Peristiwa
Hilang Sejak Jumat, Warga Songbanyu Ditemukan Tewas Gantung Diri di Gunung Belakang Rumah
Girisubo,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Rentetan aksi gantung diri pada bulan Februari ini di Gunungkidul terus terjadi. Setelah sebelumnya peristiwa bunuh diri terjadi di Kecamatan Playen dan Karangmojo, kali ini aksi bunuh diri kembali terjadi di Kecamatan Girisubo. Ngatmi (55) warga Songbanyu RT 01 RW 02, Desa Songbanyu ditemukan tewas tergantung di pohon pada Sabtu (17/02/2018) pagi tadi.
Kapolsek Girisubo, AKP Mursidiyanto, Ngatmi diketahui meninggalkan rumah sejak Jumat (16/02/2018) siang sekitar pukul 12.00 WIB. Kepergian Ngatmi yang tanpa kabar membuat keluarga dan kerabatnya panik.
Berbagai upaya pencarian dilakukan oleh keluarga korban. Dibantu warga dan pihak kepolisian, nasib dan keberadaan Ngatmi tak kunjung diketahui hingga larut malam tadi.
"Ngatmi diketahui gangguan jiwa. Kemarin keluarga sudah melakukan pencarian hingga larut malam namun tak membuahkan hasil," ujar Mursidi, Sabtu siang.
Baru sekitar pukul 05.15 WIB pagi tadi, Satino (60) yang merupakan kakak Ngatmi melakukan pencarian di gunung belakang rumahnya. Tak cukup mudah, pasalnya gunung tersebut dipenuhi semak belukar. Upaya pencarian tersebut pada akhirnya membuahkan hasil setelah Satino berhasil menemukan Ngatmi. Namun sayang ketika ditemukan, Ngatmi sudah dalam kondisi tak bernyawa.

"Saat itu kemudian saksi melaporkan ke dukuh setempat dan akhirnya sampai pada kami," imbuh Mursidi.
Lebih lanjut dikatakan Mursidiyanto, Ngatmi ditemukan dalam posisi tergantung tali yang diikatkan di sebatang pohon akasia. Kedua kaki korban menyentuh tanah dengan kaki kiri sedikit tertekuk.
"Korban gantung diri menggunakan tali plastik berwarna hijau," terang Kapolsek.
Setelah korban diturunkan, petugas media dari puskesmas melakukan pemeriksaan. Meski ditemukan luka pada bagian kaki, namun petugas meyakini bahwa korban murni gantung diri.
"Kakinya luka bekas benturan batu, wajah bersih tidak ada pukulan, perut mengembang, ada jeratan tali di leher dan lidahnya menjulur. Kita yakini korban murni bunuh diri," pungkas Mursidiyanto.
-
Uncategorized4 minggu yang laluTak Ikut Aksi di Istana, PPPK Gunungkidul Tetap Serukan Desakan Kepastian Status Kontrak
-
Uncategorized3 minggu yang laluAdu Banteng Dua Motor di Wonosari, Dua Pengendara M3nIngg4l di TKP
-
Uncategorized4 minggu yang laluTolak Tawaran Uang Damai, Korban Penganiayaan Brutal Oknum Pesilat Bersikukuh Tak Cabut Laporan
-
Uncategorized4 minggu yang laluSiaga Darurat Gunungkidul Diperpanjang 3 Bulan, Kemarau Diprediksi hingga November
-
Uncategorized4 minggu yang laluProses Pembebasan Lahan Berproses, Sekolah Internasional Bakal Segera Dibangun di Patuk
-
Uncategorized2 minggu yang laluMerintis Watusigar Gemilang, Feri Sulistyono Usung Digitalisasi dan Transparansi Pemerintahan
-
Uncategorized4 minggu yang lalu7 Hektare Lahan Jati di Bodoyo Terbakar
-
Uncategorized4 minggu yang laluTabrakan di Jalan Lingkar Utara Piyaman, Pelajar 17 Tahun Tewas di Lokasi
-
Uncategorized4 minggu yang laluPilur Serentak Gunungkidul, 2 Kalurahan Ajukan Seleksi Tambahan
-
Uncategorized3 minggu yang laluCek Dapur MBG di Gunungkidul, Wakil Ketua Komisi VII Apresiasi SOP Pelaksanaan MBG
-
Uncategorized4 minggu yang laluKecelakaan Maut di Ponjong, Pengendara Vega Meninggal Usai Tabrakan dengan Karimun
-
Uncategorized2 minggu yang laluWarga Kelor Pertanyakan Pembangunan Tower 72 Meter, Mengaku Tak Pernah Dilibatkan
