fbpx
Connect with us

Peristiwa

Waspada, Gelombang Tinggi Terjang Pantai Selatan Gunungkidul

Diterbitkan

pada

BDG

Wonosari,(pidjar.com)– Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memperingatkam akan adanya potensi gelombang tinggi yang menerjang sejumlah wilayah di Indonesia. Perairan selatan jawa pun diperkirakan akan terjadi gelombang sangat tinggi dengan ombak setinggi 4-6 meter pada 7 Juli hingga 8 Juli esok.

Sekretaris SAR Satlinmas Wilayah II Baron, Surisdiyanto, mengatakan dalam dua hari terakhir gelombang di pantai wilayahnya terpantau cukup tinggi. Berdasarkan perkiraan gelombang mencapai 4 hingga 6 meter.Guna menghindari kecelakaan laut wisatawan, pihaknya pun selalu menghimbau agar wisatawan tidak bermain air terlalu ke tengah.

Terkait kerusakan, menurutnya gelombang tinggi yang terjadi saat ini belum menimbulkan kerusakan pasa kios-kios pedagang ataupun kapal nelayan.

“Kami selalu menghimbau baik teguran langsung ataupun melalui pengeras suara, itu semua juga menyangkut keamanan wisatawan itu sendiri,” kata Surisdiyanto, Jumat (07/07/2023).

Lebih lanjut ia mengatakan, Kamis siang kemarin akibat gelombang tinggi ada kapal milik nelayan di Pantai Kukup yang karam usai diterjang gelombang tinggi. Beruntung kapal tersebut kemudian berhasil dibawa ke tepi pantai oleh Tim SAR.

Berita Lainnya  Pencarian Markiyem Resmi Dihentikan, Keluarga dan Warga Masih Lakukan Pencarian Mandiri

“Untuk saat ini cuaca memang tidak mendukung untuk aktivitas melaut,” paparnya.

Tak hanya itu, salah seorang wisatawan sempat terseret ombak di Pantai Kukup lantaran bermain air terlalu ke tengah saat gelombang tinggi terjadi. Beruntungnya, wisatawan tersebut dapat segera diselamatkan oleh petugas.

Salah seorang wisatawan yang sempat terseret ombak, Septiana Dwi Kusuma, mengatakan dirinya sebelumnya tidak tahu akan gelombang tinggi yang sedang menerjang pesisir selatan Gunungkidul. Ia mengaku hendak mengambil foto di perairan pantai kukup, namun saat sedang berpose ia kemudian diterjang gelombang tinggi yang membuatnya terseret air.

Kejadian itu diakuinya sebagai pengalaman saat bermain air di pantai, atas kejadian itu ia mengaku merasa shock dan mengalami luka di lututnya lantaran terkena batu karang.

Berita Lainnya  Pasca Bentrok di Jogja, Ketua Umum PSHT Larang Anggotanya Berkonvoi

“Tidak begitu memperhatikan ombaknya, tiba-tiba gelombang tinggi datang. Saya sempat berlari tapi terpeleset dan terseret,” tutup wisatawan asal Surabaya itu.

Iklan
Iklan

Facebook Pages

Iklan

Pariwisata

Berita Terpopuler