Connect with us

Peristiwa

Tambal Sulam di 13 Titik Jalur Kabupaten Rampung Dikerjakan, Dinas Prioritaskan Akses Pariwisata

Diterbitkan

pada

Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Sedikitnya terdapat 13 titik ruas jalan di wilayah Gunungkidul yang dilakukan penanganan oleh Dinas Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman Gunungkidul. Penanganan tersebut bertujuan untuk memudahkan akses dan mobilitas menjelang libur panjang hari raya. Mendekati arus mudik, 13 belas titik yang menjadi perhatian pemerintah ini telah dilakukan tambal sulam, agar perjalanan tidak terganggu dan mengantisipasi kecelakaan lalu lintas.

Kepala Bidang Bina Marga, Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman, Setyo mengatakan, sejak beberapa waktu lalu pihaknya telah menerjunkan petugas untuk melakukan penambalan pada jalan-jalan yang berlubang. Pengerjaan sendiri dikebut oleh petugas agar sebelum puncak arus mudik perbaikan telah selesai dan tidak mengganggu mobilitas maupun menyebabkan kemacetan.

“Sudah selesai penanganan tambal sulam yang kami lakukan,” ucap Setyo Koordijanto, Rabu (29/05/2019).

Ruas jalan yang dilakukan penanganan oleh pemerintah yakni di jalan Bhayangkara, jalan Siyono-Baleharjo tepatnya disekitar Bundaran Siyono, sepanjang jalan Semanu-Karangmojo, jalan antara Jatiayu-Gunungbang, jalan Gading-Karangtengah. Kemudian Gelung-Gari, jalan Karangtengah-Bejiharjo, dan jalan Jatiayu-Kalilunyu. Tak hanya itu, jalur lain yakni Semin-Kalilunya, jalan Ngawen-Sambirejo, jalan Semanu-Panggul, jalan Panggul-Balon, dan jalan Kulwo-Karanganom. Pengerjaan telah ditargetkan oleh pemerintah selesai secepatnya. Kendati demikian, material atau kontruksi yang digunakan tetap diperhatikan.

Berita Lainnya  Dua Warga Kapanewon Tanjungsari Jadi Korban Senar Layang-layang

Adapun dari DPUPRKP Gunungkidul melakukan tambal sulam hanya di ruas jalan kabupaten, pasalnya kewenangan hanya diranah tersebut. Untuk jalur provinsi maupun jalur nasional diserahkan kepada pihak-pihak berwajib. Surat rekomendasi pun sejak pertengahan bulan puasa telah dikirimkan ke instansi terkait.

“Kalau untuk provinsi dan pusat informasi yang kami dapat juga sudah melakukan perbaikan jalan. Target kan H-10 hingga secara keseluruan penambalan jalan selesai,” tambah dia.

Ia menambahkan, dari DPUPRKP Gunungkidul sendiri memprioritaskan penanganan pada ruas-ruas jalan yang sekiranya mendukung akses ke destinasi pariwisata. Jalur-jalur ini akan seperti tahun-tahun biasanya seringkali dilalui oleh pemudik di sekitar maupun para wistawan. Dengan demikian, diharapkan mampu memberikan kenyamanan bagi pengguna jalan, dan menekan angka kecelakaan akibat menghindari jalan berlubang.

Berita Lainnya  Hanya Berjarak Kurang Dari 1 Km, Dua Kecelakaan di Wonosari Terjadi Dalam Rentan Waktu Yang Sama

Setyo menyadari jika jalur utama Jogja Wonosari ada sejumlah titik jalan yang berlubang dan membutuhkan penanganan. Terlebih jalur tersebut pada waktunya nanti akan dipadati kendaraan, sebisa mungkin dari kabupaten berkoordinasi dengan pihak-pihak lainnya.

Sebelumnya Kepala Seksi Pengendalian dan Operasi Dishub Kabupaten Gunungkidul, Bayu Susilo Aji mengatakan, belum lama ini pihaknya telah melakukan pengecekan terhadap sejumlah ruas jalan di wilayah Kabupaten Gunungkidul. Dalam penyisiran tersebut, Dinas masih menemukan adanya kerusakan jalan yang terjadi. Hasil dari pengecekan ini kemudian disampaikan kepada pihak-pihak terkait untuk segera ditindak lanjuti.

“Kita sudah cek, dinas PU Gunungkidul dan provinsi saat ini sedang melakukan perbaikan. Perbaikan kami harapkan pada H-9 sudah selesai sehingga tidak sampai mengganggu arus mudik serta tidak membuat potensi kemacetan,” ucap Bayu kepada pidjar-com-525357.hostingersite.com beberapa waktu lalu.

Ia menjelaskan, harapan selesainya pengerjaan perbaikan jalan tersebut lantaran pada H-9 diperkirakan arus mudik sudah mulai terlihat. Namun begitu, puncak arus mudik diperkirakan terjadi pada H-3 sampai H-2 lebaran. Untuk saat ini, perbaikan sendiri telah selesai, dari Dinas Perhubungan nantinya masih akan melakukan penyisirian kembali.

Berita Lainnya  Sakit Tak Kunjung Sembuh, Seorang Lansia Nekat Gantung Diri

 

Iklan
Iklan

Facebook Pages

Iklan

Pariwisata

Pariwisata2 hari yang lalu

Listrik Kerap Padam, Sistem Pungutan Retribusi Non Tunai di Pantai Gunungkidul Terganggu

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari, (pidjar.com)–Penerapan sistem pembayaran retribusi wisata secara non-tunai di sejumlah Tempat Pemungutan Retribusi (TPR) kawasan wisata pantai selatan Gunungkidul...

bisnis5 hari yang lalu

Pony Park Klaten Usung Konsep Wisata Ramah Hewan, Edukasi Interaktif Jadi Daya Tarik Utama

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Klaten,(pidjar.com)– Kehadiran Pony Park Klaten (POPA) yang dijadwalkan resmi dibuka pada 28 Juni 2026 tidak hanya menawarkan destinasi wisata...

Pariwisata1 minggu yang lalu

Libur Sekolah, Obyek-obyek Wisata Mulai Dibanjiri Siswa Study Tour

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari, (pidjar.com)-Libur sekolah tahun 2026 mulai menggerakkan sektor pariwisata di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) termasuk juga di Gunungkidul. Saat...

Pariwisata4 minggu yang lalu

Camping Syahdu di Pantai Watukodok

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari,(pidjar.com)– Gunungkidul memamg menjadi gudangnya wisata alam di DIY. Bagaimana tidak, gugusan pantai selatan Kabupaten Gunungkidul menyuguhkan panorama pesisir...

Pariwisata2 bulan yang lalu

Mulai Pertengahan Mei Mendatang, TPR Baron Direncanakan Hanya Layani Pembayaran Retribusi Non-Tunai

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari,(pidjar.com)– Pemerintah Kabulaten Gunungkidul terus berbenah dalam memperkuat tata kelola retribusi yang lebih transparan, efisien, dan adaptif terhadap perkembangan...

Berita Terpopuler