Pemerintahan
Uji Coba di Tiga Wilayah, Pertashop Harapan Jadi Pematik Hidupnya BUMDes
Tepus,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Pemerintah pusat melalui Kementerian Dalam Negeri dan Kementerian Desa membuka peluang bagi Pemerintah Kalurahan untuk memiliki keuntungan dari berdirinya Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) maupun para pelaku usaha atau UKM. Program Pertashop yang digagas oleh pemerintah dengan 3 kalurahan menjadi pilot project telah mulai direalisasikan. Sedikit banyak, keberadaan Pertashop yang menyerupai SPBU ini membantu masyarakat dalam pemenuhan BBM.
Salah satu kalurahan yang menjadi pilot project yakni Kalurahan Sidoharjo, Kapanewon Tepus. Sejak akhir Agustus lalu pertamina dan pemerintah kalurahan telah menjalin kerjasama dalam penyediaan pertashop yang menyerupai SPBU mini ini.
Jogoboyo Kalurahan Sidoharjo, Eka Sulistiyana mengungkapkan, selama ini masyarakat untuk mendapatkan BBM dengan beragam jenis harus pergi ke kota terlebih dahulu. Terlebih bagi mereka yang akan menggunakan BBM jenis pertamax. Dengan adanya kerjasama pertamina ini memudahkan masyarakat dan wisatawan yang hendak mengisi bahan bakar kendaraan mereka.
“Tentu dampaknya beragam. Masyarakat lebih mudah mendapatkan bahan bakar. Sementara ini baru pertamax yang dijual di pertashop ini, jadi ndak matikan pedagang ecer yang ada di sekitar wilayah kami,” kata Eka Sulistiyana, Rabu (09/09/2020).
Selama uji coba program ini masih dikelola oleh pertamina. Kemudian nantinya setelah 3 bulan berkembang akan ada kajian ulang dan jika memungkinkan nantinya bekerjasama dengan BUMDes Kalurahan untuk menghidupkan BUMDes. Untuk penerapan program ini, kemarin desa telah menyediakan lahan seluas 210 meter persegi. Letaknya sangat strategis sehingga mudah untuk mengaksesnya.
“Nanti akan ada evaluasi dan semacam MoU dengan Pertamina. Kalau di kami nanti arahnya yang mengelola adalah BUMDEs sesuai dnegan tuuan utamanya menghidupkan BUMDes yang ada,” jelasnya.
Berdasarkan pemantauan yang dilakukan Kalurahan selama beberapa pekan dibuka progresnya cukup baik. Dimana penjualannya terus meningkat, yang semula per hari 100 liter sekarang ini terus mengalami peningkatan.
“Tentu kita pantau sembari belajar dan ada pendamingan dari pertamina mengenai pengelolaan program ini. Untuk harganya juga sama seperti di SPBU pada umumnya kok,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala Seksi Usaha Perekonomian Masyarakat Desa, Bidang Pemberdayaan Masayarakat, Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Keluarga Berencana dan Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Khoiru Rahmat Widiyanto mengungkapkan, ada tiga kalurahan yang menjadi pilot project Pertashop ini diantaranya Jeruk Wudel Kapanewon Girisubo, Sidoharjo Kapanewon Tepus, dan Jurangjero Kapanewon Ngawen. Saat ini program dari pemerintah pusat tersebut telah berjalan.
“Sudah mulai berjalan dengan ujicoba 3 bulan pertama dikelola oleh pertamina,” papar Khoiru.
Dari pemerintah kabupaten sendiri juga memberikan pendampingan pada setiap tahapannya. Kemudian mendorong untuk pemberdayaan baik masyarakat maupun ekonomi masyarakat di Kalurahan.
-
Uncategorized4 minggu yang laluAdu Banteng Dua Motor di Wonosari, Dua Pengendara M3nIngg4l di TKP
-
Uncategorized3 minggu yang laluMerintis Watusigar Gemilang, Feri Sulistyono Usung Digitalisasi dan Transparansi Pemerintahan
-
Uncategorized4 minggu yang laluCek Dapur MBG di Gunungkidul, Wakil Ketua Komisi VII Apresiasi SOP Pelaksanaan MBG
-
Uncategorized7 hari yang laluPerkuat Layanan Kedaruratan, Klinik Utama Wizula Medica Resmi Kerjasama dengan Jasa Raharja Tangani Korban Kecelakaan
-
Uncategorized3 minggu yang laluWarga Kelor Pertanyakan Pembangunan Tower 72 Meter, Mengaku Tak Pernah Dilibatkan
-
Uncategorized4 minggu yang laluKelor Berubah, Kelor Berbenah, Wayahe Ganti Lurah
-
Uncategorized4 minggu yang laluPeduli Kekeringan, GUBUK dan DWP BRIN Salurkan 37 Tangki Air Bersih untuk Warga Gunungkidul
-
Uncategorized3 minggu yang laluPintu Depan Terkunci, Suami Temukan Istri Meninggal
-
Uncategorized4 minggu yang laluKelok 18 Dibuka Uji Coba, Rest Area Baru Bisa Dipakai Sekitar Setahun Lagi
-
Uncategorized2 minggu yang laluIkuti Google Maps, Minibus Wisatawan Terperosok di Tanjakan Bundelan, 1 Penumpang Meninggal
-
Uncategorized3 minggu yang laluPemkab Gunungkidul Mulai Gunakan BTT Rp1,3 Miliar untuk Atasi Kekeringan
-
Uncategorized4 minggu yang laluMulai Oktober, Tujuh TPR Wisata Gunungkidul Terapkan Pembayaran Retribusi Cashless
