Pemerintahan
Potensi Air Melimpah, Pemerintah Rencanakan Angkat Sumber Air di Banyusoca untuk Penuhi Kebutuhan Air Bersih Warga Gunungkidul
Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)—Potensi sumber air melimpah di kabupaten Gunungkidul telah dibaca oleh pemerintah, saat ini pemerintah sedang berupaya mengoptimalkan potensi yang ada. Salah satu proyek besar yang akan dijalankan adalah pembangunan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) regional di kawasan Banyusoca, Kapanewon Playen. Nantinya sumber air tersebut diharapkan mampu memasok air tidak hanya untuk Gunungkidul namun juga untuk kabupaten lainnya.
Kepala Bappeda Gunungkidul, Sri Suhartanta memaparkan, rencana SPAM regional tersebut sudah sejak beberapa waktu silam digagas oleh pemerintah. Adapun program ini masuk dalam kesatuan rencana penyediaan air bersih dengan konteks DIY, diartikan pemasokan air akan dilakukan ke sejumlah wilayah.
“Ini merupakan kebijakan provinsi yang kemudian dikomunikasikan dengan pemerintah Gunungkidul dan bekerjasama dengan Balai Besar Wilayah Serayu Opak,” terang Sri Suhartanta, Selasa (29/09/2020).
Jika dulunya hanya sebatas wacana, untuk saat ini rencana pembangunan SPAM regional sendiri sudah masuk dalam pembuatan desain perencanaan DED. Kemudian akan ditindak lanjuti pada tahapan lainnya. Ini merupakan program jangka panjang, yang tahapannya dimulai sejak tahun lalu.
Disinggung mengenai konsep pembangunan SPAM regional itu, ia mengungkapkan akan dibangun sebuah bendungan yang digunakan untuk menampung pengangkatan air bawah tanah. Debit air sendiri diharapkan bisa mencapai 100 liter per detik sampai 200 liter per detik. Dari situ kemudian air akan disalurkan pada pipa-pipa penyalur yang tersambung ke beberapa wilayah mulai dari Gunungkidul, Bantul, dan Sleman.
Untuk pasokan air di Gunungkidul menjadi yang utama. Mengingat di wilayah ini masih banyak warga yang belum mendapatkan pasokan air bersih dan setiap tahun saat kemarau warga sulit untuk mendapatkan pasokan air bersih.
“Konsepnya nanti akan seperti itu, air bawah tanah diangkat menggunakan teknologi agar kapasitas air per detiknya lebih banyak. kemudian masuk ke bendungan dan baru dialirkan ke pipa-pipa penyalur,” jelasnya.
Program ini dimaksudkan untuk menanggulangi permasalahan kekeringan dan kurangnya pasokan air bersih di wilayah Gunungkidul. Jika di zona barat nantinya akan memiliki SPAM regional ini, untuk pemenuhan pasokan air bersih di zona timur pemerintah akan berupaya mengoptimalkan sumber air dari Seropan, sehingga masalah air yang terjadi selama ini dapat teratasi.
-
Uncategorized3 hari yang laluAbsen Dalam Puncak HUT Gunungkidul Buat Rumor Bupati dan Wakil Bupati Jothakan Makin Santer, Ini Klarifikasi Joko Parwoto
-
Uncategorized2 minggu yang laluPerkuat Layanan Kedaruratan, Klinik Utama Wizula Medica Resmi Kerjasama dengan Jasa Raharja Tangani Korban Kecelakaan
-
Uncategorized3 minggu yang laluIkuti Google Maps, Minibus Wisatawan Terperosok di Tanjakan Bundelan, 1 Penumpang Meninggal
-
event3 minggu yang laluZAP Fest 2026: The Glowverse Dimulai dari Yogyakarta, Raisa hingga Nassar Siap Meriahkan Perayaan Anniversary ZAP
-
Sosial2 minggu yang laluProfil AKBP Rosana, Kapolres Gunungkidul yang Pernah Ungkap Kasus 1 Ton Sabu
-
Pemerintahan2 minggu yang laluBrandu Masih Ditemukan, Pemkab Gunungkidul Perkuat Edukasi Cegah Penularan Antraks
-
Uncategorized3 minggu yang laluSempat Terdengar Mendengkur, Pria 30 Tahun di Siraman Justru Ditemukan Tak Bernyawa
-
Pariwisata2 minggu yang laluOnsen Resort Kaliurang, Tawarkan Pengalaman Menginap Bernuansa Jepang di Lereng Merapi
-
Pemerintahan2 minggu yang laluKekeringan Meluas, 92.055 Jiwa di Gunungkidul Terdampak Krisis Air Bersih
-
Uncategorized1 minggu yang laluKonser Amal Hari Jadi Gunungkidul ke-196 Raup Rp124 Juta, Donasi Sepenuhnya Untuk Droping Air
-
Pemerintahan2 minggu yang lalu5 Kampung Nelayan Merah Putih Dibangun di Gunungkidul, Ditarget Rampung Desember
-
Uncategorized4 minggu yang laluCek Kualitas 6 Sumber Air Gunungkidul, BBWSSO Temukan Amonia hingga Coliform
