Olahraga
Tampilkan Permainan Menyerang, SMK N 3 Wonosari Tumbangkan SMK N 2 Wonosari
Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Duel seru berlangsung ketika tim sepak bola SMK N 2 Wonosari melawan SMK N 3 Wonosari pada lanjutan babak 8 besar Liga Pelajar Gunungkidul (Lipeg) di stadion Gelora Handayani pada Kamis (07/03/2019) sore kemarin. Dalam pertandingan tersebut, SMK N 3 Wonosari berhasil menumbangkan tim favorit, SMKN 2 Wonosari dengan skor 2-3. Meski berhasil meraih kemenangan penting, namun peluang SMK N 3 Wonosari untuk bisa maju ke babak semifinal tetap berat lantaran harus bergantung pada hasil pertandingan lanjutan dari tim lain.
Grup F babak 8 besar Lipeg sendiri memang sengit. Keempat tim yang tergabung dalam grup ini yaitu SMKN 2 Wonosari, SMA N 1 Tanjungsari, SMK N 3 Wonosari, serta SMK Muhammadiyah 1 Playen sama-sama mengantongi angka 3. Namun begitu, SMA N 1 Tanjungsari masih menjadi yang terdepan untuk bisa lolos ke babak selanjutnya lantaran mereka baru memainkan 1 pertandingan. Untuk SMK Muhammadiyah 1 Playen dan SMK N 2 Wonosari telah memainkan 2 pertandingan sementara SMK N 3 Wonosari sudah menjalani 3 pertandingan.
Adapun jalannya pertandingan antara SMK N 2 Wonosari dengan SMK N 3 Wonosari memang langsung berjalan seru sejak awal pertandingan. Kedua tim langsung menerapkan permainan menyerang. SMK N 3 Wonosari yang dalam posisi terjepit lantaran kalah dalam 2 pertandingan awalnya berusaha untuk menguasai jalannya pertandingan. Terlihat sekali anak-anak SMK N 3 Wonosari berusaha memforsir kemenangan.
Usaha mereka akhirnya membuahkan hasil setelah pada menit ke 26, SMK N 3 Wonosari kemudian berhasil unggul melalui tendangan bebas. Gol ini menambah semangat anak asuh dari coach Firma Summa untuk terus menggencarkan serangan. Hasil positif kembali diraih setelah pada menit ke-33, mereka berhasil menggandakan keunggulan melalui Aji Tri yang memanfaatkan blunder dari penjaga gawang lawan. Skor menjadi 0-2 untuk keunggulan SMK N 3 Wonosari sekaligus menutup babak pertama.
Pada babak kedua, Aji Tri kembali menunjukkan ketajamannya setelah mampu memanfaatkan kemelut di depan gawang SMK N 2 Wonosari pada menit ke 51. Keunggulan besar 3-0 ini melecut semangat para pemain SMK N 2 Wonosari untuk bangkit dari keterpurukan. Mereka mulai mengambil inisiatif serangan dan menggempur barisan pertahanan SMK N 3 Wonosari yang nampak sangat percaya diri pada pertandingan ini.

Serangan ini membuahkan hasil setelah wasit memberikan hadiah penalti. Kesempatan ini berhasil dimanfaatkan dengan baik untuk mengurangi ketertinggalan mereka menjadi 3-1 oleh Iqbal.
Gol ini semakin membuat mereka bersemangat untuk terus menggencarkan serangan. Drama kemudian terjadi pada masa-masa akhir pertandingan. Kemelut di kotak pertahanan tim SMK N 3 Wonosari berhasil dimanfaatkan oleh para penyerang SMK N 2 Wonosari untuk mencetak gol. Sesaat setelah gol yang membuat skor menjadi 3-2 tersebut, wasit meniupkan peluit tanda pertandingan berakhir.
Menanggapi hasil pertandingan tersebut, pelatih SMK N 3 Wonosari, Firma Summa mengapresiasi permainan timnya. Ia menyebut semangat para pemain sangat luar biasa sebab sebelumnya mereka telah menelan kekalahan.
“Secara keseluruhan, kerja tim sangat memuaskan, sejumlah peluang yang ada mampu dimanfaatkan dengan baik,” kata Firma.

Bagan klasemen sementara Grup F
Firma menyadari bahwa peluang timnya untuk lolos ke babak selanjutnya sangat berat. Hal ini lantaran 2 kekalahan pada pertandingan pertama yang membuat timnya terbenam di dasar klasemen lantaran kalah selisih gol. Pihaknya masih harus bergantung pada hasil pertandingan lainnya dan berharap SMA N 1 Tanjungsari bisa menyapu bersih sisa pertandingan dengan kemenangan besar.
“Selisih gol akan menjadi penentu kelolosan kami. Istilahnya saat ini kita njagake SMA N 1 Tanjungsari bisa menang dengan selisih 3 gol melawan SMK N 2 Wonosari agar kami bisa lolos,” urai dia.
Hal lain yang ia soroti dalam pertandingan kali ini adalah terkait kepemimpinan wasit Suprapto. Ada sejumlah keputusan wasit yang dianggapnya sangat merugikan timnya.
“Termasuk handsball penalti dan gol injury time itu, padahal kalau hasilnya tetap 3-0 peluang kami untuk lolos besar,” keluh dia.
-
Uncategorized3 minggu yang laluMantan Kepala Benarkan Alat-alat Musik Studio SKB Gunungkidul Berada di Rumahnya, Sebut Untuk Kursus Musisi Muda Kawasan Selatan
-
Uncategorized3 hari yang laluGeger Pagi di Ponjong, Perempuan Muda Ditemukan Gantung Diri di Pohon Coklat
-
Uncategorized2 minggu yang laluTak Berhasil Saat Diminta Perbaiki Listrik, Dimas Dikeroyok Secara Brutal, Dari Diinjak Hingga Dihantam Senter
-
Sosial4 minggu yang laluKisruh Tunggakan Capai 85 Juta Dalam Dua Tahun Terakhir, Penyetoran Pembayaran PBB-P2 di Kalurahan Sawahan “Bocor”?
-
Peristiwa2 hari yang laluJenazah Korban Gantung Diri Diotopsi, Kemungkinan Korban Pembunuhan?
-
Uncategorized5 hari yang laluNikung Terlalu Melebar, Mahasiswi Tewas Usai Hantam Motor
-
Uncategorized1 minggu yang laluPilur Kelor Memanas, Lurah Petahana Dituding Curi Start Numpang Program
-
Uncategorized1 minggu yang laluDelapan Dapur SPPG di Gunungkidul Tak Kunjung Beroperasi, Dari Persoalan IPAL Hingga Izin BGN
-
Uncategorized3 minggu yang laluStudio Musik dan Rekaman SKB Gunungkidul Kini Lumpuh Total Gegara Alat Hingga Sound Dibawa Pulang Mantan Pejabat
-
Uncategorized3 minggu yang laluTragis, Wanita Muda Ditemukan Gantung Diri di Kamarnya
-
Uncategorized3 minggu yang laluDua Kasus Gantung Diri Terjadi dalam Sehari di Gunungkidul, Lansia Pria dan Perempuan Ditemukan Meninggal
-
Pemerintahan4 minggu yang laluProyek Pengeboran Bekah Gagal Total Karena Salah Anilisis, PDAM Tirta Handayani Diminta Gandeng Akademisi
