fbpx
Connect with us

Info Ringan

Mengenal Kondisi Psikologis Echoist  Beserta Enam Tandanya

Diterbitkan

pada tanggal

Jogja,(pidjar.com)–Kondisi psikologis ini dapat membuat Anda merasa tidak memiliki kehidupan nyata bagi diri Anda sendiri. Mari Anda pelajari lebih lanjut tentang istilah ini. Sebagian orang pernah mendengar mitos tentang Narcissus dengan berbagai versi. Salah satu versi dari mitos ini menggambarkan seorang peri bernama Echo. Suatu hari ketika Narcissus sedang mengagumi ketampanannya di pantulan aliran sungai, Echo memanggil dan mendekatinya karena dia jatuh cinta dengan Narcissus. Akhirnya Echo memberanikan diri untuk mengungkapkan perasaannya terhadap Narcissus tetapi berakhir dengan penolakan. Akibat dari penolakan itu, Narcissus menerima hukuman untuk selamanya tidak akan puas dengan cerminan dirinya dan berakhir dengan keputusasaan yang berujung bunuh diri. Itulah salah satu versi dari cerita yang ada tentang mitologi ini.

Echoisme ada pada spektrum yang berlawanan dengan narsisme. Seorang echoist memiliki pembawaan diri yang cenderung pendiam, tidak mementingkan diri sendiri dan bertanggung jawab atas apa yang mereka lakukan. Ketika seorang narsistik haus akan perhatian dan pujian, di lain pihak seorang echoist justru tidak mengharapkannya. Ada berbagai potensi masalah yang timbul ketika seseorang memiliki karakter echoist, dan berikut beberapa hal yang dapat menjadi pertAnda Anda memiliki kepribadian tersebut!

Anda Bertolak Belakang dengan Narsistik

Seperti yang Anda ketahui, seorang narsistik selalu mengharapkan banyak perhatian dan pujian. Di lain pihak, seorang echoist justru menghindari diri dari perhatian banyak orang. Hampir semua karakter narsistik tidak muncul pada diri seorang echoist. Ketika Anda lebih banyak memberi dibanding menerima, dan karakter narsistik tidak muncul di diri Anda, ada kemungkinan Anda memiliki karakter echoist.

Anda Tidak Suka Menjadi Pusat Perhatian

Berita Lainnya  Datangkan Alat Canggih Senilai Ratusan Juta, Maduga Bordir Hasilkan Produk Yang Murah Tapi Sempurna

Menjadi pusat perhatian tidak pernah menarik bagi Anda. Terlebih, seorang echoist cenderung menghindar ketika seseorang mencoba mengapresiasi dan memberi pujian. Seorang dengan karakter echoist tidak menyukai pujian dan bahkan akan menolaknya dengan cara menunjukkan hal-hal yang menjadi kekurangan mereka. Mereka tidak terbiasa dengan hal baik yang orang lain katakan tentang mereka.

Tidak Mementingkan Diri Sendiri

Seorang ecoist digambarkan bahkan akan memberikan uang terakhir yang mereka miliki kepada yang membutuhkan. Itu karena mereka tidak mementingkan diri sendiri, murah hati, dan cenderung pendiam. Beberapa echoist adalah orang yang introvert cenderung memilih melakukan berbagai hal sendiri walaupun mereka membutuhkan bantuan orang lain.

Introvert (Pendiam)

Seperti yang telah disebutkan sebelumnya, beberapa echoist  adalah orang yang introvert. Mereka cenderung memilih untuk sendiri di tengah keramaian, bahkan mereka bisa menghabiskan waktu hanya sendiri hingga berhari-hari. Ketika dihadapkan dengan undangan untuk bersosialisasi, mereka akan mencari berbagai cara dan alasan untuk tidak menghadirinya. Dan tentu saja, mereka menolak dengan sehalus mungkin.

Menyalahkan Diri Sendiri

Ketika permasalahan muncul, biasanya orang echoist menjadi pihak yang menerima kesalahan. Bahkan ketika dengan jelas dalam suatu perkara ada orang lain yang bersalah, seorang echoist akan mengajukan dirinya sebagai pihak yang bertanggung jawab. Pada dasarnya, mereka mengorbankan diri sendiri.

Hidup Di Bawah Bayangan Orang Lain

Berita Lainnya  Lima Penyebab Penyakit Pada Kulit

Seorang echoist biasanya hidup di bawah bayangan orang lain, terkadang di bawah bayang-bayang seorang narsistik. Ketika seorang narsistik bergelimang pujian dan perhatian dari sekitar, seorang echoist, yang mana biasanya adalah pasangan dekat dari seorang narsistik, akan hidup di bawah bayang-bayang dan memuja si narsistik.

Menjadi Echoist Dapat Mengacaukan Kehidupan Anda

Walaupun seorang echoist tidak mementingkan dirinya sendiri, pendiam, dan baik, dalam banyak kesempatan mereka justru menciptakan penderitaan bagi dirinya sendiri. Mereka terkadang terjebak dalam hubungan dengan para narsistik, dan kebiasaan menyalahkan diri sendiri mereka dapat sangat menghambat diri mereka untuk berkembang. Karakter echoist dapat mengacaukan hidup seseorang ketika membawa mereka ke kondisi seperti menjelek-jelekkan diri sendiri, menolak bantuan orang lain, berkutat dengan ketakutan dan depresi, serta memiliki hubungan dengan orang yang berkarakter narsistik.

Dari Echoist Menuju Normal

Walaupun adalah suatu hal yang baik untuk bisa lebih mementingkan orang lain, terkadang orang bisa menjadi terlalu berlebihan dalam mengorbankan kepentingan pribadinya, dan membawa dirinya sendiri ke titik terendah dalam kehidupannya. Bukan sesuatu yang buruk untuk menjadi introvert, dan tidak ada yang salah dengan menerima pertolongan orang lain. Dan walaupun Anda tidak menyukai menerima banyak perhatian, tidak ada salahnya untuk sesekali mengargai pujian orang lain terhadap Anda. Justru, ketika Anda dapat menyeimbangan antara kepedulian terhadap orang lain tanpa menjatuhkan kepercayaan terhadap diri Anda sendiri, Anda dapat lebih merasa bahagia untuk diri Anda maupun orang lain.

Iklan
Klik untuk Komentar
Iklan

Facebook Pages

Iklan

Pariwisata

Berita Terpopuler