Connect with us

Pemerintahan

Muncul Luka di Jari Tangan Usai Konsumsi Kambing, 5 Warga Dadapayu Positif Antraks

Diterbitkan

pada

Semanu,(pidjar.com)– Kasus antraks kembali ditemukan di Kabupaten Gunungkidul. Dinas Kesehatan Kabupaten Gunungkidul memastikan adanya sejumlah warga yang terpapar antraks dengan gejala luka pada kulit setelah sebelumnya mengolah dan mengonsumsi ternak mati serta ditemukan sejumlah kambing mati mendadak di wilayah Padukuhan Pelem dan Kerdon, Kalurahan Dadapayu, Kapanewon Semanu.

Programmer Penyakit Menular Zoonosis Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Kabupaten Gunungkidul, Eko Mujiarto, mengatakan pada awal.September 2026 kemarin terdapat salah seorang warga Dadapayu yang memeriksakan luka pada jari tangannya.

Secara kasat mata, luka tersebut mirip dengan ciri-ciri orang terpapar antraks. Selanjutnya dari Dinas Kesehatan dan Dinas Pertanian dan Pangan Gunungkidul turun ke lapangan untuk melakukan pelacakan.

Berita Lainnya  Ini Penyebab Ledakan Kasus Positif Corona di Wonosari

“Penelusuran dilakukan terhadap warga yang menyembelih, mengolah maupun mengonsumsi daging kambing yang sebelumnya mati,” kata Eko.

Ia menjelaskan, pada tanggal 29 Agustus 2026 terdapat ternak kambing di wilayah tersebut yang mati. Kemudian kambing diolah dan dikonsumsi oleh 54 orang di Padukuhan Pelem dan Kerdon. Selamg 3 sampai 4 hari, beberapa warga mulai merasakan gejala.

Ada ima orang mengalami gejala pada kulit. Empat di antaranya masih mengalami luka basah, sementara satu orang lainnya lukanya sudah mulai mengering. Selain itu, terdapat dua warga yang mengalami gejala diare.

Eko menjelaskan, lima warga yang mengalami luka pada kulit tersebut merupakan orang-orang yang terlibat langsung dalam proses pemotongan dan pengolahan daging kambing.

“Sampel dari lesi atau luka pada kulit sudah diambil untuk pemeriksaan laboratorium. Hasil pemeriksaan menunjukkan positif antraks,” jelasnya.

Dengan adanya temuan tersebut, kemudian pihaknya langsung melakukan antisipasi dengan memberikan pengobatan atau profilaksi terhadap puluhan warga yang turut konsumsi daging tersebut. Langkah ini dimaksudkan agar tidak ada gejala atau kasus baru yang dialami oleh warga.

Berita Lainnya  Gaji Tinggi, Ratusan Warga Gunungkidul Merantau ke Luar Negeri

“Dari Dinkes juga sudah memberikan antisipasi berupa pengobatan kepada warga yang ikut mengonsumsi daging kambing tersebut agar tidak timbul gejala antraks,” imbuhnya.

Menurut Eko, terhitung dari kasus kematian ternak terakhir pada tanggal 10 September sampai saat ini tidak ada laporan gejala atau kasus tambahan di 2 wilayah tersebut.

“Kasus kematian ternak yang pertama itu pada 29 Agustus 2026. Kemudian dari tanggal tersebut sampai tanggal 10 September ada kasus kematian kambing secara berturut-turut, total ada 7 ekor yang mati mendadak,” ucap dia.

Saat ini pemantauan dilakukan terhadap warga di Padukuhan Pelem dan Kerdon. Mereka yang memiliki riwayat mengonsumsi daging tersebut akan dipantau selama kurang lebih 60 hari sejak mengonsumsi daging.

Berita Lainnya  Berkaca Dari Langkanya Minyak Goreng, Gunungkidul Berpotensi Kembangkan Industri Minyak Kelapa

Pemantauan juga tidak hanya dilakukan di tingkat padukuhan. Dinkes memperluas pemantauan hingga tingkat kalurahan mengingat adanya kemungkinan warga dari wilayah lain yang juga memiliki riwayat kontak dengan ternak maupun hasil olahan daging tersebut.

“Perkembangan di lapangan masih terus dipantau selama 60 hari sejak kasus pertama. Kami juga koordinasi dengan Dinas Pertanian dan Pangan,” pungkasnya.

Iklan
Iklan

Facebook Pages

Iklan

Pariwisata

Pariwisata1 minggu yang lalu

Pria Asal Karangmojo Ditemukan Meninggal di Lereng Tanjakan Bulak Bogor Rongkop

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Rongkop,(pidjar.com)– Seorang pria berinisial DM (34), warga Padukuhan Kelor, Kalurahan Kelor, Kapanewon Karangmojo, ditemukan meninggal dunia setelah mengalami kecelakaan...

Pariwisata3 minggu yang lalu

Onsen Resort Kaliurang, Tawarkan Pengalaman Menginap Bernuansa Jepang di Lereng Merapi

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Jogja ,(pidjar.com)– Menghadirkan perpaduan suasana pegunungan dengan nuansa Jepang, Onsen Resort Kaliurang menawarkan pengalaman menginap yang menyasar keluarga, pasangan,...

Pariwisata2 bulan yang lalu

Kejuaraan Sepatu Roda Bupati Gunungkidul Cup III Digelar di Pantai, 458 Atlet dari 7 Provinsi Berebut Juara

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Tanjungsari, (pidjar.com)- Kejuaraan Open Sepatu Roda Bupati Gunungkidul Cup III 2026 hadir dengan konsep berbeda. Untuk pertama kalinya, lintasan...

Pariwisata3 bulan yang lalu

Pony Park Dibanjiri Wisatawan, Hadirkan Puluhan Satwa Lucu nan Unik

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Jogja,(pidjar.com) – Destinasi wisata edukasi satwa terbaru, Pony Park, resmi dibuka di Kabupaten Klaten. Kehadiran Pony Park mendapat sambutan...

Pariwisata4 bulan yang lalu

Hampir Capai Target Tahunan, Baru Juni Pendapatan Retribusi Wisata Telah Capai 35,8 Miliar

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari,(pidjar.com)- Pendapatan Asli Daerah (PAD) sektor pariwisata Kabupaten Gunungkidul hampir mencapai target tahunan meski baru di pertengahan tahun 2026...

Berita Terpopuler