fbpx
Connect with us

Sosial

Selama Pandemi Berlangsung, PMI Makamkan 61 Jenazah Menggunakan Protap Covid 19

Diterbitkan

pada tanggal

Wonosari,(pidjar.com)–Palang Merah Indonesia bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah Gunungkidul saat ini telah memakamkan sebanyak 61 jenazah dengan protap covid19. Sejak awal pandemi masuk ke Gunungkidul, jumlah pemakaman dengan protokol covid terus meningkat.

Ketua PMI Gunungkidul Iswandoyo mengatakan, selama pandemi covid 19 berlangsung ada 61 jenazah yang dimakamkan dengan protap covid 19. Tindakan ini diambil sebagai langkah antisipasi penyebaran covid 19, dari masyarakat dan keluarga memang meminta bantuan dari PMI untuk pemakaman.

Sabtu (06/06/2020) kemarin pihaknya telah memakamkan jenazah ke-60 pada 03.00 WIB dini hari. Pemakaman kemudian dilakukan pada pagi harinya sekitar pukul 07.00 WIB hingga 08.00 WIB di Karangrejek, Wonosari. Penanganan melibatkan relawan dari PMI dan BPBD Gunungkidul.

Sementara pemakaman jenazah ke-61 dilakukan pada Minggu tengah malam hingga pukul 05.00 WIB subuh. Pemakaman yang dilakukan di Semin ini turut melibatkan relawan dari Tagana.

“Jenazah ke-60 meninggal karena riwayat sakit tumor, jantung, dan diabetes. Sedangkan jenazah ke-61 meninggal saat dalam perjalanan menuju rumah sakit,” jelas Iswandoyo, Minggu (07/06/2020).

Beberapa waktu lalu, Iswandoyo menyampaikan bahwa persediaan sarung tangan bagi relawan mulai menipis. Setelah diajukan ke PMI DIY, pasokan tambahan pun mulai didistribusikan.

Humas PMI DIY, Warjiyani menyampaikan pihaknya mendistribusikan kebutuhan APD hingga perlengkapan lainnya ke seluruh Kabupaten/Kota. Total ada 240 cairan disinfektan, 25 boks vitamin, serta 120 setel pakaian hazmat.

“PMI Gunungkidul mendapatkan tambahan berupa 50 hazmat dan 20 pasang sarung tangan panjang karet,” pungkas Yani.

Iklan
Iklan

Facebook Pages

Iklan

Pariwisata

Berita Terpopuler