Connect with us

Sosial

Ajak Sudahi Kontroversi Vaksin, Abduh Tuasikal: Untuk Kesehatan, Jangan Sampai Nyawa Jadi Taruhan

Diterbitkan

pada

Panggang,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Salah satu kunci keberhasilan program vaksin di Gunungkidul adalah keterlibatan seluruh pihak, termasuk dalam hal ini tokoh agama. Selama ini, kontroversi berkaitan dengan pentingnya program vaksinasi covid19 berhasil dikikis dengan keterlibatan para tokoh tersebut. Program vaksinasi sendiri terus digencarkan oleh pemerintah dengan menjangkau sejumlah tempat. Seperti yang dilakukan oleh Pondok Pesantren Darush Solikhin yang terletak di Padukuhan Warak, Kalurahan Girisekar, Kapanewon Panggang. Pengurus pondok yang bekerja sama dengan pemerintah menggelar program vaksinasi massal untuk para jamaahnya.

Pengasuh Pondok Pesantren Darush Solikhin, Ustad Muhammad Abduh Tuasikal mengungkapkan, vaksinasi yang diadakan di pondok pesantren miliknya ini bekerjasama dengan Dinas Kesehatan dan Kokam Gunungkidul. Tujuannya agar Gunungkidul segera menjapai herd immunity sehingga kegiatan masyarakat, pariwisata, sekolah, dan lainnya bisa segera kembali normal.

Berita Lainnya  Dihuni Penganut 4 Agama, Budaya Rasulan Jadi Sarana Warga Singkil Merawat Keberagaman

“Ini merupakan bentuk dukungan kami terhadap pemerintah agar capaian vaksinasi terus meningkat,” ucap Abduh Tuasikal, Jumat (24/09/2021).

Program vaksinasi di Ponpes Darush Solikhin ini mendapatkan antusiasme warga yang cukup besar. Sebanyak lebih dari 500 peserta mengikuti program ini. Mereka merupakan warga masyarakat sekitar, warga Panggang, Bantul, bahkan hingga Sleman.

Berkaitan dengan masih banyaknya berbagai presepsi masyarakat yang kemudian membuat mereka masih enggan atau ragu untuk vaksin covid19, Abduh mengatakan jika dirinya berharap masyarakat menyikapi hal tersebut dengan bijak. Lebih baik mengikuti arahan dari pemerintah demi kesehatan umat. Selain itu juga, program vaksinasi covid19 ini juga bertujuan untuk membentuk herd immunity.

“Berbagai presepsi terkait dengan vaksin memang masih ada. Yang terpenting sekarang ini adalah nyawa. Pusat saja memperbolehkan kok. Jangan sampai karena pemahaman yang berbeda, tapi kesehatan taruhannya,” terang Abduh Tuasikal.

Setelah dosis pertama, selang beberapa pekan mendatang juga akan dilakukan kembali vaksin dosis kedua. Pihaknya akan terus berupaya agar seluruh jamaah dapat tervaksin sesuai dengan anjuran pemerintah.

Berita Lainnya  Animo Tinggi Warga Gunungkidul Akses Bantuan Melalui Program Kartu Pra Kerja

“Ya agar semua segera pulih, kajian di sini juga mudah-mudahan segera berjalan lagi. Sebab selama ini masih daring, kemudian aktifitas masyarakat juga pulih, sini kan termasuk jalur pariwisata,” imbuhnya.

Sementara itu, Komandan Kokam Gunungkidul HM Yoganda Tyasmoko memaparkan, kegiatan vaksinasi massal ini bekerjasama dengan Ponpes Darush Solikhin, Dinas Kesehatan Kabupaten Gunungkidul dan juga Badan Intelijen Negara (BIN). Adapun untuk Kokam sendiri juga mendorong para anggotanya untuk segera vaksinasi.

“Untuk anggota kami sudah terfasilitasi vaksin. Jika pun ada yang belum diikutkan di sini,” ucap Yoganda.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Gunungkidul, Dewi Irawaty menambahkan, program vaksin terus dilakukan di Faskes serta tempat-tempat lain bekerjasama dengan sejumlah pihak. Adapun target Gunungkidul sebanyak 542.226 penduduk Gunungkidul Gunungkidul tervaksin.

Berita Lainnya  Bunga KURDa BDG Lebih Rendah Dari KUR Nasional, Begini Syarat Dapatkan Pinjaman Murah Ini

Data yang ada, sudah lebih dari 71 persen penduduk mengikuti vaksin dosis pertama, sedangkan dosis kedua sebanyak lebih dari 24 persen. Kasus terkonfirmasi positif covid19 sendiri di Gunungkidul masih terus ada, namun demikian jumlah penambahan per harinya sedikit berkisar 5 sampai belasan orang saja.

“Kerjasama dengan sejumlah terus dilakukan. Kalau untuk KIPI sejauh ini tidak ada laporan yang mengkhawatirkan,” jelas dia.

Iklan
Iklan

Facebook Pages

Iklan

Pariwisata

Pariwisata2 minggu yang lalu

Pony Park Dibanjiri Wisatawan, Hadirkan Puluhan Satwa Lucu nan Unik

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Jogja,(pidjar.com) – Destinasi wisata edukasi satwa terbaru, Pony Park, resmi dibuka di Kabupaten Klaten. Kehadiran Pony Park mendapat sambutan...

Pariwisata3 minggu yang lalu

Hampir Capai Target Tahunan, Baru Juni Pendapatan Retribusi Wisata Telah Capai 35,8 Miliar

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari,(pidjar.com)- Pendapatan Asli Daerah (PAD) sektor pariwisata Kabupaten Gunungkidul hampir mencapai target tahunan meski baru di pertengahan tahun 2026...

Pariwisata3 minggu yang lalu

Gunungkidul Geopark Night Specta 8.0 Masuk KEN 2026, Siap Promosikan Geopark Gunung Sewu ke Dunia

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari(pidjar.com)– Dinas Pariwisata, Ekonomi Kreatif, Pemuda dan Olahraga (Disparekrafpora) kembali menggelar Gunungkidul Geopark Night Specta (GNS) Vol. 8.0 di...

Pariwisata4 minggu yang lalu

Listrik Kerap Padam, Sistem Pungutan Retribusi Non Tunai di Pantai Gunungkidul Terganggu

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari, (pidjar.com)–Penerapan sistem pembayaran retribusi wisata secara non-tunai di sejumlah Tempat Pemungutan Retribusi (TPR) kawasan wisata pantai selatan Gunungkidul...

bisnis1 bulan yang lalu

Pony Park Klaten Usung Konsep Wisata Ramah Hewan, Edukasi Interaktif Jadi Daya Tarik Utama

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Klaten,(pidjar.com)– Kehadiran Pony Park Klaten (POPA) yang dijadwalkan resmi dibuka pada 28 Juni 2026 tidak hanya menawarkan destinasi wisata...

Berita Terpopuler