Kriminal
Tertangkap Basah Saat “Mancing” Uang di Kotak Infaq, Pemuda Mengaku Mahasiswa Nyaris Dimassa
Semin,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Seorang laki-laki berinisial NA, warga Lampung diamankan di Polsek Semin. Pria yang mengaku mahasiswa tertangkap basah saat melakukan pencurian kotak infak pada Kamis (06/01/2021) siang tadi. Pencuri itu hampir dimassa oleh warga yang geram akan aksinya itu. Beruntung, sejumlah warga berhasil mengamankan yang bersangkutan untuk kemudian diserahkan kepada polisi.
Kanit Reskrim Polsek Semin, Iptu Sumiran mengungkapkan, dari hasil pemeriksaan sementara, NA mengaku merupakan seorang mahasiswa di universitas swasta di Jogjakarta. Namun karena sedang cuti kuliah, dirinya menekuni usaha jual beli kayu. Pagi tadi, ia bermaksud untuk mencari kayu di wilayah Semin. Saat masuk waktu dzuhur dirinya kemudian mampir di Masjid Dakwah, Padukuhan Kalangan, Kalurahan Kalitekuk, Kapanewon Semin.
Saat itu, Masjid sendiri dalam kondisi sepi. Saat itulah kemudian mendekati kotak infak yang ada di Masjid. Pria itu lantas mengambil lem dan sedotan plastik yang ia bawa. Sedotan itulah yang kemudian dimasukkan ke lubang kotak infak tersebut. Sedotan dan lem itu berfungsi sebagai alat pemancing uang di dalam kotak infak. Saat ditarik, di sedotan tertempel uang 5.000an yang berhasil naik dan kemudian diambil pelaku.
“Jadi sedotan dan lem itu untuk narik uang dari lobang kotak infak,” papar Iptu Sumiran, Kamis sore.
Namun begitu, aksi pelaku sendiri ternyata telah diamati oleh salah seorang warga. Oleh warga tersebut, ulah NA lalu dilaporkan kepada warga lainnya.

Sontak warga yang geram dengan perilaku tersebut lantas menghampiri NA dan menamgkap basah pria tidak dikenal tersebut. Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, ia kemudian digelandang ke Polsek Semin.
“Di TKP, pelaku baru sempat mengangkat uang senilai Rp 5.000 rupiah itu,” beber dia.
Dari pemeriksaan yang dilakukan, pelaku sendiri menutur Sumiran mengakui semua perbuatan tersebut. Kepada polisi, NA menyatakan baru pertama kali mencuri.
“Tapi kita ndak stop sampai di situ, ini masih kami kembangkan ada kemungkinan TKP lain atau tidak,” ucap Sumiran.
“Kalau pelaku ngakunya khilaf, tapi yang aneh, itu kan ada barang bukti sedotan dan lem sudah dipersiapkan oleh dia. Ini masih kami dalami, pelaku juga masih kami amankan di Polsek,” jelasnya.
Adapun barang bukti yang diamankan berupa kotak infak dan uang 5.000 rupiah yang berhasil diambil oleh pelaku. Kotak infak tersebut berisi uang sebesar Rp 276.000.
-
Uncategorized4 minggu yang laluTak Ikut Aksi di Istana, PPPK Gunungkidul Tetap Serukan Desakan Kepastian Status Kontrak
-
Uncategorized3 minggu yang laluAdu Banteng Dua Motor di Wonosari, Dua Pengendara M3nIngg4l di TKP
-
Uncategorized4 minggu yang laluTolak Tawaran Uang Damai, Korban Penganiayaan Brutal Oknum Pesilat Bersikukuh Tak Cabut Laporan
-
Uncategorized4 minggu yang laluSiaga Darurat Gunungkidul Diperpanjang 3 Bulan, Kemarau Diprediksi hingga November
-
Uncategorized4 minggu yang laluProses Pembebasan Lahan Berproses, Sekolah Internasional Bakal Segera Dibangun di Patuk
-
Uncategorized2 minggu yang laluMerintis Watusigar Gemilang, Feri Sulistyono Usung Digitalisasi dan Transparansi Pemerintahan
-
Uncategorized4 minggu yang lalu7 Hektare Lahan Jati di Bodoyo Terbakar
-
Uncategorized4 minggu yang laluTabrakan di Jalan Lingkar Utara Piyaman, Pelajar 17 Tahun Tewas di Lokasi
-
Uncategorized4 minggu yang laluPilur Serentak Gunungkidul, 2 Kalurahan Ajukan Seleksi Tambahan
-
Uncategorized3 minggu yang laluCek Dapur MBG di Gunungkidul, Wakil Ketua Komisi VII Apresiasi SOP Pelaksanaan MBG
-
Uncategorized4 minggu yang laluKecelakaan Maut di Ponjong, Pengendara Vega Meninggal Usai Tabrakan dengan Karimun
-
Uncategorized2 minggu yang laluWarga Kelor Pertanyakan Pembangunan Tower 72 Meter, Mengaku Tak Pernah Dilibatkan
