Connect with us

Uncategorized

Wedangan Kebo Jerom dan Ritus Kenteng Penjor Diusulkan Jadi Warisan Budaya Tak Benda

Diterbitkan

pada

Wonosari, (pidjar.com) – Kabupaten Gunungkidul memiliki beragam tradisi dan kearifan lokal yang masih dilestarikan oleh masyarakat. Di tahun 2026 terdapat 2 tradisi yang diusulkan menjadi warisan budaya tak benda (WBTB) yang saat ini sedang salam proses pengkajian.

Analis Warisan Budaya Kundha Kabudayan Kabupaten Gunungkidul, Hadi Rismanto mengatakan dua kebiasaan yang diusulkan menjadi WBTB diantaranya Wedangan Kebo Jerom dan Ritus Kenteng Penjor.

Ia menjelaskan, Ritus Kenteng Penjor merupakan ritual tolak bala yang dilakukan masyarakat. Tradisi ini berkaitan dengan kepercayaan dan kearifan masyarakat dalam memohon perlindungan serta menjaga keselamatan dan ketenteraman lingkungan.

Dalam pelaksanaannya, kenteng merupakan ijuk atau duk yang dibentangkan di atas jalan masuk kampung. Di sepanjang bentangan tersebut diletakkan berbagai jenis tumbuhan tradisional, seperti batok bolu, dlingo bawang, daun walikukun, akar alang-alang, kupat luar, dan daun dadap serep.

Berita Lainnya  Marak Kasus Kekerasan di Lembaga Pendidikan Berasrama, Menteri PPPA Dorong Perempuan Lebih Berani Speak Up

Sementara itu, penjor dibuat dari janur atau daun kelapa muda yang dihias menyerupai dua naga sebagai simbol penjaga kampung dan ketenteraman masyarakat. Penjor biasanya dibuat berpasangan dan dipasang di sisi kanan dan kiri jalan, tidak jauh dari kenteng, sehingga membentuk seperti gapura.

Tradisi Kenteng Penjor tersebut masih dilestarikan oleh sebagian warga penghayat kepercayaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa. Pelaksanaannya menjadi bagian dari upaya menjaga warisan leluhur sekaligus mempertahankan nilai-nilai budaya yang hidup di tengah masyarakat.

“Saat ini masih dalam proses pengkajian,” ucap Hadi.

Selain itu, kebiasaan yang diusulkan sebagai WBTB adalah Wedangan Kebo Jerom. Wedangan yang sangat umum dilakukan oleh setiap orang di setiap harinya, meminum teh bersama-sama dengan air teh dicangkir dan dilengkapi dengan gula batu yang dibiarkan mencair sendiri.

Berita Lainnya  Resep Sup Oyong Kuah Telur

“Untuk wedangan ini kebiasaan yang sangat umum dilakukan oleh warga masyarakat Gunungkidul,” tandasnya.

Kedua tradisi memiliki keunikan tersendiri dan mengandung nilai-nilai budaya yang diwariskan secara turun-temurun. Melalui kajian tersebut, diharapkan berbagai tradisi khas Gunungkidul dapat terdokumentasi dengan baik dan memperoleh pengakuan sebagai bagian dari kekayaan budaya daerah.

Upaya pelestarian juga diharapkan dapat mendorong generasi muda untuk mengenal, memahami, serta meneruskan tradisi yang telah diwariskan oleh para leluhur.

Iklan
Iklan

Facebook Pages

Iklan

Pariwisata

Pariwisata1 minggu yang lalu

Kunjungan Terus Meningkat, Pemkab Naikkan Target PAD Wisata Jadi Rp63,2 Miliar

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari, (pidjar.com) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gunungkidul menaikkan target Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor pariwisata tahun 2026 menjadi...

Pariwisata3 minggu yang lalu

Pria Asal Karangmojo Ditemukan Meninggal di Lereng Tanjakan Bulak Bogor Rongkop

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Rongkop,(pidjar.com)– Seorang pria berinisial DM (34), warga Padukuhan Kelor, Kalurahan Kelor, Kapanewon Karangmojo, ditemukan meninggal dunia setelah mengalami kecelakaan...

Pariwisata1 bulan yang lalu

Onsen Resort Kaliurang, Tawarkan Pengalaman Menginap Bernuansa Jepang di Lereng Merapi

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Jogja ,(pidjar.com)– Menghadirkan perpaduan suasana pegunungan dengan nuansa Jepang, Onsen Resort Kaliurang menawarkan pengalaman menginap yang menyasar keluarga, pasangan,...

Pariwisata3 bulan yang lalu

Kejuaraan Sepatu Roda Bupati Gunungkidul Cup III Digelar di Pantai, 458 Atlet dari 7 Provinsi Berebut Juara

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Tanjungsari, (pidjar.com)- Kejuaraan Open Sepatu Roda Bupati Gunungkidul Cup III 2026 hadir dengan konsep berbeda. Untuk pertama kalinya, lintasan...

Pariwisata4 bulan yang lalu

Pony Park Dibanjiri Wisatawan, Hadirkan Puluhan Satwa Lucu nan Unik

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Jogja,(pidjar.com) – Destinasi wisata edukasi satwa terbaru, Pony Park, resmi dibuka di Kabupaten Klaten. Kehadiran Pony Park mendapat sambutan...

Berita Terpopuler