Connect with us

Uncategorized

BPR dan Manufaktur Dominasi PHK di Gunungkidul

Diterbitkan

pada

Wonosari, (pidjar.com)- Pemutusan hubungan kerja (PHK) di Kabupaten Gunungkidul, tercatat menyasar 29 pekerja sepanjang 2026. Dari jumlah tersebut, sektor Bank Perkreditan Rakyat (BPR) dan manufaktur mendominasi.

Dinas Perdagangan dan Tenaga Kerja (Disdagperinaker) Gunungkidul mencatat 13 pekerja sektor jasa keuangan, khususnya BPR, mengalami PHK. Sementara itu, sektor manufaktur menyusul dengan 12 pekerja, sedangkan sektor peternakan mencatat empat pekerja.

Jika digabungkan, pekerja dari sektor BPR dan manufaktur mencapai 25 orang atau sekitar 86,2% dari total laporan PHK yang tercatat.

Kepala Bidang Tenaga Kerja Disdagperinaker Gunungkidul, Emy Nur Aini, mengatakan jumlah tersebut merupakan laporan PHK yang masuk ke instansinya sepanjang 2026.

“Data kami, untuk tahun 2026 ada 29 laporan PHK,” ujar Emy, Sabtu (17/10/2026).

Besarnya kontribusi sektor BPR dan manufaktur dalam catatan PHK tersebut menjadi perhatian tersendiri. Sebab, kedua sektor itu memiliki karakteristik usaha yang berbeda, tetapi sama-sama menyumbang sebagian besar pekerja yang dilaporkan kehilangan pekerjaan.

Berita Lainnya  Pemuda RW 02 Dipowinatan Jogja Gelorakan Sumpah Pemuda Lewat Sophrosyne dan Pemuda 

Pada sektor jasa keuangan, khususnya BPR, tercatat 13 pekerja terkena PHK. Angka ini menjadi yang tertinggi dibandingkan sektor lain dalam data Disdagperinaker Gunungkidul.

Sementara itu, sektor manufaktur mencatat 12 pekerja mengalami PHK. Jumlah tersebut hanya terpaut satu pekerja dari sektor jasa keuangan.

Meski demikian, data yang disampaikan Disdagperinaker belum menjelaskan apakah PHK di kedua sektor tersebut berasal dari satu perusahaan atau beberapa perusahaan. Penyebabnya pun belum dirinci, termasuk apakah berkaitan dengan efisiensi, restrukturisasi usaha, penutupan perusahaan, atau faktor lainnya.

Karena itu, diperlukan penelusuran lebih lanjut untuk mengetahui kondisi perusahaan yang melakukan PHK sekaligus memahami faktor yang melatarbelakangi keputusan tersebut.

Data PHK yang dihimpun Disdagperinaker Gunungkidul memberikan gambaran mengenai sektor usaha yang paling banyak menyumbang laporan pekerja terdampak. Namun, angka tersebut belum cukup untuk menyimpulkan bahwa sektor BPR dan manufaktur sedang mengalami tekanan usaha.

Berita Lainnya  Rem Bus Wisatawan Diduga Blong, Bus Tabrak Pos TPR Tepus

Untuk mengetahui penyebabnya, diperlukan informasi tambahan mengenai perusahaan yang melaporkan PHK, waktu kejadian, alasan pemutusan hubungan kerja, serta kondisi operasional masing-masing perusahaan.

Selain itu, data pembanding dengan periode sebelumnya juga diperlukan untuk mengetahui apakah jumlah PHK pada 2026 mengalami peningkatan atau penurunan.

Di sisi lain, sektor peternakan turut menyumbang empat pekerja dalam catatan PHK tersebut. Dengan demikian, seluruh 29 pekerja yang dilaporkan berasal dari tiga sektor usaha, yakni jasa keuangan, manufaktur, dan peternakan.

Disdagperinaker Gunungkidul perlu terus memantau perkembangan hubungan industrial serta memastikan pekerja yang terdampak memperoleh akses terhadap informasi dan perlindungan hak sesuai ketentuan yang berlaku.

Iklan
Iklan

Facebook Pages

Iklan

Pariwisata

Pariwisata5 hari yang lalu

Pria Asal Karangmojo Ditemukan Meninggal di Lereng Tanjakan Bulak Bogor Rongkop

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Rongkop,(pidjar.com)– Seorang pria berinisial DM (34), warga Padukuhan Kelor, Kalurahan Kelor, Kapanewon Karangmojo, ditemukan meninggal dunia setelah mengalami kecelakaan...

Pariwisata2 minggu yang lalu

Onsen Resort Kaliurang, Tawarkan Pengalaman Menginap Bernuansa Jepang di Lereng Merapi

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Jogja ,(pidjar.com)– Menghadirkan perpaduan suasana pegunungan dengan nuansa Jepang, Onsen Resort Kaliurang menawarkan pengalaman menginap yang menyasar keluarga, pasangan,...

Pariwisata2 bulan yang lalu

Kejuaraan Sepatu Roda Bupati Gunungkidul Cup III Digelar di Pantai, 458 Atlet dari 7 Provinsi Berebut Juara

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Tanjungsari, (pidjar.com)- Kejuaraan Open Sepatu Roda Bupati Gunungkidul Cup III 2026 hadir dengan konsep berbeda. Untuk pertama kalinya, lintasan...

Pariwisata3 bulan yang lalu

Pony Park Dibanjiri Wisatawan, Hadirkan Puluhan Satwa Lucu nan Unik

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Jogja,(pidjar.com) – Destinasi wisata edukasi satwa terbaru, Pony Park, resmi dibuka di Kabupaten Klaten. Kehadiran Pony Park mendapat sambutan...

Pariwisata4 bulan yang lalu

Hampir Capai Target Tahunan, Baru Juni Pendapatan Retribusi Wisata Telah Capai 35,8 Miliar

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari,(pidjar.com)- Pendapatan Asli Daerah (PAD) sektor pariwisata Kabupaten Gunungkidul hampir mencapai target tahunan meski baru di pertengahan tahun 2026...

Berita Terpopuler