Sosial
Usung Maskot Walang, Marching Band SMP Negeri 1 Playen Boyong Tropi
Playen,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Sejumlah sekolah di Gunungkidul terus berlomba-lomba menunjukkan prestasi dalam bidang akademik maupun non akademik. SMP Negeri 1 Playen misalnya. Dua tahun ini berhasil menunjukkan eksistensi dan prestasi siswanya di bidang non akademik. SMP 1 Playen berhasil menyabet sejumlah kategori juara dalam ajang bergengsi. Tahun 2018, sekolah negeri ini berhasil memborong beberapa piala kejuaraan di ajang parade marching band memperebutkan piala Raja Hamengku Buwono di gedung Amongrogo Yogyakarta.
Wakil Kepala SMPN 1 Playen, Wibowo Dwi Jatmiko mengungkapkan, puluhan siswa yang tergabung dalam grup marching band memang memiliki tekat yang kuat. Mereka mampu menunjukkan kemampuan dalam memainkan alat musik sembari berlenggak-lenggok. Untuk mengikuti ajang bergengsi dengan puluhan pesaing ini, para siswa telah berlatih selama 6 bulan.
Terik matahari tidak menyurutkan semangat para siswa untuk menampilkan yang terbaik. Dalam seminggu para siswa berlatih selama beberapa kali dengan durasi yang cukup lama. Lelah mereka setelah seharian melakukan kegiatan di kelas tidak menyurutkan kegigihan dalam mengolah kemampuan grup marching band.
Perjuangan selama 6 bulan itu pun akhirnya berbuah manis. Senyum sumringah dan rasa haru pun menyelimuti hati para siswa. Bagaimana tidak, Sabtu dan Minggu, 20 Oktober kemarin para siswa mengikuti parade di Amongrogo. Puluhan pesaing dari berbagai sekolah di DIY pun menampilkan kelihaian masing-masing.
Namun siapa sangka, jika penampilan yang cukup memukau dengan menampilkan yang terbaik dan mengarasmen lagu hitz dalam permainan pianika, senar drum dan lainnya justru memikat hati para juri.

“Tidak ada target. Yang terpenting pengalaman bagi siswa tampil di depan umum. Tidak disangka malah menyabet beberapa kategori juara,” terang Wibowo Dwi Jatmiko, Senin (22/10/2018).
Tidak hanya arasmen lagu dan penampilan, maskot pun lain dari biasanya. Siswa membanggakan ini menggunakan maskot walang. Hewan yang menjadi ciri khas Gunungkidul.
“Walang kan khas dari Gunungkidul. Jadi kami angkat. Kegiatan seperti ini melatih solidaritas, kebersamaan dan menunjukkan pontensi Gunungkidul mulai dari budaya, ciri khas dan prestasi atau kualitas sumber daya manusiannya,” imbuh dia.
Terbukti maskot yang dibawakan itu menyabet juara 2 kategori umum dengan mengalahkan peserta lainnya. Kemudian grup ini juga mendaar juara tiga kategor Street Parade. Untuk unjuk gelar pada hari kedua perlombaan meraih juara 2 kategori Senior non brass. Menurut Wibowo, ada beberapa slot lain yang medapat juara.

“Alhamdulilah beberapa tropi kami boyong ke Gunungkidul. Kalau secara umum, ketiga itu kami berhasil mengalahkan peserta dari daerah lain. Terbayar sudah perjuangan anak-anak selama ini. Tapi kami tekankan untuk tidak cepat puas, harus terus mengasah kemampuannya,” tambah pria yang akhrab disapa Bowo itu.
Menurutnya Marching Band Bahana Swara One Playen yang ia gagas selama bertahun-tahun itu juga telah berhasil menyabet berbagai kejuaraan tingkat kabupaten maupun daerah provinsi dalam ajang bergengsi lainnya. Dalam parade Raja DIY itu, SMP N 1 Playen merupakan satu-satunya SMP yang ikut bertanding dalam ajang itu. Sementara terdapat beberapa SMK yang juga ikut memeriahkan acara tersebut.
“Mudah-mudahan anak-anak terlatih. Ini bukan cuma sekedar kegiatan diluar jam pelajaran, tapi ada kebersamaan dan lainnya yang dapat diadopsi,” tutup Bowo.(arista)
-
Info Ringan7 hari yang laluResep Lamian Kuah Daging Sapi
-
Peristiwa2 hari yang laluTragis, Pelajar SMP di Semanu Ditemukan Meninggal G4ntung D1r1 di Pohon Jambu Mete
-
Info Ringan3 hari yang laluResep Soto Tangkar
-
Peristiwa4 minggu yang laluUang Pembangunan Masjid Al Uswah Senilai Rp 13 Juta Raib
-
Uncategorized2 minggu yang laluLomba Rebahan Pertama di Indonesia Digelar di JCM, Siapkan Hadiah Rp5 Juta
-
Budaya4 minggu yang laluWujudkan Kedaulatan Budaya, Kampung Gambiran Yogyakarta Semai Biji Pohon Gambir
-
Uncategorized4 minggu yang laluMotor Pelajar Raib Saat Jam Sekolah, Polisi Bekuk Pelaku di Alun-Alun Wonosari
-
Uncategorized4 minggu yang laluPerkuat Transformasi Birokrasi di Era Pemerintahan Digital, Diskominfo Luncurkan Inovasi Sadulur
-
Peristiwa4 minggu yang laluLansia di Rongkop Ditemukan Tewas Gantung Diri di Dalam Rumah
-
Uncategorized4 minggu yang laluMuncul Titik-titik Amblasan Baru, BPBD Gunungkidul Gandeng Universitas Diponegoro Teliti Struktur Tanah di Tileng
-
Pemerintahan3 minggu yang laluAntisipasi Kasus Kekerasan Layaknya di Kota Yogyakarta, Pemkab Gunungkidul Perketat Pengawasan di Daycare
-
Uncategorized2 minggu yang laluSewindu Mengabdi untuk Pendidikan, SMA Muhammadiyah Al Mujahidin Catatkan 1.000 Prestasi
