Pariwisata
Berkunjung ke Pantai Nglimun, Pantai Mungil Nan Menawan
Saptosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Gunungkidul dikaruniai 72 kilometer bentang pantai di pesisir selatan. Puluhan pantai saat ini telah banyak dikenal dan dikunjungi wisatawan. Namun masih banyak pula pantai dengan keindahan alam luar biasa yang belum terekspos dan masih jarang dikunjungi. Salah satunya adalah Pantai Nglimun di Desa Krambilsawit, Kecamatan Saptosari.
Pantai Nglimun sendiri terletak tak jauh dari Pantai Ngeden. Untuk sampai di sana, pengunjung hanya perlu berjalan kaki dari Pantai Ngeden ke arah barat melalui jalan ber-caving selama kurang lebih 20 menit. Karena lokasinya masih berada di area Pantai Ngeden, kendaraan pengunjung bisa diparkir di Pantai Ngeden.
Pantai Nglimun nan cantik tersebut dikelilingi oleh perbukitan dan tebing karang. Pantai ini masih sepi karena memang belum banyak dikunjungi.
Lokasinya yang sulit dijangkau membuat banyak wisatawan enggan untuk berkunjung ke sana. Padahal, pemandangan di pantai ini merupakan perpaduan yang indah antara birunya air laut yang terhampar jelas dan tebing dengan rerimbunan pohon hijau.
Salah satu karakteristik dari Pantai Nglimun adalah keindahan pemandangan batu karang yang memenuhi area bibir pantai. Namun dengan segala eksotismenya, pengunjung perlu mengetahui bahwa ombak di sini cukup besar dan mencapai ke bibir pantai. Sehingga cukup berbahaya jika akan bermain air di pantai ini.
Pantai ini juga dikelilingi pepohonan hijau yang menambah keindahan pantai jika dilihat dari atas. Masih di area Pantai Nglimun, ada sebuah area luas yang ditumbuhi rerumputan dan biasa digunakan untuk berkemah.
“Kita survei dulu untuk kemah minggu depan, karena tadi kebetulan berkunjung ke Pantai Ngedan kemudian sekalian ke sini,” kata salah seroang pengunjung, Rama bersama dua orang rekan lainnya, Minggu (06/10/2019).
Ia mengatakan, kendala terberat ialah medan untuk sampai di Pantai Nglimun. Menurutnya perlu tenaga serta bekal makanan dan minuman agar ketika kelelahan dapat beristirahat dan mengisi tenaga.
“Pantai ini masih baru, belum ada fasilitasnya. Tetapi bagi anak muda pasti pengen sesuatu yang masih asri alami,” kata dia.
Sementara itu, Koordinator SAR Satlinmas Wilayah II, Marjono menghimbau wisatawan agar lebih berhati-hati ketika berkunjung ke pantai yang masih baru. Sebab, pihaknya saat ini juga masih kekurangan personil jika harus menempatkan anggota di pantai-pantai baru itu.
“Kita himbau agar tetap waspada karena karakter ombak di pantai selatan ini cukup berbahaya,” pungkas dia.
-
Uncategorized4 minggu yang laluAdu Banteng Dua Motor di Wonosari, Dua Pengendara M3nIngg4l di TKP
-
Uncategorized4 minggu yang laluProses Pembebasan Lahan Berproses, Sekolah Internasional Bakal Segera Dibangun di Patuk
-
Uncategorized3 minggu yang laluMerintis Watusigar Gemilang, Feri Sulistyono Usung Digitalisasi dan Transparansi Pemerintahan
-
Uncategorized3 minggu yang laluCek Dapur MBG di Gunungkidul, Wakil Ketua Komisi VII Apresiasi SOP Pelaksanaan MBG
-
Uncategorized5 hari yang laluPerkuat Layanan Kedaruratan, Klinik Utama Wizula Medica Resmi Kerjasama dengan Jasa Raharja Tangani Korban Kecelakaan
-
Uncategorized3 minggu yang laluWarga Kelor Pertanyakan Pembangunan Tower 72 Meter, Mengaku Tak Pernah Dilibatkan
-
Uncategorized4 minggu yang laluKelor Berubah, Kelor Berbenah, Wayahe Ganti Lurah
-
Uncategorized3 minggu yang laluPintu Depan Terkunci, Suami Temukan Istri Meninggal
-
Uncategorized4 minggu yang laluPeduli Kekeringan, GUBUK dan DWP BRIN Salurkan 37 Tangki Air Bersih untuk Warga Gunungkidul
-
Uncategorized4 minggu yang laluKelok 18 Dibuka Uji Coba, Rest Area Baru Bisa Dipakai Sekitar Setahun Lagi
-
Uncategorized1 minggu yang laluIkuti Google Maps, Minibus Wisatawan Terperosok di Tanjakan Bundelan, 1 Penumpang Meninggal
-
Uncategorized3 minggu yang laluPemkab Gunungkidul Mulai Gunakan BTT Rp1,3 Miliar untuk Atasi Kekeringan
