fbpx
Connect with us

Pariwisata

Wacana Mudik Diperbolehkan, Kunjungan Saat Libur Lebaran Diperkirakan Naik Signifikan

Diterbitkan

pada

Wonosari,(pidjar.com)–Sejak pertengahan Maret 2022 ini, kunjungan wisatawan ke berbagai obyek wisata di Gunungkidul mengalami penurunan yang cukup signifikan. Kondisi ini diperkirakan akan terus berlangsung selama 1 bulan ke depan. Bahkan, tingkat kunjungan sendiri akan semakin menurun selama memasuki bulan Ramadhan yang akan datang sebentar lagi. Kunjungan baru akan mengalami kenaikan manakala libur lebaran. Untuk masa libur lebaran pada tahun ini diprediksi tingkat kunjungan akan melonjak drastis jika dibandingkan dengan 2 tahun terakhir. Hal ini lantaran pemerintah memperbolehkan masyarakat untuk mudik.

Kepala Dinas Pariwisata Gunungkidul, M. Arif Aldian memaparkan, penurunan tingkat kunjungan wisatawan ke Gunungkidul sendiri sudah terjadi sejak beberapa pekan terakhir. Fenomena semacam ini disebutnya cukup wajar mengingat pada bulan-bulan seperti ini memang sudah bukan lagi peak season kunjungan pariwisata. Untuk peak season sendiri terjadi pada medio Februari hingga awal Maret 2022. Selain itu, adanya penerapan PPKM Level 4 serta dinamika kasus covid yang sempat memuncak juga menjadi penyebab menurunnya kunjungan wisatawan ke kawasan Gunungkidul.

Berita Lainnya  Jogja Smart Province, Program Kolaborasi Wilayah Berbasis Teknologi Informasi Yang Saat Ini Tengah Dikembangkan

Seperti misalnya pada akhir pekan lalu, jumlah pengunjung yang masuk ke kawasan pantai selatan pada hari Sabtu hanya sebanyak 7.009 wisatawan. Sementara pada hari Minggu terjadi peningkatan kunjungan, namun tidak terlalu signifikan jumlahnya yaitu 16.450 wisatawan.

“Untuk bulan Maret ini memang mulai terjadi penurunan setelah jumlah kunjungan meningkat pada medio Februari hingga awal Maret,” terang Arif, Kamis (24/03/2022).

Ditambahkan Arif, penurunan jumlah pengunjung sendiri akan terjadi hingga masa libur lebaran mendatang. Hal ini lantaran, pada beberapa waktu mendatang ini, sudah akan mulai masuk ke bulan Ramadhan. Seperti yang terjadi sejak tahun-tahun sebelumnya, pada masa bulan Ramadhan, tingkat kunjungan wisatawan memang menurun sangat drastis.

Berita Lainnya  Bertepatan dengan Libur Imlek, Jumat Besok Obyek Wisata Gunungkidul Tetap Buka

“Untuk bulan puasa memang biasanya kawasan wisata sepi dari aktifitas,” papar dia.

Namun begitu, pihaknya memperkirakan bahwa lonjakan pengunjung di masa libur lebaran sendiri akan terjadi secara signifikan. Hal ini lantaran saat ini, pemerintah mulai memperbolehkan masyarakat untuk mudik ke kampung halaman. Selama pandemi covid19 yang terjadi sejak 2020 ini, pemerintah memang membatasi mobilitas masyarakat guna mencegah penularan yang mungkin terjadi. Sehingga apabila mudik diperbolehkan, maka tingkat kunjungan di obyek wisata Gunungkidul akan jauh lebih tinggi dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya selama pandemi.

“Memang ada kabar bahwa untuk mudik sudah diperbolehkan, ini memang akan sangat berpengaruh terhadap tingkat kunjungan wisatawan di masa libur lebaran,” lanjutnya.

“Kalau saat ini situasi penularan memang sudah mulai menurun, sehingga ada kemungkinan bahwa mudik diperbolehkan. Namun ini juga masih menunggu keputusan dari pemerintah pusat,” beber dia.

Dinas Pariwisata sendiri akan mempersiapkan diri secara penuh pada masa libur lebaran ini. Persiapan menjadi sangat penting lantaran dengan tingkat kunjungan yang diperkirakan akan meningkat juga diikuti dengan tugas yang berat. Diantaranya adalah mempersiapkan kenyamanan maupun keamanan masyarakat di obyek wisata Gunungkidul.

Berita Lainnya  Antisipasi OTT KPK Masuk Gunungkidul, Ini Pesan Wakil Bupati dan Ketua DPRD

“Penerapan protokol kesehatan menjadi salah satu prioritas terpenting agar nantinya tidak ada penularan di obyek wisata,” lanjut dia.

Iklan
Iklan

Facebook Pages

Iklan

Pariwisata

Berita Terpopuler