Pemerintahan
Absensi Dengan Fitur Mobsi Akan Mulai Penuh Diberlakukan, Pemkab Incar ASN Yang Tak Disiplin
Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Optimalisasi pelayanan dan kinerja pegawai negeri sipil (PNS) telah dilakukan sejak beberapa bulan belakangan. Salah satu diantaranya yakni menggunakan sistem mobile absensi (Mobsi) yang telah diujicobakan sejak tahun 2018 silam. Pada awal tahun 2019 ini, jajaran pemkab telah sepakat untuk menerapkan Mobsi secara serempak dan menyeluruh.
Pemberlakuan Mobsi secara menyeluruh ini memang bertujuan untuk mengontrol dan mengetahui sejauh mana ketertiban seorang PNS dalam menjalankan ketugasan di pemerintahan maupun lembaga lain. Selain itu juga untuk mengantisipasi kecurangan PNS, misalnya saja bolos kerja atau mencuri waktu untuk kepentingan pribadinya. Dengan adanya penerapan Mobsi ini, kebocoran dalam jam kerja yang dilakukan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab bisa ditekan seminimal mungkin.
“Setelah tahapan uji coba beberapa waktu lalu, tahun 2019 ini sudah mulai sepenuhnya diterapkan. Aplikasi ini menghubungkan dengan beberapa ketugasan pemilik akan jadi terpantau semua jika mereka tidak melakukan apa yang seharusnya dikerjakan,” ucap Sekda Gunungkidul, Drajad Ruswandono, Senin (04/03/2019).
Menurut dia, kedisiplinan seorang PNS dalam absen atau mengisi jadwal dan mengenai ketugasan masing-masing akan berkaitan dengan pemberian tunjangan. Jika nantinya raport yang ada tidak sesuai dengan ketentuan, maka tunjangan yang diberikan pun tidak akan penuh sesuai dengan hak yang ada.
“Maka dari itu kami terus mendorong kedisiplinan para pegawai. Pasalnya ketugasan mereka berkaitan erat dengan pelayanan pada masyarakat, jangan sampai kepentingan masyarakat justru terbengkalai karena pelayanan pegawai yang tidak maksimal,” jelas dia.

Kedisiplinan pegawai Gunungkidul memang terus diasah oleh pemerintah. Segala bentuk ketugasan dan program pemerintah dikaitkan dengan pemberian tunjangan. Baru-baru ini misalnya, Dinas Komunikasi dan Informatika Gunungkidul mendorong OPD untuk lebih mengoptimalkan pengelolaan website sebagai bentuk keterbukaan informasi publik.
Kepala Bidang Pelayanan Teknologi Informasi dan Komunikasi, Dinas Kominfo Gunungkidul, Kelik Yuniantoro mengatakan, kesekretariatan daerah sudah memberikan peringatan berkaitan dengan pengelolaan website di setiap OPD. Nantinya jika website ini tidak dikelola akan berdampak pada tunjangan kerja para pegawai.
“Segala informasi mengenai daerah, program pembangunan pemberdagaan atau program lain harus rutin diupload agar masyarakat dapat memiliki akses mengetahui pemerintahan atau program yang ada,” papar Kelik Yuniantoro.
Lebih lanjut, untuk memacu OPD melakukan pengelolaan website setiap bulan Diskominfo akan menggelar rilis sebanyak dua kali. Pengumuman pertama diumumkan pada tanggal 22 dan yang kedua setiap akhir bulan. Hasil dari pantauan itu nantinya akan diserahkan kepada Sekretaris Daerah untuk dilakukan pencermatan. OPD mana yang rutin dan OPD mana yang masih belum maksimal.
“Evaluasi akan dilakukan untuk terus mendorong dan memotivasi mereka yang belum optimal. Upaya pemecahan kendala juga akan dibahas,” tambah dia.
Sedikit digaris bawahi informasi yang tersaji diharapkan memiliki kualitas yabg baik dan menarik minat baca pengakses. Bukan mengenai berapa jumlah informasi yang diunggah, akan tetapi untuk kualitas pun juga harus diperhatikan sesuai dengan aturan yang ada.
-
Uncategorized6 hari yang laluMantan Kepala Benarkan Alat-alat Musik Studio SKB Gunungkidul Berada di Rumahnya, Sebut Untuk Kursus Musisi Muda Kawasan Selatan
-
Uncategorized4 hari yang laluTak Berhasil Saat Diminta Perbaiki Listrik, Dimas Dikeroyok Secara Brutal, Dari Diinjak Hingga Dihantam Senter
-
Sosial2 minggu yang laluKisruh Tunggakan Capai 85 Juta Dalam Dua Tahun Terakhir, Penyetoran Pembayaran PBB-P2 di Kalurahan Sawahan “Bocor”?
-
Uncategorized4 minggu yang laluMBG Libur, Harga Sembako Mulai Turun Drastis
-
Uncategorized3 minggu yang laluSuhu Terendah di Gunungkidul Capai 19 Celcius
-
Uncategorized1 minggu yang laluStudio Musik dan Rekaman SKB Gunungkidul Kini Lumpuh Total Gegara Alat Hingga Sound Dibawa Pulang Mantan Pejabat
-
Uncategorized2 minggu yang laluTragis, Wanita Muda Ditemukan Gantung Diri di Kamarnya
-
Pemerintahan2 minggu yang laluProyek Pengeboran Bekah Gagal Total Karena Salah Anilisis, PDAM Tirta Handayani Diminta Gandeng Akademisi
-
Peristiwa4 minggu yang laluRS Nur Rohmah “Cuek” di Tengah Operasi-operasi Yang Harus Dijalani Andheng, Keluarga Pilih Tempuh Jalur Hukum
-
Uncategorized1 minggu yang laluDua Kasus Gantung Diri Terjadi dalam Sehari di Gunungkidul, Lansia Pria dan Perempuan Ditemukan Meninggal
-
Uncategorized3 hari yang laluLaka Beruntun Maut 4 Kendaraan di Selang, Seorang Remaja Tewas
-
Uncategorized3 minggu yang laluPemuda 22 Tahun Ditemukan Gantung diri di Dapur Rumah
