Olahraga
Liga Pelajar Gunungkidul ke-5 Resmi Dibuka, Sajikan Tontonan Berkelas Dari 20 Sekolah Terbaik
Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Liga Pelajar Gunungkidul (Lipeg) kembali digelar. Turnamen sepakbola terbesar di Gunungkidul untuk tingkat pelajar ini memang cukup bergengsi lantaran memperebutkan piala bergilir Menpora. Puluhan tim dari 20 SMA dan SMK siap berlaga di rumput hijau Stadion Gelora Handayani.
Jumat (18/01/2019) sore tadi, Lipeg yang ke-5 resmi dibuka oleh Bupati Gunungkidul, Badingah bersama dengan sejumlah pejabat teras diantaranya Ketua DPRD Gunungkidul, Kapolres serta Dandim 0730 Gunungkidul.
Megahnya pembukaan acara juga disusul dengan pertandingan seru antara SMK Negeri 3 Wonosari melawan SMK Muhammadiyah Tepus. Dalam pertandingan yang dipadati oleh ratusan suporter dari kedua sekolah ini langsung menyuguhkan permainan ketat. Bertanding di hadapan para pejabat nampaknya melipatgandakan semangat para pemain dari kedua sekolah.
Pertandingan semakin memanas ketika pada menit ke-43, SMK Muhammadiyah Tepus membuka keunggulan. Penyerang SMK Muhammadiyah, Dodi Nur Cahyo berhasil memanfaatkan kelengahan barisan pertahanan SMK Negeri 3 Wonosari. Gol ini langsung menyentak permainan SMK N 3 Wonosari yang didukung penuh ratusan suporter lengkap dengan atributnya. Tensi tinggi serta serangan gencar langsung dilancarkan. Permainan menyerang ini kemudian berbuah positif setelah pada menit ke-62, tendangan Tri Maryanto berhasil menyamakan keadaan. Gol ini menjadi gol terakhir dalam pertandingan perdana ini.

Kepada pidjar-com-525357.hostingersite.com, Ketua Panitia Lipeg 5, Heri Santoso memaparkan, dalam turnamen kali ini, 20 SMA dan SMK akan turut serta. Total ada 400 pemain muda serta 200 official yang akan turut meramaikan kompetisi di tingkat pelajar ini.
Kegiatan ini menurutnya diharapkan menjadi sebuah wadah pemersatu para siswa-siswi di Gunungkidul. Selain itu juga bisa dijadikan ajang mengasah kemampuan mereka dalam dunia olahraga khususnya sepak bola.
“Dengan memberikan ajang semacam ini, kemampuan para pemain muda Gunungkidul bisa mendapatkan wadah dan membuat mereka semakin bersemangat,” beber Heri, Jumat petang.
Lipeg yang telah digelar sebanyak 5 kali ini dipaparkan Heri merupakan usaha untuk mewujudkan mimpi besar dari komunitas pecinta sepak bola yang dipimpinnya ini untuk membangkitkan persepakbolaan di Gunungkidul. Paling tidak kompetisi ini bisa digunakan sebagai penyaring bibit atlet sepakbola terbaik.
“Akan kami selenggarakan mulai 18 Januari sampai pertengahan bulan Maret. Ini juga sebagai bentuk promosi daerah melalui bidang olahraga,” imbuh dia.
Sementara itu, Bupati Gunungkidul, Badingah menyatakan sangat mendukung penuh terhadap hadirnya kompetisi sepakbola ini. Menurutnya, euforia dari olahraga semacam ini bisa menjadi kegiatan positif bagi kalangan muda Gunungkidul.
Badingah juga berharap nantinya agar para pemain maupun suporter bisa menjaga sportifitas dalam bertanding. Jangan sampai ada keributan atau kericuhan yang terjadi sehingga menodai semangat olahraga.
“Tentu kami sangat mendukung, ini menjadi salah satu tumpuan kami untuk lebih memperhatikan dunia olahraga. Harapan kami memang sepak bola di bumi handayani hidup dan paling tidak setara dengan prestasi di lain daerah, syukur-syukur ajang seperti ini bisa sampai nasional,” ujar dia.
-
Uncategorized4 minggu yang laluAdu Banteng Dua Motor di Wonosari, Dua Pengendara M3nIngg4l di TKP
-
Uncategorized3 minggu yang laluMerintis Watusigar Gemilang, Feri Sulistyono Usung Digitalisasi dan Transparansi Pemerintahan
-
Uncategorized4 minggu yang laluCek Dapur MBG di Gunungkidul, Wakil Ketua Komisi VII Apresiasi SOP Pelaksanaan MBG
-
Uncategorized1 minggu yang laluPerkuat Layanan Kedaruratan, Klinik Utama Wizula Medica Resmi Kerjasama dengan Jasa Raharja Tangani Korban Kecelakaan
-
Uncategorized3 minggu yang laluWarga Kelor Pertanyakan Pembangunan Tower 72 Meter, Mengaku Tak Pernah Dilibatkan
-
Uncategorized4 minggu yang laluKelor Berubah, Kelor Berbenah, Wayahe Ganti Lurah
-
Uncategorized4 minggu yang laluPeduli Kekeringan, GUBUK dan DWP BRIN Salurkan 37 Tangki Air Bersih untuk Warga Gunungkidul
-
Uncategorized3 minggu yang laluPintu Depan Terkunci, Suami Temukan Istri Meninggal
-
Uncategorized4 minggu yang laluKelok 18 Dibuka Uji Coba, Rest Area Baru Bisa Dipakai Sekitar Setahun Lagi
-
Uncategorized2 minggu yang laluIkuti Google Maps, Minibus Wisatawan Terperosok di Tanjakan Bundelan, 1 Penumpang Meninggal
-
Uncategorized3 minggu yang laluPemkab Gunungkidul Mulai Gunakan BTT Rp1,3 Miliar untuk Atasi Kekeringan
-
Uncategorized4 minggu yang laluMulai Oktober, Tujuh TPR Wisata Gunungkidul Terapkan Pembayaran Retribusi Cashless
