fbpx
Connect with us

Sosial

Baksos Ala Komunitas Pajero, Tebar Bantuan dan Ajak Anak Panti Asuhan Kunjungi Puncak Gunungkidul

Published

on

Nglipar,(pidjar.com)–Dalam situasi pandemi di mana semuanya serba sulit seperti yang terjadi sekarang ini, diperlukan keterlibatan semua pihak dalam saling bantu. Sebagaimana diketahui, banyak sektor yang melemah atau bahkan lumpuh selama hampir 2 tahun pandemi terjadi. Meski pemerintah telah banyak menggelontorkan bantuan, namun tentunya hal tersebut bukan merupakan solusi permanen.

Salah satu yang cukup terdampak dengan terjadinya pandemi saat ini adalah para anak yatim piatu yang tinggal di Panti Asuhan Ar Raafi’u yang terletak di Kalurahan Gari, Kapanewon Wonosari. Saat ini mereka harus hidup dalam keterbatasan. Selama ini, panti asuhan tersebut memang hanya mengandalkan pasangan suami istri yang memang selama ini menjadi pengelola.

Melihat kondisi para anak yatim piatu yang cukup memprihatinkan ini, menggerakkan hati anggota komunitas Indonesia Pajero Comunity (IPC) Yogyakarta. Sabtu (17/10/2021) ini, anggota IPC melakukan penyerahan bantuan kepada Panti Asuhan As Raafi’u.

Ketua IPC Yogyakarta, Stefanus Hermawan mengungkapkan, beberapa waktu silam, pihaknya mendapatkan informasi perihal kesulitan yang kini tengah dialami oleh Panti Asuhan As Raafi’u. Kemudian, para anggota komunitas sepakat untuk melakukan penggalangan dana guna membantu para anak panti asuhan tersebut. Dalam kondisi sekarang ini, pihaknya sangat memahami bagaimana beratnya kehidupan para anak tersebut. Di mana selama ini mereka tak bisa merasakan kasih sayang orang tua dan harus mengandalkan hidup dari pengelola panti.

“Kami merasa prihatin dengan kondisi anak yatim piatu di sana, khususnya di masa pandemi ini. Sehingga kemudian kita lakukan penggalangan dana,” beber Stefanus, Sabtu siang.

Beruntung, inisiatif ini kemudian mendapatkan antusiasme yang sangat besar. Tak hanya dari kalangan komunitas IPC Yogyakarta saja, namun juga dari cabang-cabang IPC lainnya. Selama ini, para anggota IPC memang sangat mengapresiasi kegiatan-kegiatan kemanusiaan. Sehingga dalam momentum apapun, komunitasnya ini seringkali terjun langsung memberikan bantuan kepada yang membutuhkan.

“Ini sudah menjadi kegiatan rutin bagi kami untuk berbagi rezeki. Kita ingin komunitas ini tak hanya melulu soal otomotif, tapi juga bagaimana caranya bisa berguna bagi kalangan yang membutuhkan,” lanjut dia.

Untuk penyerahan bantuan sendiri, pihaknya mengajak para anak panti asuhan untuk sekaligus melakukan refreshing. IPC Yogyakarta mengajak mereka datang ke Embung Batara Sriten di Kapanewon Nglipar. Menurut Stefanus, hal semacam ini penting agar anak-anak tersebut, nantinya tidak hanya sekedar mendapatkan bantuan saja, akan tetapi juga sekaligus juga memberikan dukungan moral kepada mereka. Kawasan Embung Batara Sriten sengaja dipilih lantaran lokasi tersebut selain sangat indah, juga berada tak jauh dari lokasi Panti Asuhan.

“Kita berikan uang tunai, sekaligus juga mereka kita ajak refreshing. Biar tidak sumpek,” bebernya.

Dalam kegiatan ini, sedikitnya 30 anggota IPC Yogyakarta turut serta. Nantinya, setelah dari Embung Batara Sriten, IPC juga akan menjelajah beberapa track hutan di Gunungkidul sembari melakukan gathering komunitas. Dengan kegiatan ini diharapkan nantinya akan semakin mempererat persaudaraan di kalangan anggota, sehingga ke depan bisa menggelar kegiatan-kegiatan sosial yang lebih besar.

“Tetap kita terapkan protokol kesehatan,” tutup dia.

Advertisement
Advertisement

Facebook Pages

Advertisement

Pariwisata

Berita Terpopuler