fbpx
Connect with us

Sosial

Warga Girisubo Pasien Positif Covid19 Meninggal Dunia

Published

on

Wonosari,(pidjar.com)–Pasien positif covid 19 di Kabupaten Gunungkidul kembali bertambah pada Jumat (14/08/2020) ini. Dari penambahan 4 kasus hari ini, satu diantaranya yang merupakan seorang perempuan warga kapanewon Girisubo, dinyatakan meninggal dunia.

Kepala Dinas Kesehatan Gunungkidul, Dewi Irawaty mengatakan, dari data terlaporkan pasien terkonfirmasi covid 19 hari ini ada penambahan 4 orang. Adapun keempatnya adalah 3 orang warga Kapanewon Ponjong yang merupakan laki-laki berusia 60 tahun serta 2 perempuan berusia masing-masing 76 dan 60 tahun. Selain ketiga orang tersebut, juga terdapat satu orang lainnya yaitu perempuan 48 tahun warga Kapanewon Girisubo yang kemudian dinyatakan meninggal. Meski telah mengantongi data, namun dari dinas masih melakukan penelusuran penularan covid 19 terhadap yang bersangkutan.

Berita Lainnya  Kesulitan Tangani Depresi Yang Jadi Penyebab Utama Bunuh Diri, Dinkes Akui Kekurangan Tenaga Kesehatan Jiwa

“Kita masih lakukan tracing mengenai adanya penambahan kasus positif. Termasuk juga dari yang meninggal dunia ini,”kata Dewi Irawaty, Jumat (14/08/2020).

Untuk 3 pasien positif yang berasal dari Kapanewon Ponjong, mereka diketahui tertular setelah melakukan kontak langsung dengan pasien positif sebelumnya dari wilayah tersebut.

Ia beberkan lebih lanjut, dengan bertambahnya 4 orang terkonfirmasi ini, pasien positif covid di Gunungkidul menjadi 128 orang. Dari ratusan kasus ini, terdapat 4 orang meninggal dunia, 105 orang sembuh dan 19 lainnya masih dalam perawatan di rumah sakit.

Para pasien positif covid 19 masih menjalani perawatan di sejumlah rumah sakit. Kepada para pasien positif ini, pemantauan kesehatan terus dilakukan. Terlebih bagi mereka yang memiliki penyakit bawaan. Para petugas medis lebih intensif dalam penanganannya.

Berita Lainnya  Mundur dari Pilkada, Wahyu Purwanto Tetap Blusukan ke Pelosok Gunungkidul

“Sementara hari ini untuk pasien sembuh belum ada,” tambahnya.

Pihaknya menghimbau kepada masyarakat agar tetap mematuhi protokol kesehatan. Budaya hidup bersih dan sehat menurutnya bukan hanya untuk melawan corona saja, namun lebih kepada kesehatan masyarakat secara umum. Terlebih dalam penerapan kebiasaan baru ini.

Advertisement
Advertisement

Facebook Pages

Advertisement

Pariwisata

Berita Terpopuler