fbpx
Connect with us

Info Ringan

Lima Manga Dengan Tema Detective

Published

on

Jogja,(pidjar.com)–Manga atau komik Jepang seringkali dianggap sebagai bacaan anak-anak, karena gambarnya yang terkesan kekanak-kanakan. Padahal, banyak manga yang bertema dewasa dengan cerita yang berat, sulit dicerna dan tidak cocok untuk dibaca oleh anak-anak. Salah satunya adalah manga bergenre misteri, seperti hantu dan monster yang gambarnya mengerikan, atau manga misteri yang membawa unsur psikologis, detektif dan pembunuhan. Dari manga yang mengadaptasi cerita novel Sherlock Holmes sampai manga detektif dengan ide cerita yang original, komik-komik detektif asal Jepang memang patut diperhitungkan. Pasalnya, ceritanya tidak terbatas hanya di seputar pembunuhan maupun pencurian, lho. Nah, jika berminat membaca manga, berikut lima manga dengan tema detective!

Detective Conan

Siapa yang tidak tahu “Detective Conan”? Manga yang rilis sejak tahun 1994 ini merupakan manga misteri terpopuler hingga sekarang. Selain movie-nya yang dirilis setiap tahun, ada banyak parodi tentang manga dan anime “Detective Conan” di manga dan anime lain, saking ikoniknya manga ini. Komik ini bercerita tentang Conan Edogawa yang sebetulnya memiliki nama Shinichi Kudo. Ialah detektif SMA terkenal yang sering membantu kepolisian memecahkan kasus-kasus sulit.

Death Note

Anda penggemar cerita misteri yang anti mainstream dengan ide yang original? “Death Note” adalah jawabannya. Berbeda dengan komik di atas, “Death Note” merupakan anime yang cukup singkat, padat dan tetap menghibur dengan unsur misteri, teka-teki, serta strateginya. “Death Note” diawali dengan kisah anak SMA bernama Light Yagami yang mulai bosan dengan kehidupannya. Light Yagami merupakan anak SMA teladan, tampan, berkarisma, cerdas dan jenius. Namun, ia merasa kehidupannya biasa-biasa saja dan membosankan, sampai ia menemukan sebuah buku bertuliskan Death Note.

Berita Lainnya  Delapan Hobi Sederhana Yang Mampu Melepas Penat

Death Note adalah buku catatan kematian milik malaikat pencabut nyawa (atau dalam istilah Jepangnya ‘shinigami’) bernama Ryuk. Sama bosannya seperti Light, Ryuk iseng menjatuhkan buku catatan kematiannya dan penasaran bagaimana jika buku tersebut digunakan oleh manusia. Buku Death Note memiliki kemampuan supernatural yang mampu membunuh siapapun yang namanya ditulis di buku itu.

Detektif Kindaichi

“Detektif Kindaichi” merupakan salah satu komik misteri yang tergolong senior. Terbit sejak 1984 hingga tahun 2000, tidak heran jika art style pada komik ini masih menggunakan gaya lama alias gaya tahun 90-an. Berbeda dengan tokoh utama di banyak komik detektif yang biasanya merupakan seorang yang jenius dan kutu buku, Hajime Kindaichi merupakan siswa SMA yang pemalas, dianggap bodoh dan kurang sopan. Namun, di balik sifat malasnya, Kindaichi mampu memecahkan kasus-kasus sulit. Sedikit banyak, kemampuan Hajime mirip dengan kakeknya yang merupakan detektif terkenal.

Meski memiliki gaya gambar yang tergolong jadul, kualitas cerita di setiap kasus komik “Detektif Kindaichi” terbilang bagus. Berbeda dengan “Detective Conan” yang biasanya selesai dengan satu dua chapter, kasus di komik ini lebih panjang, lebih sadis dan lebih rumit.

Detective School Q

“Detective School Q” merupakan salah satu manga lama juga. Karena tergolong jadoel, gaya gambarnya tidak jauh berbeda dengan komik “Detektif Kindaichi”. Manga ini diawali dengan cerita Kyu Renjo yang bercita-cita menjadi detektif sekeren seorang paman yang dulu menyelamatkannya dari penculikan ketika ia masih kecil. Untuk mewujudkan cita-cita tersebut, Kyu masuk ke sekolah detektif terkenal yang bernama DDS alias Dan Detective School.

Berita Lainnya  Lima Tips Membuat Scrub dari Bahan Alami

Sesampainya di DDS, Kyu masuk ke kelas Q dan bertemu dengan teman-teman yang sama-sama ingin menjadi detektif. Setiap teman-teman Kyu memiliki kemampuan spesialnya masing-masing. Ada yang pandai di bidang teknologi, bela diri, memiliki ingatan fotografi, serta ada yang memiliki kemampuan analisis yang hebat. Kasus-kasus di DDS tergolong apik dan menarik, seperti misteri bangunan sekolah DDS sendiri maupun kisah-kisah di sekitar mereka. Trik yang dipakai di komik ini cukup rumit, namun Kyu dan teman-temannya berhasil memecahkan satu demi satu kasus-kasus tersebut.

Q.E.D.

Komik detektif yang satu ini merupakan singkatan dari istilah latin Quot Erat Demonstrandum yang berarti ‘yang sudah terbukti’. Terbit sejak tahun 1997, “Q.E.D” mengedepankan kasus-kasus yang berbau matematika, baik dari rumus matematika simpel sampai yang rumit. Tokoh detektif di sini bernama So Toma. Ia merupakan pemuda jenius lulusan matematika MIT yang akhirnya pindah ke sekolah SMA biasa di Jepang. Kejeniusannya membuat So Toma seringkali dimintai bantuan untuk memecahkan kasus dari kepolisian maupun permintaan teman-teman kuliahnya di luar negeri. Kasus dalam komik “Q.E.D” terbilang cukup luas. Selain pencurian dan pembunuhan, kadang kasusnya juga berlatar kebijakan politik maupun hukum di negara selain Jepang. Tapi, kebanyakan kasusnya memang bertema matematika.

 

Advertisement
Advertisement

Facebook Pages

Advertisement

Pariwisata

Berita Terpopuler