Connect with us

Pemerintahan

Polemik Peternakan Ayam Raksasa, GKR Hemas Larang PT WMU Beroperasi Sebelum Izin Terbit

Diterbitkan

pada

Semanu,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Polemik yang berkaitan dengan pembangunan peternakan raksasa di Padukuhan Tonggor, Desa Pacarejo, Kecamatan Semanu beberapa waktu lalu memang sempat hangat diperbincangkan oleh masyarakat umum dan berbagai kalangan. Saat ini, PT Widodo Makmur Unggas selaku pemilik peternakan ayam tersebut tidak diperbolehkan beroperasi maupun melanjutkan proses pembangunan sebelum melengkapi dokumen perizinan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Langkah tegas Pemkab Gunungkidul terkait polemik peternakan ayam yang direncanakan akan menjadi yang terbesar se Asia Tenggara ini menuai dukungan dari berbagai pihak. Tak tanggung-tanggung, Ratu Kraton Yogyakarta, GKR Hemas mendukung penuh langkah dari Bupati Badingah.

Gusti Kanjeng Ratu Hemas menegaskan bahwa sebelum perizinan dirampungkan, PT WMU harus mengentikan operasional dari berbagai aspek, terlebih proses pembangunan infrastruktur. Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI ini berpesan kepada pihak PT WMU untuk menaati peraturan yang ada baik kebijakan kabupaten atau peraturan peraturan lain yang sudah paten.

Berita Lainnya  Sempat Menolak, Pamong Desa Yang Tersandung Kasus Perjudian Akhirnya Resmi Dipecat

“Kalau ijin belum keluar ya jangan operasi dulu. Tunggu sampai ijin Amdalnya keluar,” tegas Hemas saat menghadiri acara Sosialisasi Lembaga DPD RI dan Penyampaian Aspirasi di Pendopo Goa Jomblang, Kamis (25/10/2018).

Hemas menambahkan, pihaknya juga mengapresiasi langkah Pemkab Gunungkidul serta masyarakatnya yang telah berhasil mengembangkan sektor pariwisatanya. Hemas menilai bahwa sektor pariwisata Gunungkidul sudah sangat maju dan berdampak pada perekonomian warganya. Untuk itu, ia menghimbau kepada segenap warga masyarakat terutama pelaku wisata agar lebih memiliki inisiatif dalam memajukan wilayah.

“Potensi wisata Gunungkidul memang sangat luar biasa,” ucap dia.

Hemas saat menggelar acara Sosialisasi Lembaga DPD RI dan Penyampaian Aspirasi di Pendopo Goa Jomblang

Sementara itu, pada kesempatan yang sama, Bupati Gunungkidul, Hj. Badingah, S.Sos kembali menegaskan jika pembangunan infrastruktur sudah dihentikan sejak pemerintah melayangkan berbagai surat dan pemanggilan. Pemberhentian pembangunan atau operasional ini akan terus berlaku hingga nantinya izin Amdal yang sedang dalam proses bisa terbit.

Berita Lainnya  Viral Postingan Tumpukan Sampah di Dekat Resto Mewah, Ini Kata Warga dan Dinas

“Kalau yang berjalan di dalam PT WMU sekarang ini bukan pembangunan. Tapi perlu diketahui merupakan pelatihan bagi masyarakat terkait budidaya ternak ayam, baik penetasan maupun petelur,” tutur Bupati Gunungkidul, Hj. Badingah, S.Sos.

Adapun Badingah juga mengungkapkan jika tata ruang dalam pembangunan peternakan raksasa ini tidak menyalahi aturan. Lokasi yang saat ini digunakan oleh peternakan PT WMI secara tata ruang di perbolehkan. Kemudian untuk penyerapan tenaga kerja di PT WMU juga mayoritas berasal dari masyarakat sekitar dengan kriteria lulusan SD dan SMP.

Segala macam tuntutan dari warga sekitar lokasi pembangunan yng berkaitan dengan dana dan pembangunan infrastruktur telah diusahakan oleh pihak PT untuk dilakukan pemenuhan. Beberapa izin yang sempat diungkit oleh berbagai pihak pun saat ini juga telah dalam proses pemberkasan dan tinggal menunggu langkah lanjutan jika ijin tersebut telah keluar.

Berita Lainnya  Belasan Kambing di Purwodadi Diserang Hewan Liar

“Pada intinya kami akan tetap berkomitmen untuk menarik investor ke Gunungkidul. Namun demikian peraturan-peraturan yang telah dibuat oleh pemerintah daerah atau kebijakan lain juga harus dipenuhi. Jangan sampai justru menimbulkan permasalahan di kemudian hari,” tambah dia.

Beberapa waktu lalu, dari sejumlah petugas pihak perijinan juga telah melakukan monitoring ke PT WMU. Mengecek keberadaan peternakan dan beberapa aspek yang berkaitan dengan operasional jika peternakan ini telah beroperasi.

Iklan

Facebook Pages

Iklan

Pariwisata

Pariwisata6 hari yang lalu

Hampir Capai Target Tahunan, Baru Juni Pendapatan Retribusi Wisata Telah Capai 35,8 Miliar

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari,(pidjar.com)- Pendapatan Asli Daerah (PAD) sektor pariwisata Kabupaten Gunungkidul hampir mencapai target tahunan meski baru di pertengahan tahun 2026...

Pariwisata1 minggu yang lalu

Gunungkidul Geopark Night Specta 8.0 Masuk KEN 2026, Siap Promosikan Geopark Gunung Sewu ke Dunia

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari(pidjar.com)– Dinas Pariwisata, Ekonomi Kreatif, Pemuda dan Olahraga (Disparekrafpora) kembali menggelar Gunungkidul Geopark Night Specta (GNS) Vol. 8.0 di...

Pariwisata2 minggu yang lalu

Listrik Kerap Padam, Sistem Pungutan Retribusi Non Tunai di Pantai Gunungkidul Terganggu

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari, (pidjar.com)–Penerapan sistem pembayaran retribusi wisata secara non-tunai di sejumlah Tempat Pemungutan Retribusi (TPR) kawasan wisata pantai selatan Gunungkidul...

bisnis3 minggu yang lalu

Pony Park Klaten Usung Konsep Wisata Ramah Hewan, Edukasi Interaktif Jadi Daya Tarik Utama

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Klaten,(pidjar.com)– Kehadiran Pony Park Klaten (POPA) yang dijadwalkan resmi dibuka pada 28 Juni 2026 tidak hanya menawarkan destinasi wisata...

Pariwisata3 minggu yang lalu

Libur Sekolah, Obyek-obyek Wisata Mulai Dibanjiri Siswa Study Tour

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari, (pidjar.com)-Libur sekolah tahun 2026 mulai menggerakkan sektor pariwisata di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) termasuk juga di Gunungkidul. Saat...

Berita Terpopuler