Pemerintahan
Bantuan Modal Usaha Senilai 3 Sampai 20 Juta, Pemkab Anggarkan Hampir Setengah Miliar
Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Pada tahun anggaran 2022 ini, Pemerintah Kabupaten Gunungkidul akan menyalurkan sejumlah program bantuan sosial (bansos) bagi masyarakat pra sejahtera. Setidaknya ada beberapa jenis bansos yang akan diberikan kepada masyarakat. Total anggaran untuk bantuan kepada masyarakat ini mencapai ratusan juta rupiah yang berasal dari APBD Gunungkidul 2022.
Adapun untuk anggaran bantuan dari APBD Gunungkidul ini, difokuskan kepada pemulihan perekonomian masyarakat. Dalam hal ini adalah bantuan untuk kelompok-kelompok usaha di masyarakat agar nantinya bisa menggeliatkan ekonomi warga. Sejumlah kelompok akan menjadi sasaran pemberian bantuan permodalan berbagai jenis dari pemerintah ini.
Kepala Bidang Penanganan Fakir Miskin, Dinas Sosial, Pemberdayaan Anak dan Perempuan Kabupaten Gunungkidul, Giyanto mengatakan, untuk tahun 2022 ini, ada beberapa bantuan yang akan diberikan kepada masyarakat. Untuk bantuan sendiri memang berbentuk modal usaha kepada kalangan masyarakat atau kelompok.
“Untuk besar bantuan variatif, dari Rp 3 juta hingga Rp 20 juta per kelompok,” kata Giyanto, Senin (10/01/2022).
Ia beberkan lebih lanjut, adapun distribusi bantuan yang akan diberikan tahun ini adalah Program Keluarga Harapan (PKH) graduasi yang akan diberikan kepada 32 orang. Untuk program ini, besaran bantuan modal usaha yang diberikan adalah 3 juta rupiah. Selain itu juga akan diberikan kepada 25 kelompok Usaha Ekonomi Produktif Keluarga Miskin. Bantuan juga akan diberikan kepada kelompok ibu-ibu KK miskin dengan nilai bantuan 10 juta per kelompok dengan spesifikasi kelompok usaha non ternak.
Dilanjutkannya, juga akan ada bantuan untuk berbagai Kelompok Usaha Bersama (KUBE) dengan nilai bantuan per kelompok dari 10 juta hingga 20 juta.
“Masih ada juga BLT Dana Desa (DD) yang nantinya didistribusikan oleh Pemerintah Kalurahan tapi itu dari APBN,” lanjutnya.
Dirinya menyebutkan data masyarakat penerima bantuan ini akan dipilih berdasarkan dari data Pagu Indikatif Wilayah Kecamatan (PIWK). Sementara itu, anggaran berasal dari APBD kabupaten Gunungkidul tahun 2022 dengan total nilai sebesar Rp 466 juta.
Giyanto juga menjelaskan bahwa anggaran tersebut bersifat dinamis, sehingga dapat berubah menyesuaikan dengan penerima bantuan. Walau begitu, ia juga menyebut bahwa bantuan yang bersumber dari APBN selain dari BLT DD di tahun 2022 belum dapat dipastikan ada. Mengingat kondisi Covid-19 di Gunungkidul masuk ke dalam kategori rendah.
“Sementara belum ada untuk bantuan dari APBN. Misal dulu ada bantuan untuk permakaman bagi masyarakat yang terpapar Covid-19. Tapi saat ini belum ada,” ucap Giyanto.
Adapun saat ini sebanyak 12.321 masyarakat kurang mampu masih berkesempatan menerima bantuan sosial PPKM dari anggaran tahun 2021 sebesar Rp 200 ribu selama sebulan. Menurut Giyanto, program ini sebenarnya merupakan program tahun 2021 yang penerimaannya diberikan pada tahun 2022 ini.
“Sebetulnya itu program bulan Oktober tahun lalu, namun baru cair di tahun 2022 ini. Itu bantuan khusus PPKM kemarin,” pungkas dia.
-
Uncategorized3 minggu yang laluAdu Banteng Dua Motor di Wonosari, Dua Pengendara M3nIngg4l di TKP
-
Uncategorized4 minggu yang laluProses Pembebasan Lahan Berproses, Sekolah Internasional Bakal Segera Dibangun di Patuk
-
Uncategorized2 minggu yang laluMerintis Watusigar Gemilang, Feri Sulistyono Usung Digitalisasi dan Transparansi Pemerintahan
-
Uncategorized3 minggu yang laluCek Dapur MBG di Gunungkidul, Wakil Ketua Komisi VII Apresiasi SOP Pelaksanaan MBG
-
Uncategorized4 hari yang laluPerkuat Layanan Kedaruratan, Klinik Utama Wizula Medica Resmi Kerjasama dengan Jasa Raharja Tangani Korban Kecelakaan
-
Uncategorized3 minggu yang laluWarga Kelor Pertanyakan Pembangunan Tower 72 Meter, Mengaku Tak Pernah Dilibatkan
-
Uncategorized4 minggu yang laluKelor Berubah, Kelor Berbenah, Wayahe Ganti Lurah
-
Uncategorized2 minggu yang laluPintu Depan Terkunci, Suami Temukan Istri Meninggal
-
Uncategorized4 minggu yang laluPeduli Kekeringan, GUBUK dan DWP BRIN Salurkan 37 Tangki Air Bersih untuk Warga Gunungkidul
-
Uncategorized4 minggu yang laluKelok 18 Dibuka Uji Coba, Rest Area Baru Bisa Dipakai Sekitar Setahun Lagi
-
Uncategorized1 minggu yang laluIkuti Google Maps, Minibus Wisatawan Terperosok di Tanjakan Bundelan, 1 Penumpang Meninggal
-
Uncategorized3 minggu yang laluPemkab Gunungkidul Mulai Gunakan BTT Rp1,3 Miliar untuk Atasi Kekeringan
