Hukum
Update Pencabulan Oleh ASN, Penetapan Tersangka dan Temuan Barang Aneh di Rumah Dinas
Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Jajaran kepolisian beberapa waktu lalu melakukan olah tempat kejadian perkara di beberapa lokasi yang digunakan oleh Gun (42) warga Kalurahan Mulo, Kapanewon Wonosari yang diduga melakukan praktik pencabulan. Beberapa saat setelah olah TKP, sejumlah guru, karyawan dibantu warga sekitar membersihkan rumah dinas yang berada di komplek SD dimana Gun bekerja. Namun demikian isi dari rumah dinas tersebut ternyata sangat mengejutkan.
Salah satu warga Padukuhan Karangasem, Kalurahan Mulo, Sulistyono mengungkapkan, akhir pekan lalu tetangganya diminta pihak sekolah untuk membersihkan rumah dinas yang sebelumnya ditempati oleh Gun. Saat membersihkan rumah itu, warga menemukan sejumlah barang aneh. Padahal seperti yang diketahui, rumah dinas tersebut selama ini ditinggali Gun bersama anak dan istrinya.
“Ada satu ruangan yang biasanya digunakan untuk tidur, ada banyak sekali rambut,” ujar Sulis, Senin (18/10/2021).
Sulis menambahkan, tak ada yang tahu asal-usul rambut tersebut. Namun demikian kebanyakan rambut yang berada di kamar Gun lurus. Adapun rambut sendiri disimpan dalam bungkusan plastik dan dimasukan di dalam karung.
“Jumlah karungnya itu banyak kemudian ada kain kafan di situ,” terang dia.
Dikatakan Sulis, tetangganya tak sempat menghitung dan memfoto barang aneh temuan tersebut. Barang-barang yang dianggap aneh ini kemudian dibakar di belakang sekolah.
“Itu rambut manusia apa bukan kami juga tidak begitu tahu,” ucap Gun.
Sulis menilai ada kemungkinan rambut tersebut digunakan untuk ritual pengobatan alternatif yang selama ini dipraktekan oleh Gun. Karena berdasarkan penuturan dari dua gadis yang diduga menjadi korban pencabulan Gun, mereka sempat diminta mencabut bulu kemaluannya yang kemudian dimasukkan ke dalam kain kafan kecil.
“Gun ini dulu memang terkenal bisa melakukan pengobatan alternatif, tapi setelah ini terkuak bisa jadi ini cuma modus,” tandas dia.
Sementara itu, Kasubag Humas Polres Gunungkidul, Iptu Suryanto memaparkan, berdasarkan perkembangan hasil penyelidikan yang dilakukan oleh kepolisian, saat ini penyidik telah menaikkan status. Gun yang sebelumnya masih berstatus saksi, saat ini telah resmi ditetapkan sebagai tersangka.
“Pada 14 Oktober 2021 kemarin sudah ditetapkan sebagai tersangka,” beber Suryanto.
Menurut Suryanto, pihak kepolisian sendiri terus melaksanakan proses penyidikan. Hingga saat ini, telah diperiksa sejumlah 6 saksi berkaitan dengan laporan kasus pencabulan oleh Gun yang berprofesi sebagai ASN ini.
“Kita tunggu perkembangan penyidikan,” tutup dia.
-
Uncategorized1 hari yang laluDerita Suami Pasien Bersalin RSUD Wonosari, Bayi Meninggal, Luka Bekas Operasi Istri Bernanah Berbulan-bulan
-
Uncategorized5 hari yang laluAbsen Dalam Puncak HUT Gunungkidul Buat Rumor Bupati dan Wakil Bupati Jothakan Makin Santer, Ini Klarifikasi Joko Parwoto
-
Uncategorized3 minggu yang laluPerkuat Layanan Kedaruratan, Klinik Utama Wizula Medica Resmi Kerjasama dengan Jasa Raharja Tangani Korban Kecelakaan
-
Sosial2 hari yang lalu9.500 Hektare Lahan Jagung di Gunungkidul Disiapkan untuk Pengembangan Energi Berbasis Hayati
-
event3 minggu yang laluZAP Fest 2026: The Glowverse Dimulai dari Yogyakarta, Raisa hingga Nassar Siap Meriahkan Perayaan Anniversary ZAP
-
Uncategorized3 minggu yang laluIkuti Google Maps, Minibus Wisatawan Terperosok di Tanjakan Bundelan, 1 Penumpang Meninggal
-
Sosial3 minggu yang laluProfil AKBP Rosana, Kapolres Gunungkidul yang Pernah Ungkap Kasus 1 Ton Sabu
-
Uncategorized19 jam yang laluDukung Program Strategis Pemerintah, KSPSI Dorong Penguatan Pengawasan Hingga Level Bawah
-
Uncategorized23 jam yang laluGadaikan Motor Rekannya, Seorang Pemuda Diringkus Polisi
-
Pemerintahan2 minggu yang laluBrandu Masih Ditemukan, Pemkab Gunungkidul Perkuat Edukasi Cegah Penularan Antraks
-
Uncategorized1 minggu yang laluKonser Amal Hari Jadi Gunungkidul ke-196 Raup Rp124 Juta, Donasi Sepenuhnya Untuk Droping Air
-
Pariwisata3 minggu yang laluOnsen Resort Kaliurang, Tawarkan Pengalaman Menginap Bernuansa Jepang di Lereng Merapi
