Pemerintahan
Dua Staf Pamong Kalurahan Kemadang Resmi Dilantik
Tanjungsari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)– Pemerintah Kalurahan Kemadang, Kapanewon Tanjungsari melantik dua staf pamong yang telah lolos dalam seleksi terbuka beberapa waktu lalu. Setelah pelantikan pada Jumat (17/11/2023) pagi kemarin, mulai Senin mendatang keduanya diminta untuk segera beradaptasi dengan lingkungan pemerintahan.
Carik Kemadang, Suminto mengatakan, sejumlah tahapan seleksi telah dilakukan oleh pemerintah kalurahan Kemadang untuk pengisian Staf Danarta dan Staf Tata Laksana, masing-masing formasi ini terdapat 2 pendaftar. Hingga pada Senin pagi tsdi dilakukan ujian tertulis maupun ujian penggunaan teknologi.
Untuk pendaftar Staf Danarta yaitu Yuli Angga Nuriyanto warga Padukuhan Sumuran, Kalurahan Kemadang dan Fendi Pratama. Setelah diakumulasi baik ujian materi (tertulis) maupun ujian TI yang mendapatkan nilai tertinggi yakni 73,1 yaitu Yuli Angga Nuriyanto sehingga nantinya pria ini yang akan dilantik menjadi Staf Danarta Kalurahan Kemadang.
Sedangkan untuk formasi Staf Tata Laksana juga terdapat 2 pendaftar yaitu, Sakiyatu Nisa dan Agam Tri El Fario, keduanya merupakan warga Padukuhan Pucung, Kalurahan Kemadang. Hasil ujian menyatakan Sakiyatu Nisa mendapatkan nilai 73 lebih unggul dibandingkan dengan rivalnya.
Hasil seleksi ini kemudian dikoordinasikan dengan pemerintah Kapanewon Tanjungsari untuk tindak lanjut pelantikan dan lain sebagainya.
“Siang kemarin (Jumat) kami sudah melakukan pelantikan terhadap staf pamong yang kemarin lolos dan pada seleksi,” kata Suminto.
Ia berharap kedepannya agar mereka yang lolos dan akan segera dilantik ini dapat segera beradaptasi dengan lingkungan pemerintah Kalurahan. Membaur bersama dengan pamong-pamong lain, belajar sesuai dengan ketugasan dan fungsi mereka.
“Mudah-mudahan dapat segera beradaptasi. Kemudian juga membantu kinerja pamong lain dalam pelayanan umum,”ucapnya.
Lurah Kemadang, Sutono menekankan agar para staf pamong yang nantinya akan segera dilantik ini kedepannya dapat memberikan pelayanan yang maksimal terhadap masyarakat. Demi majunya Kalurahan Kemadang dan warga setempatnya.
“Semoga bisa mengabdikan diri kepada masyarakat dengan baik,” ujar Sutono.
Dirinya tidak menampik bila pimpinan kalurahan, pamong, dukuh, bahkan hingga staf di seluruh daerah saat ini tengah menjadi pusat perhatian berkaitan dengan kinerja, perilaku dan lain sebagainya. Hal tersebut tak luput dari adanya tindakan-tindakan sejumlah oknum yang menyalahi norma-norma yang berlaku.
“Bekerja sesuai dengan ketugasan dan mengedepankan kepentingan masyarakat. Jangan sampai ada hal-hal yang nantinya justru merugikan diri sendiri,” jelasnya.
-
Uncategorized3 minggu yang laluMerintis Watusigar Gemilang, Feri Sulistyono Usung Digitalisasi dan Transparansi Pemerintahan
-
Uncategorized4 minggu yang laluCek Dapur MBG di Gunungkidul, Wakil Ketua Komisi VII Apresiasi SOP Pelaksanaan MBG
-
Uncategorized1 minggu yang laluPerkuat Layanan Kedaruratan, Klinik Utama Wizula Medica Resmi Kerjasama dengan Jasa Raharja Tangani Korban Kecelakaan
-
Uncategorized4 minggu yang laluWarga Kelor Pertanyakan Pembangunan Tower 72 Meter, Mengaku Tak Pernah Dilibatkan
-
Uncategorized3 minggu yang laluPintu Depan Terkunci, Suami Temukan Istri Meninggal
-
Uncategorized2 minggu yang laluIkuti Google Maps, Minibus Wisatawan Terperosok di Tanjakan Bundelan, 1 Penumpang Meninggal
-
Uncategorized4 minggu yang laluPemkab Gunungkidul Mulai Gunakan BTT Rp1,3 Miliar untuk Atasi Kekeringan
-
Uncategorized3 minggu yang lalu149 Karya Inovatif ASN hingga Pelajar Gunungkidul Ramaikan Krenovamaskat Pelita Indah 2026
-
event2 minggu yang laluZAP Fest 2026: The Glowverse Dimulai dari Yogyakarta, Raisa hingga Nassar Siap Meriahkan Perayaan Anniversary ZAP
-
Uncategorized3 minggu yang lalu“Diri dan Liyan”, Ruang Perjumpaan Diri, Leluhur, dan Ingatan dalam Karya Dhewantara Manurung
-
Uncategorized2 minggu yang laluSempat Terdengar Mendengkur, Pria 30 Tahun di Siraman Justru Ditemukan Tak Bernyawa
-
Sosial1 minggu yang laluProfil AKBP Rosana, Kapolres Gunungkidul yang Pernah Ungkap Kasus 1 Ton Sabu
