Connect with us

Pemerintahan

Masa Tanggap Darurat Diperpanjang, BDR Berjalan Sampai Batas Waktu Tidak Ditentukan

Diterbitkan

pada

Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Pemda DIY kembali melakukan perpanjangan masa tanggap darurat yang keempat kalinya. Periode kali ini, pemerintah melakukan perpanjangan dari 1 September sampai dengan 30 September 2020 mendatang. Perpanjangan disesuaikan dengan perkembangan kondisi kabupaten maupun provinsi. Dengan demikian, hal ini juga berpengaruh terhadap kegiatan belajar dari rumah bagi para siswa sekolah di Gunungkidul.

Dalam masa tanggap darurat, pemerintah ditugaskan untuk mengambil dan menerapkan kebijakan yang dilakukan untuk pencegahan dan penanganan penyebaran covid 19 di tingkat kabupaten, kota maupun wilayah provinsi.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informasi Kabupaten Gunungkidul, Kelik Yuniantoro memaparkan pihaknya telah mendapatkan surat edaran mengenai diperpanjangnya masa tanggap darurat di DIY. Dengan ditetapkannya perpanjangan tersebut, sejumlah langkah harus dilakukan oleh pemerintah untuk lebih ketat dalam mengantisipasi penyebaran covid 19.

Berita Lainnya  Hati-hati, Buang Sampah Sembarangan Bakal di-OTT Petugas

“Untuk antisipasi sendiri sudah ada pada peraturan bupati. Dimana penerapan protokol kesehatan, pencegahan covid 19 wajib dilakukan,” kata Kelik Yuniantoro, Selasa (01/09/2020).

Adapun untuk penggunaan masker, cuci tangan dan jaga jarak masih menjadi perhatian pemerintah. Dalam peraturan bupati itu, menyebutkan jika terdapat warga yang tidak mematuhi anjuran dan aturan pemerintah maka akan diterapkan sanksi sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Jenis sanksi nantinya beragam, disesuaikan dengan tingkat pelanggaran yang ada.

“Penerapan di lapangan nanti ketua tim gabungan (Satpol PP) yang akan bergerak. Operasi di titik tertentu untuk menindak warga yang tidak patuh pastinya akan dilakukan,'”tambahnya.

Disinggung mengenai kepatuhan masyarakat, saat ini memang masih ada warga yang belum menerapkan protokol kesehatan. Baik di tempat umum, wisata maupun di tempat-tempat tertentu. Ini menjadi perhatian bersama agar masyarakat mengerti dan memahami.

Berita Lainnya  Pembangunan Diselesaikan Tahun Ini, Kantor Kecamatan Panggang dan Karangmojo Bakal Makin Nyaman

“Selain terus kita gencarkan sosialisasi wajib penggunaan masker nanti juga ada akan ada sosialisasi perbup mengenai adaptasi kebiasaan baru di tengah pandemi,” jelas dia.

Terpisah, Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Gunungkidul, Bahron Rasyid mengatakan belajar dari rumah (BDR) saat ini tetap dilakukan. Berkaitan dengan diperpanjangnya masa tanggap darurat pihaknya telah mendengar hal itu.

“Tidak ada perubahan di kami. Karena sejak tanggal 18 Juli lalu, di bidang pendidikan sudah menetapkan BDR berlangsung sampai batas waktu yang tidak ditentukan,”paparnya.

Masa tanggap darurat sendiri menurut Bahron, sebagai langkah antisipatif pemerintah terhadap layanan kedaruratan. Dengan demikian layanan itu tetap dijalankan sebagaimana mestinya. Bidang pendidikan saat ini masih menyesuaikan, terlebih Gunungkidul masih berada di zona kuning, sehingga pihaknya masih mengutamakan kesehatan khususnya bagi anak-anak.

Berita Lainnya  Gelontoran Anggaran dari Pusat Untuk Pengembangan Pangan Akuatik di Gunungkidul

“Masih tetap BDR. Untuk pesannya guru dituntut untuk lebih kreatif agar anak tetap bisa mendapatkan layanan pendidikan sesuai porsi mereka,” jelas Bahron.

Iklan
Iklan

Facebook Pages

Iklan

Pariwisata

Pariwisata1 hari yang lalu

Listrik Kerap Padam, Sistem Pungutan Retribusi Non Tunai di Pantai Gunungkidul Terganggu

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari, (pidjar.com)–Penerapan sistem pembayaran retribusi wisata secara non-tunai di sejumlah Tempat Pemungutan Retribusi (TPR) kawasan wisata pantai selatan Gunungkidul...

bisnis4 hari yang lalu

Pony Park Klaten Usung Konsep Wisata Ramah Hewan, Edukasi Interaktif Jadi Daya Tarik Utama

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Klaten,(pidjar.com)– Kehadiran Pony Park Klaten (POPA) yang dijadwalkan resmi dibuka pada 28 Juni 2026 tidak hanya menawarkan destinasi wisata...

Pariwisata1 minggu yang lalu

Libur Sekolah, Obyek-obyek Wisata Mulai Dibanjiri Siswa Study Tour

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari, (pidjar.com)-Libur sekolah tahun 2026 mulai menggerakkan sektor pariwisata di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) termasuk juga di Gunungkidul. Saat...

Pariwisata3 minggu yang lalu

Camping Syahdu di Pantai Watukodok

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari,(pidjar.com)– Gunungkidul memamg menjadi gudangnya wisata alam di DIY. Bagaimana tidak, gugusan pantai selatan Kabupaten Gunungkidul menyuguhkan panorama pesisir...

Pariwisata2 bulan yang lalu

Mulai Pertengahan Mei Mendatang, TPR Baron Direncanakan Hanya Layani Pembayaran Retribusi Non-Tunai

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari,(pidjar.com)– Pemerintah Kabulaten Gunungkidul terus berbenah dalam memperkuat tata kelola retribusi yang lebih transparan, efisien, dan adaptif terhadap perkembangan...

Berita Terpopuler