fbpx
Connect with us

Pariwisata

Asri dan Alami, Eksplorasi Hutan Bunder Pakai Skuter Listrik Kini Trend di Kalangan Muda

Diterbitkan

pada

BDG

Wonosari,(pidjar.com)–Dengan segala pesonanya, kawasan Hutan Bunder memang salah satu lokasi yang menyimpan banyak sekali potensi. Rimbunnya pepohonan hingga aliran Sungai Oya merupakan potensi dari lokasi tersebut. Saat ini, ada satu cara untuk menikmati keindahan dan sejuknya pepohonan di kompleks Hutan Bunder. Pengunjung bisa menyewa skuter listrik untuk menyusuri trek di Tahura Bunder. Akhir-akhir ini, skuter listrik tersebut tengah nge-hits di kalangan anak muda hingga dewasa sekalipun.

Bagi wisatawan yang ingin keliling menyusuri Hutan Tahura Bunder dengan sekuter bisa memesan terlebih dahulu. Adapun salah satu pengelola persewaan skuter sendiri bisa ditemukan di akun Instagram @skuter.gk. Di sini, nantinya wisatawan bisa memesan untuk menyewa skuter tersebut pada jam yang disepakati.

Adanya persewaan skuter listrik ini memang sangat membantu wisatawan dalam mengeksplorasi kawasan hutan. Biasanya, kalangan wisatawan, khususnya yang dari luar daerah memang datang menggunakan kendaraan roda empat. Tentunya, dengan kendaraan jenis ini tak bisa leluasa melakukan penjelajahan.

Berita Lainnya  Tak Banyak Wisatawan Manfaatkan Pembayaran Tiket Non Tunai

Persewaan skuter di kawasan Hutan Bunder sendiri mulai beroperasi sejak satu bulan belakangan ini. Sekalipun termasuk baru di Gunungkidul, namun saat ini sudah mulai banyak penyewa yang berdatangan ke lokasi.

“Saat ini, kami memiliki 8 unit skuter yang disewakan dan itu milik pribadi,” kata Novita, pengelola persewaan skuter listrik Hutan Bunder, saat ditemui, Selasa (04/01/2022).

Tak hanya sekedar menyewakan alat, pengelola, menurut Novita, juga memberikan penjelasan mengenai rute yang bisa dilalui oleh pelanggan. Tak lupa juga pihaknya memberikan petunjuk mengenai spot-spot di kawasan hutan yang bagus untuk berfoto.

Untuk tarif sewanya sendiri cukup terjangkau. Di mana untuk paket ‘Morning Ride’ mulai Rp 25 ribu per orang untuk 30 menit dan Rp 45 ribu per orang untuk 1 jam. Sedangkan untuk yang menggunakan tour guide, cukup membayar Rp 35 ribu per orang untuk 45 menit. Tidak hanya itu @skuter.gk juga memberikan paket khusus yang tidak kalah menarik, yaitu paket tour dan fotografer dengan include foto dan video sepuasnya hanya dengan membayar Rp 50 ribu per orang untuk kisaran waktu 1 jam.

Berita Lainnya  Wacana New Normal Untuk Pariwisata, PHRI Minta Pemerintah Libatkan Pelaku Wisata

Perlu diketahui bahwa penyewaan skuter listrik ini setiap hari buka. Adapun untuk Morning ride diharuskan reservasi terlebih dahulu. Sehingga pengelola dapat menyiapkan unit dan mengatur jadwal para penyewa.

Salah satu penyewa, Caecilia Eka (21) menuturkan mengetahui adanya penyewa skuter dari Instagram. Setelah mengetahui hal tersebut, kemudian ia bersama temannya mencari tahu cara untuk menyewa. Selama ini, ia memang hanya sekedar lewat di kawasan Hutan Bunder. Sejak awal, ia tertarik untuk berwisata mencari spot-spot foto elok di kawasan tersebut. Namun lantaran tidak mengetahui seluk beluk lokasi, niat untuk mengeksplorasi sendiri sempat ia urungkan.

Barulah kemudian saat mengetahui ada pengelola wisata di sana, ia meniatkan diri untuk berkunjung ke kawasan Hutan Bunder. Seperti yang ia perkirakan, di lokasi rembunnya pohon dan alam yang sangat asri, memang ada sangat banyak lokasi yang bisa dimanfaatkan untuk self healing, maupun foto-foto.

Berita Lainnya  Gunung Batur, Gunung Api Purba Satu-satunya di Pesisir Selatan Gunungkidul

“Pertama tahu dari Instagram, kayaknya seru kalau main di sini apalagi kan itu rutenya lewat jalan di pinggir sungai Oya jadinya tertarik,” tuturnya.

Sesuai dengan perkiraannya, ia sangat puas dapat berkeliling ke kawasan hutan ini dengan cara ini. Setiap sudut bisa ia singgahi dengan nyaman. Apalagi di lokasi ini juga masih terhitung sepi oleh pengunjung. Angir semilir dari pepohonan yang rimbun, hingga suara hewan-hewan liar membuatnya bisa lupa sejenak atas beban studi yang harus ditanggungnya. Diakuinya, lantaran banyak spot yang baik, ia lebih banyak berhenti untuk sekedar menikmati pemandangan dan berfoto di lokasi-lokasi yang ada.

“Waaah, ada banyak sekali spot fotonya. Jalurnya juga bagus,” pungkasnya. (Wulan)

Iklan
Iklan

Facebook Pages

Iklan

Pariwisata

Berita Terpopuler