fbpx
Connect with us

Peristiwa

Waliyem Ditemukan Tewas di Sungai, Polisi Sebut Ada Indikasi Bunuh Diri

Published

on

Nglipar,(pidjar.com)–Pencarian Waliyem (65) warga Padukuhan Ngunut Jeruklegi, Kalurahan Katongan, Kapanewon Nglipar telah membuahkan hasil pada Jumat (06/11/2020) sore tadi. Lansia tersebut ditemukan hanyut di Sungai Tengklik yang merupakan saluran Sungai Oya dalam kondisi meninggal dunia.

Lurah Katongan, Jumawan mengungkapkan, pencarian yang dilakukan oleh warga dan puluhan relawan akhirnya membuahkan hasil pada pukul 16.00 WIB tadi. Dari penyisiran yang dilakukan di aliran Sungai Oya sampai di Sungai Tengklik, relawan melihat sesosok orang yang kemudian didekati. Namun saat diperiksa ternyata sudah dalam kondisi meninggal dunia.

Sejumlah orang yang menemukan mayat tersebut kemudian melakukan evakuasi untuk diidentifikasi. Keluarga Waliyem juga ada yang dipanggil untuk melakukan pengecekan, mayat tersebut kemudian dipastikan adalah target pencarian.

“Ditemukan di Padukuhan Kepuhsari, Kalurahan Katongan sudah dalam kondisi meninggal dunia,” kata Jumawan.

Selanjutnya korban dibawa ke rumah duka untuk dilakukan proses pemeriksaan oleh petugas medis dan kepolisian. Adapun jarak penemuan dengan titik awal pencarian sekitar 4 sampai 5 kilometer.

Disinggung mengenai penyebab lansia tersebut hanyut masih belum diketahui secara pasti. Dari sejumlah informasi yang diperoleh pamong kalurahan, diketahui Waliyem menderita sakit hipertensi yang menahun dan sering kambuh.

“Belum tahu. Informasinya kemarin sekitar jam 23.00 yang bersangkutan justru memasak pisang, saat ditegur oleh warga Waliyem menjawab “biarin besok banyak orang” sambil meneruskan aktivitasnya dan mencuci semua perabot,” ucapnya.

Sementara itu, Kanit Reskrim Polsek Nglipar Ipda Ngatimin mengungkapkan, pihaknya melakukan proses penanganan dan pengecekan kondisi mayat tersebut. Yang bersangkutan diketahui meninggal sudah beberapa jam sebelum ditemukan.

“Dimungkinkan bunuh diri dengan menceburkan diri ke sungai. Ini baru selesai pemeriksaan. Karena ada bukti-bukti yang mengarah ke situ,” pungkas dia.

Advertisement
Advertisement

Facebook Pages

Advertisement

Pariwisata

Berita Terpopuler