang masih dalam perawatan dan isolasi mandiri. Hari ini juga terdapat tambahan 7 orang pasien positif meninggal dunia.
Bupati Gunungkidul, Sunaryanta mengatakan, pandemi yang terjadi lebih dari setahun ini berdampak cukup besar bagi kehidupan masyarakat dan sektor lainnya. Pemerintah sejak lama hingga sekarang masih fokus dalam penanganan serta pencegahannya. Berbagai program dilaksanakan agar beban masyarakat sedikit terbantu.
Penerapan protokol kesehatan serta 3M juga terus digencarkan oleh pemerintah dan jajarannya. Sejumlah kebijakan diterapkan sebagai pedoman dalam berbagai kegiatan kemasyarakatan.


“Apa yang terjadi saat ini kita upayakan penanganan. Harapan terbesar kita pandemi memang segera berakhir,” ucap Bupati Gunungkidul.
“Tambahan kasus kita semakin tinggi begitu pula dengan kasus meninggal. Kami harapkan kesadaran masyarakat dalam penerapan protokol kesehatan lebih ketat dan mari kita berdoa agar pandemi segera usai,” paparnya.
Direktur Utama RSUD Wonosari, Heru Sulistyowati mengatakan saat ini ada 54 tenaga medis di RSUD yang terkonfirmasi positif covid19. Hal tersebut berdampak pada kurangnya SDM di rumah sakit untuk memberikan pelayanan dan merawat pasien terkonfirmasi covid19.
“Kita usulkan rekuitmen relawan covid19, karena ini memang sangat dibutuhkan,” ucap Heru.
Di sisi lain, rumah sakit saat merawat 56 orang terkonfirmasi covid dengan beragam kriteria dan penanganan khusus. Bahkan di IGD sendiri ada 8 orang yang saat ini masih belum vendapatkan bangsal, padahal dari jumlah tersebut ada 4 orang yang kritis dan membutuhkan bed kritikal.
-
Pemerintahan1 minggu yang laluPembangunan TPAS Wukirsari Akan Dimulai Awal 2027, Direncanakan Bisa Produksi Bahan Bakar Alternatif
-
Uncategorized3 minggu yang laluMantan Kepala Benarkan Alat-alat Musik Studio SKB Gunungkidul Berada di Rumahnya, Sebut Untuk Kursus Musisi Muda Kawasan Selatan
-
Uncategorized1 minggu yang laluGeger Pagi di Ponjong, Perempuan Muda Ditemukan Gantung Diri di Pohon Coklat
-
Uncategorized3 minggu yang laluTak Berhasil Saat Diminta Perbaiki Listrik, Dimas Dikeroyok Secara Brutal, Dari Diinjak Hingga Dihantam Senter
-
Peristiwa1 minggu yang laluJenazah Korban Gantung Diri Diotopsi, Kemungkinan Korban Pembunuhan?
-
Uncategorized2 minggu yang laluNikung Terlalu Melebar, Mahasiswi Tewas Usai Hantam Motor
-
Peristiwa1 minggu yang laluTragedi Jelang Keberangkatan Umrah, 54 Paspor Jamaah Hangus Akibat Kebakaran Kantor Travel
-
Uncategorized2 minggu yang laluPilur Kelor Memanas, Lurah Petahana Dituding Curi Start Numpang Program
-
Uncategorized2 minggu yang laluDelapan Dapur SPPG di Gunungkidul Tak Kunjung Beroperasi, Dari Persoalan IPAL Hingga Izin BGN
-
Uncategorized4 minggu yang laluStudio Musik dan Rekaman SKB Gunungkidul Kini Lumpuh Total Gegara Alat Hingga Sound Dibawa Pulang Mantan Pejabat
-
Uncategorized4 minggu yang laluDua Kasus Gantung Diri Terjadi dalam Sehari di Gunungkidul, Lansia Pria dan Perempuan Ditemukan Meninggal
-
Uncategorized1 minggu yang lalu83 Tukik Dilepas ke Laut, Bupati Gunungkidul Ajak Masyarakat Jaga Kelestarian Penyu
