Connect with us

Pemerintahan

Lima KUA Ini Akan Luncurkan Kartu Nikah November Mendatang

Diterbitkan

pada

Wonosari, (pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Kementerian Agama melalui Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat mengeluarkan program kartu nikah sebagai identitas pasangan pernikahan tahun 2019 ini. Setiap peristiwa nikah nantinya akan mendapat tiga buah identitas yakni buku nikah untuk kedua mempelai dan satu kartu nikah. Kantor Kemenag Gunungkidul baru-baru ini mendapatkan lima unit alat pencetak kartu nikah. Sejumlah kecamatan pun akan menjadi pilot project dalam menerapkan program baru ini.

Kasi Bimas Islam Kemenag Gunungkidul, Supriyanto mengungkapkan jika sebenarnya program ini telah didengar sejak beberapa bulan lalu. Sejumlah sosialisasi pun telah diikuti kemenag Gunungkidul untuk penerapan system baru ini. Tak hanya itu pembekalan pun juga dilakukan oleh pmerintah pada kantor urusan agama (KUA) yang didapuk sebagai wilayah uji coba.

Berita Lainnya  Bangun Gunungkidul Tanpa Lupakan Ciri Khas, Bupati Badingah Kembali Dapat Penghargaan

“Ada lima kecamatan yang akan kami jadikan pilot project,” kata Kasi Binmas Kantor Kemenag Gunungkidul, Supriyanto kepada pidjar-com-525357.hostingersite.com, Kamis (03/10/2019).

Adapun kelima kecamatan yang akan dijadikan pilot project pencetakan kartu nikah ialah KUA Wonosari, Playen, Paliyan, Tepus dan Semin. Ke lima kantor ini dianggap mampu untuk menerapkan program baru ini selama uji coba. Bakan beberapa yang melatar belakangi juga berkaitan dengan jumlah pengajuan nikah setiap tahun atau bulannya. Psalnya lima KUA ini tergolong tinggi dalam pengajuan pernikahan.

Saat ini peralatan yang dibutuhkan untuk menunjang pencetakan kartu nikah telah didistribusikan ke maasing-masing KUA. Petugas sendiri juga melakukan pembekalan dan pendampingan pada sumberdaya manusia yang nantinya akan mengoperasikan alat tersebut.

“Baru alatnya saja layaknya pritnter tapi untuk kartu. Kemudian untuk kartunya sedang kami ajukan ke Kanwil Kemenag DIY,” ujarnya.

Menurut Supriyanto, harga satu unit printer sendiri mencapaia 18 juta rupiah. Setelah alat dan blangko ini berada ditangan KUA masing-masing kecamatan, para ppasangan pengantin yang akan mendapatkan kartu ini.

Berita Lainnya  Ditetapkan Sebagai Daerah Rawan, 3 Desa Ini Diawasi Khusus Saat Pilkades Serentak

“Paling tidak November mendatang sudah mulai dioperasikan. Para pasangan pengantin akan mendapatkan kartu nikah,” tambah dia.

“Tapi untuk 14 KUA lainnya harusnya tahun 2020 semua sudah mendapatkan mesin pencetak dan blanko kartu nikah,” beber Supriyanto.

Menurutnya, kegunaan buku nikah akan menyederhanakan bukti dari pernikahan seseorang. Kartu nikah ini nantinya memiliki barkod yang terhubung ke sistem informasi pernikahan atau simkah.

” Di dalamnya ada data diri, data wali seperti buku nikah tapi lebih sederhana,” imbuhnya. 

Sehingga nantinya, legalitas pernikahan bisa semakin gamblang dapat dibuktikan. Misalnya seseorang pasangan suami istri yang akan bepergian jauh, cukup membawa kartu tersebut sebagai legalitasnya.

” Kalau bawa buku nikah kemana-mana kan ribet,” tuturnya. 

Sementara itu, Kepala KUA Wonosari, Zudi Rahmanto mengapresiasi atas dijadikannya KUA Wonosari sebagai pilot project penerbitan kartu nikah. Ia berharap dengan keberadaan buku nikah maka legalitas pasangan yang telah menikah semakin terjamin.

Berita Lainnya  Disidak Dinas dan Pertamina, 3 Rumah Makan Besar di Gunungkidul Kedapatan Gunakan LPG Subsidi

“Untuk penerbitan kapan kami mengikuti instruksi saja, tapi untuk pencetakan kami telah memiliki operator yang sudah terlatih,” tandasnya. 

Iklan
Iklan

Facebook Pages

Iklan

Pariwisata

Pariwisata7 hari yang lalu

Hampir Capai Target Tahunan, Baru Juni Pendapatan Retribusi Wisata Telah Capai 35,8 Miliar

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari,(pidjar.com)- Pendapatan Asli Daerah (PAD) sektor pariwisata Kabupaten Gunungkidul hampir mencapai target tahunan meski baru di pertengahan tahun 2026...

Pariwisata1 minggu yang lalu

Gunungkidul Geopark Night Specta 8.0 Masuk KEN 2026, Siap Promosikan Geopark Gunung Sewu ke Dunia

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari(pidjar.com)– Dinas Pariwisata, Ekonomi Kreatif, Pemuda dan Olahraga (Disparekrafpora) kembali menggelar Gunungkidul Geopark Night Specta (GNS) Vol. 8.0 di...

Pariwisata2 minggu yang lalu

Listrik Kerap Padam, Sistem Pungutan Retribusi Non Tunai di Pantai Gunungkidul Terganggu

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari, (pidjar.com)–Penerapan sistem pembayaran retribusi wisata secara non-tunai di sejumlah Tempat Pemungutan Retribusi (TPR) kawasan wisata pantai selatan Gunungkidul...

bisnis3 minggu yang lalu

Pony Park Klaten Usung Konsep Wisata Ramah Hewan, Edukasi Interaktif Jadi Daya Tarik Utama

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Klaten,(pidjar.com)– Kehadiran Pony Park Klaten (POPA) yang dijadwalkan resmi dibuka pada 28 Juni 2026 tidak hanya menawarkan destinasi wisata...

Pariwisata3 minggu yang lalu

Libur Sekolah, Obyek-obyek Wisata Mulai Dibanjiri Siswa Study Tour

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari, (pidjar.com)-Libur sekolah tahun 2026 mulai menggerakkan sektor pariwisata di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) termasuk juga di Gunungkidul. Saat...

Berita Terpopuler