Hukum
Buntut Panjang Bocah SMP Disekap dan Dipukuli, Ayah Korban Bersikukuh Lapor Polisi
Ponjong, (pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Video viral memperlihatkan seorang bocah dijambak dan diintimidasi tersebar di media. Sembari dijambak dan ditanyai, terlihat hidung bocah itu mengeluarkan darah segar. Bahkan darah juga terlihat dari tangan bocah itu.
Bocah dalam video itu kemudian diketahui sebagai Tgr (15) warga Padukuhan Susukan, Kalurahan Genjahan, Kapanewon Ponjong. Adapun video tersebut sudah tersebar di kalangan masyarakat. Bahkan, sang ayah pun juga telah menyaksikan video memilukan ini.
Kepada pidjar-com-525357.hostingersite.com, ayah Tgr, Ribut Jemani (47) mengaku merasa marah anaknya diperlakukan seperti itu. Ia mendapatkan informasi jika anaknya yang masih berusia 15 tahun itu sempat beberapa waktu disekap dan diinterogasi oleh sekelompok orang. Sang anak diintimidasi bahkan dipukul agar mengaku sebagai pencuri tabung LPG.
“Tentu tidak terima, anak saya masih di bawah umur diperlakukan seperti itu,” tandas Ribut yang terlihat kesal, Senin (20/06/2022).
Melihat video anaknya dijambak dan darah yang keluar dari hidungnya, ia merasa tidak tega dan bersikukuh untuk membawa perkara ini ke jalur hukum. Ia meyakini anaknya tak bersalah. Pengakuan yang sempat keluar dari mulut sang anak sendiri lantaran perlakuan yang diterima tersebut menjatuhkan mentalnya sehingga sang anak ketakutan.

“Lha itu masih anak-anak e. Dikepung orang dewasa, dijambak, divideo, buat ngaku mencuri, otomatis mentalnya down,” sambungnya.
Ia pun melaporkan perkara ini ke UPPA Polres Gunungkidul pada Senin (20/06/2022) siang ini. Ia berharap agar penegak hukum dapat menyelesaikan perkara ini sesuai dengan hukum yang berlaku.
Sementara itu, Kapolsek Ponjong, AKP Yulianto, membenarkan bahwa kejadian yang ada dalam video itu terjadi di wilayah hukumnya. Menurut laporan yang ia terima, kedua bocah itu diserahkan oleh sekelompok warga pada Senin subuh sekitar pukul 04.00 WIB. Pada saat berada di Polsek, bocah yang dituduh sebagai pencuri bernama Tgr mengaku jika dirinya hanya dipaksa untuk mengakui telah melakukan pencurian.
“Untuk mengantisipasi hal yang tidak diinginkan, akhirnya yang bersangkutan diamankan sementara di Polsek,” ucap Yuliyanto.
Karena waktu yang masih dini hari, kedua bocah itu diputuskan untuk tetap berada di Polsek Ponjong sembari mendalami permasalahan dan menunggu orangtuanya datang. Setelah orangtuanya datang, pihak Polsek Ponjong menyarankan untuk memeriksakan Tgr ke klinik lantaran adanya luka yang diderita.
“Sampai pagi tadi di Polsek, kemudian setelah orangtuanya datang, disarankan untuk periksa di Puskesmas karena memang indikasinya terjadi pemukulan terhadap yang bersangkutan,” imbuhnya.
Menurutnya, pemeriksaan di Puskesmas sendiri selain merawat luka juga untuk melakukan visum. Sehingga ketika penyidik dari Polres Gunungkidul membutuhkannya untuk melengkapi berkas perkara, bukti tersebut sudah ada.
Sementara terkait pencurian tabung gas LPG yang dituduhkan ke Tgr, ia memastikan jika tidak ada laporan pencurian di wilayahnya.
“Sementara ini tidak ada laporan terkait dengan kejadian pencurian di wilayah Ponjong. Kita juga tidak punya dasar untuk melakukan penyelidikan terkait kasus tersebut,” tutup AKP Yulianto.
-
Uncategorized3 minggu yang laluAdu Banteng Dua Motor di Wonosari, Dua Pengendara M3nIngg4l di TKP
-
Uncategorized4 minggu yang laluProses Pembebasan Lahan Berproses, Sekolah Internasional Bakal Segera Dibangun di Patuk
-
Uncategorized2 minggu yang laluMerintis Watusigar Gemilang, Feri Sulistyono Usung Digitalisasi dan Transparansi Pemerintahan
-
Uncategorized3 minggu yang laluCek Dapur MBG di Gunungkidul, Wakil Ketua Komisi VII Apresiasi SOP Pelaksanaan MBG
-
Uncategorized3 minggu yang laluWarga Kelor Pertanyakan Pembangunan Tower 72 Meter, Mengaku Tak Pernah Dilibatkan
-
Uncategorized4 hari yang laluPerkuat Layanan Kedaruratan, Klinik Utama Wizula Medica Resmi Kerjasama dengan Jasa Raharja Tangani Korban Kecelakaan
-
Uncategorized4 minggu yang laluKelor Berubah, Kelor Berbenah, Wayahe Ganti Lurah
-
Uncategorized2 minggu yang laluPintu Depan Terkunci, Suami Temukan Istri Meninggal
-
Uncategorized4 minggu yang laluPeduli Kekeringan, GUBUK dan DWP BRIN Salurkan 37 Tangki Air Bersih untuk Warga Gunungkidul
-
Uncategorized3 minggu yang laluKelok 18 Dibuka Uji Coba, Rest Area Baru Bisa Dipakai Sekitar Setahun Lagi
-
Uncategorized1 minggu yang laluIkuti Google Maps, Minibus Wisatawan Terperosok di Tanjakan Bundelan, 1 Penumpang Meninggal
-
Uncategorized3 minggu yang laluPemkab Gunungkidul Mulai Gunakan BTT Rp1,3 Miliar untuk Atasi Kekeringan
