Peristiwa
Empat Kapanewon Masih Berstatus Zona Risiko Tinggi Covid-19
Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Empat Kapanewon di Gunungkidul disebut menjadi zona risiko tinggi covid-19. Di lokasi tersebut diketahui masih berpotensi terjadi penularan virus. Adapun kapanewon tersebut meliputi Semin, Ponjong, Wonosari dan Semanu. Dari data yang dikeluarkan Dinas Kesehatan Gunungkidul, di sejumlah kapanewon tersebut memang tercatat memiliki jumlah kasus cukup banyak. Seperti di Wonosari dengan 45 kasus, Semin 12 kasus Semanu 16 kasus dan Ponjong 18 kasus.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Gunungkidul, Dewi Irawaty mengatakan ada beberapa indikator untuk menentukan zona risiko covid-19. Diantaranya yakni indikator kasus positif, epidemiologi dan penularan lokal.
“Di Kapanewon tersebut, kecuali Wonosari masih ada pasien yang dirawat sehingga masih ada kemungkinan terjadi penularan,” ucap Dewi, Selasa (08/09/2020).
Ia mengatakan bahwa penularan yang terjadi banyak muncul dari riwayat perjalanan. Kemudian menularkan kepada keluarga yang ada di rumah di wilayah Gunungkidul. Seperti pada hari ini contohnya, pihaknya kembali mencatat adanya tambahan kasus dengan riwayat perjalanan luar kota. Tambahan kasus tersebut merupakan wanita 68 tahun warga Kapanewon Semanu.
“Hari ini tambahan ada 6 kasus positif yakni, wanita 67 tahun warga Paliyan riwayat sakit kanker, kemudian wanita 57 tahun, wanita 38 tahun laki-laki 54 tahun wanita 41 tahun yang 4 ini warga Ngawen dengan riwayat kontak dengan pasien positif. Sedangkan satu lagi yang perjalanan dari luar tadi,” jelas Dewi.
Tambahan kasus ini membuat pasien dalam perawatan kembali bertambah menjadi 16 orang. Angka tersebut mengalami kenaikan setelah beberapa hari kemarin jumlahnya hanya pada angka 11 orang pasien.
“Total kasus selama ini ada 202 kasus, 180 orang sembuh dan 16 masih dirawat. Kita selalu berharap pasien yang masih dirawat ini segera sembuh,” ucap Dewi
-
Uncategorized4 minggu yang laluAdu Banteng Dua Motor di Wonosari, Dua Pengendara M3nIngg4l di TKP
-
Uncategorized3 minggu yang laluMerintis Watusigar Gemilang, Feri Sulistyono Usung Digitalisasi dan Transparansi Pemerintahan
-
Uncategorized4 minggu yang laluCek Dapur MBG di Gunungkidul, Wakil Ketua Komisi VII Apresiasi SOP Pelaksanaan MBG
-
Uncategorized1 minggu yang laluPerkuat Layanan Kedaruratan, Klinik Utama Wizula Medica Resmi Kerjasama dengan Jasa Raharja Tangani Korban Kecelakaan
-
Uncategorized3 minggu yang laluWarga Kelor Pertanyakan Pembangunan Tower 72 Meter, Mengaku Tak Pernah Dilibatkan
-
Uncategorized4 minggu yang laluPeduli Kekeringan, GUBUK dan DWP BRIN Salurkan 37 Tangki Air Bersih untuk Warga Gunungkidul
-
Uncategorized3 minggu yang laluPintu Depan Terkunci, Suami Temukan Istri Meninggal
-
Uncategorized4 minggu yang laluKelok 18 Dibuka Uji Coba, Rest Area Baru Bisa Dipakai Sekitar Setahun Lagi
-
Uncategorized2 minggu yang laluIkuti Google Maps, Minibus Wisatawan Terperosok di Tanjakan Bundelan, 1 Penumpang Meninggal
-
Uncategorized3 minggu yang laluPemkab Gunungkidul Mulai Gunakan BTT Rp1,3 Miliar untuk Atasi Kekeringan
-
Uncategorized4 minggu yang laluMulai Oktober, Tujuh TPR Wisata Gunungkidul Terapkan Pembayaran Retribusi Cashless
-
event2 minggu yang laluZAP Fest 2026: The Glowverse Dimulai dari Yogyakarta, Raisa hingga Nassar Siap Meriahkan Perayaan Anniversary ZAP
