Hukum
Ancam Sebar Foto Syur, Kekasih Durhaka Paksa Bocah SMP Bersetubuh
Purwosari, (pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Ulah RM (18), warga Kapanewon Sewon, Kabupaten Bantul memang benar-benar bejat. Pemuda ini nekat mencabuli kekasihnya sendiri yang masih berusia 14 tahun. Sebelumnya, RM mengancam Melati (bukan nama sebenarnya), pelajar SMP warga Bantul, akan menyebarkan foto-foto syurnya jika keinginannya tak dituruti. Alhasil, saat ini pelaku harus berurusan dengan jajaran Unit Reserse Kriminal Polsek Purwosari setelah dilaporkan oleh orang tua korban.
Kanit Reskrim Polsek Purwosari, Iptu Mulyono menceritakan, pencabulan sendiri terjadi pada Rabu (04/08/2021) silam. Peristiwa tersebut bermula saat RM dan Melati yang memang sepasang kekasih saling bertukar chat melalui aplikasi whatsapp. RM lalu merayu korban untuk mengirimkan foto-foto organ intimnya.
“RM meminta Melati mengirimkan foto bagian dada sebagai bukti sayang Melati kepadanya,” kata Mulyono, Rabu (18/08/2021).
Tak puas dengan foto itu, pelaku juga meminta foto organ kelamin Melati. Korban yang masih polos lantas menuruti permintaan pelaku. Diduga, RM memang telah merencanakan hal tersebut lantaran usai memiliki kedua foto syur tersebut, ia lantas mengancam korban.
Tanpa basa-basi, remaja bejat ini kemudian mengajak Melati untuk berhubungan intim. Pelaku mengancam akan menyebar luaskan foto bugil korban jika keinginannya tak dipenuhi.

“Korban yang ketakutan kemudian terpaksa menyanggupi keinginan RM,” imbuh dia.
Hingga pada Rabu 4 Agustus 2021 lalu, sekitar pukul 12.00 WIB, Melati berpamitan kepada orangtuanya untuk mengunjungi teman perempuannya. Namun, Melati ternyata menuju obyek wisata di salah satu pantai di Bantul menggunakan sepeda ontelnya.
“Sepeda ontel korban lalu dititipkan di obyek wisata di Bantul, selang 30 menit kemeudian dijemput pelaku,” papar Mulyono.
RM dan Melati lalu berboncengan mengendarai sepeda motor Yamaha Mio Z berwarna hitam. RM sempat mengajak korban berkeliling dan makan di sebuah warung di sekitar Pasar Seni Gabusan, Jalan Parangtritis. Keduanya kemudian bergegas menuju salah satu penginapan di Kalurahan Girijati, Kapanewon Purwosari. Keduanya tiba di losmen tersebut sekitar pukul 16.00 WIB.
“Pelaku kemudian memesan kamar di nomor 2 di lantai tiga. Di dalam kamar, pelaku lalu menyetubuhi korban,” ungkap Mulyono.
Puas melampiaskan hasratnya, RM bermaksud mengantarkan korban untuk mengambil sepedanya. Namun, sebelum sampai di obyek wisata tersebut, ternyata keduanya telah dicegat oleh ayah korban.
“Orangtuanya melakukan pencarian karena Melati tidak pernah bermain lebih dari tiga jam, mendapati anaknya diboncengkan seorang laki-laki, ayahnya kemudian memberhentikan keduanya,” tutur dia.
Keduanya sempat diinterogerasi oleh sang ayah. Setelah didesak, akhirnya korban mengaku telah dicabuli oleh pelaku. Tak terima dengan hal itu, sang ayah lantas melaporkan RM ke Polsek Purwosari. Menurut Mulyono, pihaknya kemudian menindanlanjuti laporan itu. RM sendiri saat ini telah ditahan untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.
“Atas perbuatannya RM dikenakan Pasal 81 Sub 82 UU RI Nomor 17 Tahun 2016 tentang Perlindungan Anak dan Perempuan dengan ancaman hukuman paling lama 15 tahun,” tandasnya.
-
Info Ringan6 hari yang laluResep Lamian Kuah Daging Sapi
-
Peristiwa2 hari yang laluTragis, Pelajar SMP di Semanu Ditemukan Meninggal G4ntung D1r1 di Pohon Jambu Mete
-
Info Ringan2 hari yang laluResep Soto Tangkar
-
Peristiwa4 minggu yang laluUang Pembangunan Masjid Al Uswah Senilai Rp 13 Juta Raib
-
Uncategorized2 minggu yang laluLomba Rebahan Pertama di Indonesia Digelar di JCM, Siapkan Hadiah Rp5 Juta
-
Budaya3 minggu yang laluWujudkan Kedaulatan Budaya, Kampung Gambiran Yogyakarta Semai Biji Pohon Gambir
-
Uncategorized4 minggu yang laluMotor Pelajar Raib Saat Jam Sekolah, Polisi Bekuk Pelaku di Alun-Alun Wonosari
-
Uncategorized4 minggu yang laluPerkuat Transformasi Birokrasi di Era Pemerintahan Digital, Diskominfo Luncurkan Inovasi Sadulur
-
Peristiwa4 minggu yang laluLansia di Rongkop Ditemukan Tewas Gantung Diri di Dalam Rumah
-
Uncategorized3 minggu yang laluMuncul Titik-titik Amblasan Baru, BPBD Gunungkidul Gandeng Universitas Diponegoro Teliti Struktur Tanah di Tileng
-
Pemerintahan3 minggu yang laluAntisipasi Kasus Kekerasan Layaknya di Kota Yogyakarta, Pemkab Gunungkidul Perketat Pengawasan di Daycare
-
Uncategorized2 minggu yang laluSewindu Mengabdi untuk Pendidikan, SMA Muhammadiyah Al Mujahidin Catatkan 1.000 Prestasi
