fbpx
Connect with us

Pemerintahan

Puluhan Orang Pengidap TBC Meninggal Dunia, Dinkes Lakukan Penelusuran

Published

on

Wonosari,(pidjar.com)–Dinas Kesehatan Kabupaten Gunungkidul berupaya melakukan penyisirian orang yang diduga menderita penyakit Tuberkulosis atau TBC. Hal ini dilakukan agar penderita penyakit ini segera mendapatkan penanganan. Selain itu, juga sebagai upaya pencegahan penyebarannya penyakit agar tidak semakin meluas.

Melihat data tahun 2020 kemarin, ada 1.040 orang menderita TBC. Akan tetapi baru 33,66 persen atau 344 orang yang rutin menjalani pemeriksaan. Sedangkan sisanya masih belum diketahui. Apapun dari kasus yang diketahui tersebut, 27 penderita sampai meninggal dunia.

Kepala Seksi Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular, Dinas Kesehatan Gunungkidul, Diah Prasetyorini memaparkan, dinas kesehatan bersama dengan puskesmas berupaya melakukan penelusuran. Pasalnya akan sangat berbahaya jika terus dibiarkan dan tidak ditangani oleh medis. Satu orang penderita bisa menularkan ke 10 hingga 15 orang dengan cara-cara tertentu.

“Terus kami upayakan penangannya bagi yang sudah terdeteksi. Kemudian untuk yang belum terdeteksi tetap dilakukan penelusuran,” kata Diah Prasetyorini.

Untuk mereka yang telah terdeteksi dinas maupun puskesmas memberikan pendampingan terkait dengan pemeriksaan. Kemudian untuk penderita dan keluarga juga diberimotivasi agar tetap semagat dan rutin melakukan pengecekan.

“Pendampingan sangat perlu. Masyarakat juga ditekankan untuk tidak melakukan sikap deskriminasi terhadap penderita, tapi justru disemangati,” imbuhnya.

Menurutnya gejala antara TBC dengan corona hampir sama. Tak jarang warga justru ada ketakutan tersendiri untuk melakukan pengecekan di tengah situasi pandemi.

“Penyakit ini patut diwaspadai. Mari bersama memupuk kesadaran untuk melakukan pengecekan,” jelas Diah.

Advertisement
Advertisement

Facebook Pages

Advertisement

Pariwisata

Berita Terpopuler