Connect with us

Pemerintahan

Program Ayunda Si Menik Makan Sego Ceting Kembali Raih Penghargaan

Diterbitkan

pada

Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Pemerintah Kabupaten Gunungkidul kembali mendapatkan penghargaan dan pengakuan atas inovasi yang tengah dikembangkan di masyarakat. Kali ini, penghargaan ini diberikan oleh Wakil Presiden Republik Indonesia dan menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformadi Birokrasi. Inovasi dalam menekan pernikahan dini dan angka stunting di Gunungkidul mendapat pengakuan dari pemerintah pusat.

Setelah masuk dan mendapatkan penghargaan di nominasi Top 99 inovasi daerah, kali ini program Ayunda Si Menik Makan Sego Ceting (Ayo Tunda Usia Menikah Mengawali Gerakan Semangat Gotong Royong Cegah Stunting) dari UPT Puskesmas Gedangsari II masuk dalam Top 45. Tentunya inovasi dalam memberikan pelayanan publik ini sangatlah membanggakan bagi Gunungkidul.

Paling tidak dari lingkup terkecil sendiri telah sadar dalam menekan angka stunting dan pernikahan dini yang terjadi di daerah. Tidak dipungkiri jika angka pernikahan dini di Gunungkidul masih sangatlah tinggi. pernikahan diusia  muda khususnya kurang dari 19 tahun, merupakan penyumpang stunting besar di bumi handayani.

Berita Lainnya  Kekerasan Terhadap Perempuan dan Anak Masih Marak di Gunungkidul, Bagaimana Langkah Pemerintah?

Lahirnya inovasi bersumber dari inisiatif, pengetahuan, serta pengetahuan teknologi. Inovasi diciptakan untuk mempermudah urusan masyarakat, meningkatkan kualitas hidup setiap individu, meningkatkan ekonomi warga bahkan meningkatkan kesehatan masyarakat.

Bupati Gunungkidul, Badingah, mengatakan penguatan pelayanan publik menjadi salah satu kegiatan prioritas reformasi birokrasi,  kebijakan pembinaan inovasi pelayanan publik tidak berhenti pada memunculkan inovasi yang unggul. Inovasi yang lakukan inin ditransfer kepada unit atau institusi lainnya, sehingga dalam implementasinya dapat berkelanjutan.

“Bahwa mempertahankan inovasi, melanggengkan inovasi, serta kebermanfaatan inovasi agar berguna bagi kemaslahatan masyarakat, serta adaptif menjawab dinamika permasalahan yang ada, itulah tujuan utama inovasi,” ungkap Bupati, Kamis, (17/10/2019).

Ia mengapresiasi kepada seluruh jajaran Dinas Kesehatan, juga Pemerintah Daerah Gunungkidul yang selalu bersinergi dan memberikan pelayanan yang terbaik bagi masyarakat. Diharapkan program dari kawasan utara ini lebih optimal dalam penerapannya, tak hanya di Gedangsari saja melainkan juga di kawasan lain. Sehingga daerah dapat lebih maju kembali.

Berita Lainnya  Terancam Bencana Alam, Ribuan Sekolah Berdiri di Lokasi Rawan

“Alhamdulillah semua ini dapat terwujud karena masyarakat Gunungkidul yang selalu kompak, semangat, guyub rukun, dan tentunya dukungan dan sinergi dari semua pihak,”ujar Badingah.

Lebih jauh dijelaskan bahwa, kompetisi inovasi ini sejalan dengan visi Indonesia Maju. Inovasi menjadi kekuatan penting untuk menghadirkan pelayanan pemerintah yang diinginkan publik. Sejak 2013, Kementerian PANRB menggaungkan gerakan One Agency, One Innovation. Beliau menegaskan, paradigma melayani menjadi nilai dan budaya yang mendorong reformasi birokrasi, baik di pusat atau daerah.

“Permasalahan yang ada tentu kami upayakan pemecahan dan penanganan. Memang untuk Ayunda Si MEnik MAkan Sego Ceting ini menjadi salah satu terobosan unggulan kami,’ tambah dia.

Pemerintah daerah yang masuk dalam 45 inovasi ini, akan menerima Dana Intensif Daerah (DID). Dengan ketentuan pemberian DID harus memenuhi kriteria utama, yakni meraih predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP), penetapan APBD tepat waktu, memiliki Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP), serta menerapkan e-government.

Berita Lainnya  Terkendala Pandemi, DPRD Gunungkidul Baru Bahas 3 Raperda

 

Iklan
Iklan

Facebook Pages

Iklan

Pariwisata

Pariwisata5 hari yang lalu

Camping Syahdu di Pantai Watukodok

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari,(pidjar.com)– Gunungkidul memamg menjadi gudangnya wisata alam di DIY. Bagaimana tidak, gugusan pantai selatan Kabupaten Gunungkidul menyuguhkan panorama pesisir...

Pariwisata1 bulan yang lalu

Mulai Pertengahan Mei Mendatang, TPR Baron Direncanakan Hanya Layani Pembayaran Retribusi Non-Tunai

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari,(pidjar.com)– Pemerintah Kabulaten Gunungkidul terus berbenah dalam memperkuat tata kelola retribusi yang lebih transparan, efisien, dan adaptif terhadap perkembangan...

Pariwisata1 bulan yang lalu

Optimalisasi TKP Senopati, Pemkot Siapkan Pangkalan Becak dan Andong untuk Mudahkan Wisatawan

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4   Jogja,(pidjar.com)– Pemerintah Kota Yogyakarta melalui Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Yogyakarta bergerak cepat menyiapkan penataan baru di kawasan Tempat...

Pariwisata2 bulan yang lalu

Wisatawan Pantai Krakal Keluhkan Bawa Tikar Sendiri Tetap Dipungut Uang Sewa, Ini Respon Dinas

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari,(pidjar.com)– Gunungkidul saat ini menjadi primadona bagi wisatawan luar daerah untuk mengisi waktu libur panjang mereka. Dalam setiap momen...

Pantai gunungkidul Pantai gunungkidul
Pariwisata2 bulan yang lalu

Menikmati Pesona Baru Pantai Sepanjang yang Memikat Wisatawan Berkunjung ke Gunungkidul

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Tanjungsari,(pidjar.com)– Berbicara tentang pantai di Kabupaten Gunungkidul memang tidak ada habisnya. Pasalnya, daerah ini memiliki puluhan pantai dengan keindahan...

Berita Terpopuler