Pemerintahan
Antisipasi Laka Lintas, Dua Jalur Ekstrem di Gunungkidul Akan Dinonaktifkan dari Google Maps
Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)– Jajaran Polres Gunungkidul dan Dinas Perhubungan Gunungkidul melakukan pemetaan jalur ekstrem dan jalur yang direkomendasikan untuk dilalui saat libur Natal dan Tahun Baru maupun bagi para pemudik. Terdapat 2 jalur yang menjadi catatan merah, baik pemerintah maupun kepolisian berusaha mematikan jalur tersebut karena membahayakan pengguna jalan.
Kapolres Gunungkidul, AKBP Edy Bagus Sumantri mengatakan berdasarkan rapat koordinasi yang dilakukan bersama Dinas Perhubungan dan jajaran Pemkab Gunungkidul lainnya ada 2 jalur yang akan dinonaktifkan atau dimatikan pada Googlemaps karena tidak direkomendasikan dilalui oleh oleh para pemudik ataupun wisatawan. Selain upaya penonaktifan, pada momentum akhir tahun ini, jajaran kepolisian juga akan memperketat pengamanan di jalur ekstrem tersebut.
Anggota Polsek bersama relawan lainnya akan disiagakan di 2 jalur tersebut. Nantinya jika ada kendaraan yang hendak melintas diminta untuk melewati jalur lain yang lebih aman. Selain itu koordinasi dengan lintas sektoral juga akan dilakukan.
“Hasil koordinasi ada 2 jalur yang menjadi catatan untuk dimatikan googlemapsnya. Bundelan (Ngawen) dan Clongop (Gedangsari),” kata Edy Bagus Sumantri, Senin (18/12/2023) usai rapat koordinasi lintas sektoral di Setda Gunungkidul.
Penonaktifan ini berkaca pada sejumlah kejadian di 2 ruas jalan ini yang sudah berulang kali terjadi. Kecelakaan yang terjadi mayoritas adalah kecelakaan tunggal karena tidak mengetahui medan yang dilalui, mereka hanya mengikuti arahan dari googlemaps saja. Banyak yang tak kuat menanjak dan mengakibatkan kendaraan oleng kemudian terperosok terjadi kecelakaan. Beberapa insiden juga mengakibatkan korbannya meninggal dunia.

“Banyak dari pengguna jalan yang tidak tahu medannya. Jadi kami lakukan antisipasi,” imbuh dia.
Bupati Gunungkidul, Sunaryanta mengatakan beberapa jalur memang menjadi catatan lintas sektoral. Akses menuju Gunungkidul ada beberapa akses salah satunya melalui jalur utama maupun jalur JJLS serta jalur di zona utara (Gedangsari-Playen) yang sudah mulai dibuka. Pihaknya juga tidak menyarankan baik wisatawan ataupun pemudik melewati Bundelan dan Clongop.
Ia menegaskan agar pengguna jalan mematuhi rambu-rambu lalu lintas. Hal ini untuk meminimalisir terjadinya kecelakaan lalu lintas.
“Jalan saya rasa tidak masalah ya. Jalan besar Tidak 100 persen dilakukan pembenahan. Tapi sebagaian besar sudah kita lakukan pembenahan,” kata Sunaryanta.
Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Gunungkidul, Rakhmadian Wijanarko mengungkapkan, pada libur Natal dan Tahun Baru 2024 ini beberapa jalur menuju Gunungkidul memang telah dipersiapkan untuk bisa dilalui dan memecah kemacetan. Jika dari wilayah barat hendak masuk ke Gunungkidul, bisa melewati pintu utama Patuk ataupun Nglanggeran-Tawang-Ngalang-Gading, atau bahkan melewati JLLS.
“Kalau Bundelan, Ngawen; Clongop, Gedangsari; dan Cino Mati bisa dilalui oleh kendaraan roda 2 dan mobil pribadi. Tapi kondisinya ekstrem, ya tidak disarankan melintas di jalur tersebut,” paparnya.
“Ada alternatif lain, lewat Imogiri tapi kondisi jalannya juga naik turun,” ucap Rakhmadian.
Untuk menyambut libur Natal dan Tahun baru pihaknya dengan Kepolisian dan TNI serta relawan lainnya membuka posko 24 jam di Hargodumilah, Siyono dan di Baron. Persiapan sendiri saat ini sudah mulai dilakukan.
-
Uncategorized4 minggu yang laluTak Ikut Aksi di Istana, PPPK Gunungkidul Tetap Serukan Desakan Kepastian Status Kontrak
-
Uncategorized3 minggu yang laluAdu Banteng Dua Motor di Wonosari, Dua Pengendara M3nIngg4l di TKP
-
Uncategorized4 minggu yang laluTolak Tawaran Uang Damai, Korban Penganiayaan Brutal Oknum Pesilat Bersikukuh Tak Cabut Laporan
-
Uncategorized4 minggu yang laluSiaga Darurat Gunungkidul Diperpanjang 3 Bulan, Kemarau Diprediksi hingga November
-
Uncategorized4 minggu yang laluProses Pembebasan Lahan Berproses, Sekolah Internasional Bakal Segera Dibangun di Patuk
-
Uncategorized2 minggu yang laluMerintis Watusigar Gemilang, Feri Sulistyono Usung Digitalisasi dan Transparansi Pemerintahan
-
Uncategorized4 minggu yang laluTabrakan di Jalan Lingkar Utara Piyaman, Pelajar 17 Tahun Tewas di Lokasi
-
Uncategorized3 minggu yang laluCek Dapur MBG di Gunungkidul, Wakil Ketua Komisi VII Apresiasi SOP Pelaksanaan MBG
-
Uncategorized4 minggu yang laluKecelakaan Maut di Ponjong, Pengendara Vega Meninggal Usai Tabrakan dengan Karimun
-
Uncategorized2 minggu yang laluWarga Kelor Pertanyakan Pembangunan Tower 72 Meter, Mengaku Tak Pernah Dilibatkan
-
Uncategorized3 minggu yang laluKelor Berubah, Kelor Berbenah, Wayahe Ganti Lurah
-
Uncategorized2 minggu yang laluPintu Depan Terkunci, Suami Temukan Istri Meninggal
