fbpx
Connect with us

Pemerintahan

7 Orang Lolos Seleksi Administrasi Rebutkan Kursi Direktur Umum PDAM, Berapa Gajinya?

Published

on

Wonosari,(pidjar.com)–Pemerintah Kabupaten Gunungkidul beberapa waktu yang lalu menggelar seleksi Direktur Umum Perusahaan Daerah Air Minum Tirta Handayani untuk periode 2021-2026. Posisi ini cukup banyak peminatnya. Hal tersebut nampak wajar, pasalnya jabatan tersebut menikmati gaji cukup fantastis mencapai puluhan juta per bulannya.

Ketua Panitia Seleksi calon anggota direksi PDAM Tirta Handayani, Anik Indarwati mengatakan, sejak awal pembukaan seleksi ada 10 pendaftar.  Ada sejumlah ujian untuk menjadi Direktur Umum PDAM di antaranya seleksi administrasi, ujian kompetensi keahlian yang terdiri dari psikotes, ujian tertulis dan paparan serta uji gagasan rencana bisnis serta rekam jejak.

“Seleksi administrasi lolos tujuh, kemudian mereka sudah melakukan psikotes pengumumannya besok Senin,” ujar Anik, Kamis (01/04/2021).

Anik menambahkan, untuk ujian psikotes serta rekam jejak yang mengujikan pihak ketiga. Dari rentetan seleksi, nanti diambil tiga calon Direktur Umum dengan nilai terbaik.

“Untuk hasil akhir yang menentukan bupati, secara rigid sudah diatur di Permendagri Nomor 37 Tahun 2018 tentang Pengangkatan dan Pemberhentian Dewan Pengawas atau Anggota Komisaris dan Anggota Direksi BUMD,” papar dia.

Ia menjelaskan, pada awalnya, terdapat 10 orang pendaftar. Dari jumlah itu, 6 merupakan karyawan PDAM sedangkan 4 dari luar.

“Setelah seleksi administrasi 6 karyawan PDAM lolos dari luar 1,” jelas Anik.

Mengingat cukup banyaknya yang mendaftar, dan isu yang cukup hangat di media sosial warga Gunungkidul mengenai jabatan ini, tentu publik cukup penasaran dengan besaran gaji Direktur Umum PDAM Tirta Handayani. Kasubag Humas PDAM Tirta Handayani, Salafudin mengatakan, jabatan Direktur Umum sendiri berlangsung selama lima tahun.

“Take home pay sekitar Rp 15 hingga Rp 20 juta, kemudian Dirum akan mendapatkan mobil dinas satu unit dari Datsun,” tandas Udin.

Muncul Isu Orang Titipan, Pansel : Kami Bekerja Profesional

Salah seroang panitia seleksi dalam pengisian Dirum PDAM, Bambang Riyanto mengatakan bahwa pihaknya akan bekerja secara profesonal dalam kegiatan kali ini. Dirinya juga menegaskan bahwa tidak akan ada permainan suap untuk mendapatkan kursi Dirum kali ini.

“Walaupun ada yang bermain sekalipun. Saya jamin kami pansel tidak terpengaruh dan tetap melakukan penilaian secara obyektif. Saya jamin 100 % fair. Kehormatan adalah segala-galanya bagi kami,” kata dia.

Dirinya juga menghimbau kepada para peserta agar tidak melakukan kecurangan. Salah satunya dengan permainan suap jabatan. Dirinya juga berharap peserta tidak menjadi korban penipuan oknum yang tak bertanggungjawab.

“Kami himbau jangan percaya siapapun, jangan sampai menjadi korban penipuan. Tidak ada yang bisa menjamin lolos seleksi sampai akhir,” tandasnya.

Sementara itu, Bupati Gunungkidul, Sunaryanta berharap proses seleksi dapat dilakukan secara profesional. Dirinya juga memberikan ultimatum keras bagi pejabat di tingkat kabupaten bila kedapatan bermain suap jabatan akan langsung dilakukan tindakan tegas.

“Ultimatum keras, pejabat yang bermain akan saya copot dari jabatannya,” tandas Sunaryanta.

 

Advertisement
Advertisement

Facebook Pages

Advertisement

Pariwisata

Berita Terpopuler