Info Ringan
Lima Penyebab Gigi Berlubang
Jogja,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Ketika Anda makan dan minum tapi jarang membersihkan mulut, plak akan terbentuk di permukaan gigi. Bakteri yang hidup di dalam plak kemudian akan berkembang biak dan menghasilkan asam. Asam inilah yang akan terus mengikis lapisan terluar gigi (enamel) hingga akhirnya membentuk lubang. Besar-kecilnya lubang tergantung pada banyaknya plak yang menumpuk di permukaan gigi. Bila lubang masih berukuran kecil atau baru terbentuk, Anda mungkin tidak merasa apa-apa. Namun, lain ceritanya bila lubang sudah semakin membesar. Anda mungkin akan lebih sering mengalami sakit nyut-nyutan di area gigi yang bermasalah. Lubang yang kian membesar juga membuat gigi Anda lebih berisiko terinfeksi atau bahkan lepas (tanggal). Nah, berikut beberapa faktor penyebab gigi berlubang.
Jarang Menyikat Gigi
Mulut dan gigi yang kotor merupakan penyebab utama kemunculan plak. Selain di permukaan gigi, plak juga dapat terbentuk di sela-sela gigi dan di bawah garis gusi. Setiap hari plak akan terus terbentuk jika Anda tidak rajin gosok gigi. Plak pada akhirnya membusuk bila dibiarkan terus menumpuk. Akibatnya, gigi Anda akan lebih berisiko berlubang. Oleh karena itu, penting bagi Anda untuk merawat kebersihan gigi dan mulut setiap hari. Sikatlah gigi Anda dua kali sehari, pada pagi setelah sarapan dan malam hari sebelum tidur.
Makanan Dan Minuman Manis
Segala yang manis-manis memang nikmat dan menggoda. Namun, tahukah Anda bahwa makanan dan minuman manis merupakan penyebab gigi berlubang? Ya, ini karena makanan dan minuman manis adalah santapan lezat bagi para bakteri di dalam mulut. Bakteri-bakteri ini akan menggerogoti sisa-sisa gula yang menempel di permukaan gigi dan menghasilkan asam. Asam ini akan bercampur dengan air liur yang kemudian membentuk plak di permukaan gigi. Plak yang dibiarkan menumpuk akan mengikis lapisan enamel gigi hingga lama-lama menyebabkan lubang. Lubang yang semula kecil dapat melebar hingga ke lapisan dalam gigi (dentin) dan bahkan hingga ke pulpa. Pulpa adalah bagian terdalam gigi yang dipenuhi oleh saraf dan pembuluh darah. Bila lubang sudah mencapai bagian ini, maka Anda akan merasakan sensasi nyeri luar biasa. Bahkan, gigi pun akan terasa sakit ketika dipakai mengunyah makanan.

Mulut kering
Tahukah Anda bahwa mulut kering juga bisa jadi penyebab gigi berlubang? Produksi air liur yang sedikit dapat menyebabkan mulut kering. Padahal, air liur penting untuk menjaga kelembapan mulut sekaligus membersihkan sisa-sisa makanan dan plak dari gigi. Senyawa di dalam air liur juga membantu melawan asam yang diproduksi oleh bakteri. Itu sebabnya, mulut yang kering dapat meningkatkan risiko masalah mulut, mulai dari gigi sensitif, gigi berlubang, dan lain sebagainya. Salah satu cara efektif untuk mencegah mulut kering adalah dengan banyak minum air putih. Sebenarnya tidak ada jumlah pasti berapa banyak air yang harus Anda minum setiap hari. Kebutuhan cairan setiap orang mungkin berbeda, tergantung dari usia dan aktivitas mereka sehari-hari.
Penyakit tertentu
Orang yang punya riwayat penyakit asam lambung seperti GERD berisiko tinggi mengalami kerusakan gigi. GERD (refluks asam lambung) menyebabkan asam lambung sering mengalir naik ke kerongkongan sampai mulut. Nah, perpaduan asam lambung dengan asam yang dihasilkan bakteri di mulut dapat mengikis enamel dan dentin. Bila dibiarkan terus, kondisi ini dapat menyebabkan gigi sensitif dan lama-lama berlubang. Penyakit anoreksia dan bulimia juga bisa jadi penyebab gigi Anda berlubang. Kedua penyakit ini memengaruhi produksi air liur di dalam mulut. Hal ini memungkinkan Anda mengalami mulut kering yang menjadi pemicu gigi berlubang.
Usia
Anak-anak dan lansia adalah kelompok orang yang paling rentang mengalami gigi berlubang. Pada lansia, proses metabolisme tubuh cenderung akan melambat seiring usia bertambah. Hal ini membuat orang lanjut usia (lansia) lebih berisiko mengalami berbagai masalah kesehatan, termasuk gigi berlubang. Sejumlah obat yang sedang diminum secara rutin oleh lansia juga bisa menghambat produksi air liur dan menyebabkan mulut. Belum lagi pengaruh gaya hidup selama masa muda, seperti merokok dan sering minum alkohol, yang juga dapat memicu kerusakan gigi di usia tua. Sementara pada anak-anak, di usia ini mereka sedang gemar-gemarnya makan makanan manis. Entah itu es krim, permen, cokelat, kue, atau minuman manis. Sayangnya, hobi mereka makan manis sering tidak dibarengi dengan perawatan gigi yang baik. Akibatnya, anak-anak pun lebih rentan mengalami kerusakan gigi di usia dini. Peran orangtua sangat dibutuhkan untuk merawat kesehatan gigi dan mulut anak-anak. Sejak dini, pastikan anak-anak sudah diajarkan cara merawat gigi dengan benar. Jangan lupa, ajak anak rutin periksa ke dokter gigi sejak gigi susu pertamanya muncul.
-
Uncategorized1 minggu yang laluTak Ikut Aksi di Istana, PPPK Gunungkidul Tetap Serukan Desakan Kepastian Status Kontrak
-
Uncategorized4 minggu yang laluGegara Uang Kembalian Receh, Pelayan Bakmi Jawa Mengaku Dibentak Oknum Anggota DPRD
-
Uncategorized4 minggu yang laluKDMP Karangrejek Panen Lele 4,9 Ton, Capaian Tertinggi di Indonesia
-
Uncategorized4 minggu yang laluLurah di Gunungkidul Kompak Enggan Teken Berita Acara Serah Terima Aset KDMP, Ada Apa?
-
Uncategorized4 minggu yang laluPetani Ditemukan Meninggal Dunia di Ladang Bleberan
-
Uncategorized4 minggu yang laluCiptakan Pilur Jujur dan Bersih, Dinas Awasi Lurah Petahana
-
Uncategorized4 minggu yang laluLansia Asal Ponjong Ditemukan Gantung Diri di Kandang
-
Uncategorized3 minggu yang laluSakit Hati Sering Diejek Ketika Memulung Sampah, 2 Remaja Putri Nekat Bakar Sekolah
-
Uncategorized4 minggu yang laluGelombang Tinggi di Pesisir Gunungkidul, Rusak Perahu Nelayan Hingga Warung
-
Uncategorized2 minggu yang laluSempat Diancam Akan Dilindas Lehernya, Dua Remaja Babak Belur Dihajar Kelompok Pemuda Silat
-
Uncategorized3 minggu yang lalu9.000 Penerima Bansos Gunungkidul Disetop karena Terindikasi Judi Online
-
Uncategorized4 minggu yang laluDua SPPG di Gunungkidul Belum Kantongi SLHS
